Kelas Blogger di pertengahan Februari 2019 menggelar pelatihan di kota pempek Palembang. Ini adalah kelas pertama di pulau Sumatera di tahun 2019. Sebelumnya sekitar tahun 2016 Kelas Blogger pernah membuka kelas di Pangkalpinang, pulau Bangka yang diikuti sejumlah blogger yang ‘diekspor’ langsung dari pulau Jawa.

Beda dengan Kelas Blogger di Pangkalpinang dulu, kali ini kelas diinisiasi langsung oleh netijen di Palembang yang juga jadi ketua KB Palembang, Bung Ben (Beny Sutan Rajo Intan). Workshop blogging dan vlogging ini sekaligus jadi penanda kehadiran Kelas Blogger di Palembang.

Bagi yang belum tahu, Kelas Blogger di tahun 2019 memang berniat melebarkan sayapnya. Tak hanya memberi pelatihan di lokal Jakarta saja, namun secara reguler akan menjumpai teman-teman di daerah.

Blogger Militan

Kami tiba di lokasi acara di Kantor Dinas Pariwisata Kota Palembang sekitar pukul 08.00 WIB. Beberapa peserta sudah hadir di lokasi. Dan yang saya salut ada peserta yang sebenarnya sudah cukup expert sebagai blogger juga menjadi peserta yakni Moly, seorang blogger penyandang disabilitas. Dengan keterbatasan yang dimilikinya, Moly dibantu sang ayah harus bersusah payah naik tangga hingga ke lantai 3 yang menjadi tempat acara. Gedung tempat acara memang tak memiliki lift sehingga lumayan menyulitkan bagi mereka penyandang dissabilitas.

Selain Molly, ada pula peserta dengan background beauty vlogger, dokter, mahasiswa hingga pegawai negeri sipil. Beragamnya latar belakang peserta justru menjadikan pelatihan semakin seru.

Pelatihan kali ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani selaku tuan rumah. Isnaini berharap, pelatihan blogging seperti yang digelar Kelas Blogger Palembang bisa menghasilkan blogger handal yang dapat menuliskan pesan-pesan positif mengenai kota Palembang.

Memberi Motivasi Menulis

Di sesi blogging, harusnya diisi oleh Founder KB Kang Arul. Berhubung si akang ada tugas mendadak maka saya kebagian membagi pengalaman kreatif di bidang tulis menulis yang sudah saya lakukan sejak zaman sekolah dulu. Saya berbagi kisah awal mula ngeblog hingga menjadikan blogging sebagai salah satu passion dalam hidup saya.

Karena menulis adalah kesenangan, maka saya pun dulu menulis apapun, mulai dari politik, sosial hingga parenting. Semua saya lakukan dengan sadar, dan tentunya tanpa paksaan.

Intinya, menulis itu merupakan sebuah pelepasan. Dengan menulis, kita bisa mengekspresikan pikiran dan perasaan kita terhadap apapun. Menulis di blog juga bisa mengatasi kejenuhan dari rutinitas keseharian. Itu sudah saya lakukan sejak dulu semasa aktif bekerja kantoran di sebuah media.

Saya juga mencoba memberikan motivasi agar teman-teman di Palembang mau menuliskan mengenai kota mereka lebih banyak di dunia maya. “Jika kita bisa menuliskan konten positif mengenai kota kita sendiri maka tak ada celah bagi mereka yang hendak ‘merusak’ budaya kita lewat tulisan”, ujar saya.

Yang penting isi tulisan haruslah jujur. Jangan menulis karena semata-mata iming-iming materi. Menulislah dan rasakan apa yang akan terjadi di kemudian hari dengan tulisan kita.

Saya mencontohkan beberapa kali topik tulisan saya dibaca ribuan pembaca dan dijadikan topik bahasan di media televisi. Ini artinya, tulisan kita berdampak sosial.

Basic Video Blogging

Sesi Vlogging saya awali dengan memberi pemahaman dasar apa dan bagaimana sebuah karya kreatif video itu dibuat. Saya uraikan mengenai angle yang baik, do and dont dalam pengambilan gambar serta pengemasan konten yang menarik.

Sesi ini berlanjut dengan praktek membuat video pendek bareng Kepala Sekolah Kelas Blogger MH Kholis. Peserta diajak mengeksplor ruang dan tempat dengan membuat video singkat maksimal berdurasi 3 menitan.

Sesi ini menjadi sesi paling heboh, karena peserta saling mengambil gambar dan hilir mudik ala vlogger. Ada yang langsung bergaya membuat reportase. Ada pula yang keluar ruangan membuat video mengenai gedung tempat kami beracara.

Khusus sesi Video blogging sebenarnya bisa dibuat dengan durasi pelatihan tersendiri, terpisah dari pelatihan Blog. Karena begitu banyak hal yang bisa dibuat dan dipetanyakan oleh peserta.

Over all, secara keseluruhan teman-teman yang hadir di Kelas Blogger #26 dan juga kelas perdana Kelas Blogger Palembang mantap. Antusiasmenya luar biasa. Semoga makin banyak kelas yang bisa dicreate oleh teman-teman di Palembang.

Tengkyu buat Bung Beny dan kawan-kawan di Palembang atas penerimaannya yang luar biasa. Ayo, teman-teman di kota lain kapan kalian bergerak seperti Palembang?

172 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Post Navigation