Apa jadinya pulang mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi dan harus mengalami kehabisan BBM?

Saya pernah tuh. Meski bukan kehabisan sama sekali, tapi peristiwa itu membuat perjalanan mudik tak lagi nyaman. Deg-degan kalau benar-benar BBM habis, sementara posisi mobil masih berada di wilayah antah berantah yang gelap.

Untungnya, saya diselamatkan Pom bensin yang saya temukan di tepi hutan jalur alternatif Semarang. Saat itu belum ada jalur jalan tol Trans Jawa seperti sekarang. Untuk mudik ke Nganjuk, Jawa Timur saya harus melalui jalur tradisional Pantai Utara Jawa (Pantura) yang super macet.

Mudik Lebaran yang baru saja berlalu kondisinya jauh berbeda dengan yang saya alami beberapa tahun silam. Di pulau Jawa kini jalur tol Trans Jawa sudah jadi. Begitu pula jalan tol di sebagian pulau Sumatera, sehingga mudik menggunakan kendaraan pribadi menjadi pengalaman yang menyenangkan. Tak perlu cari jalur alternatif atau tak perlu lagi kehabisan bensin karena harus kesasar dulu.

SPBU Modular dan Call Center 123

Apa yang berbeda setelah tol Trans Jawa jadi pada musim mudik Lebaran 2019? Banyak. Tentunya selain jalanan yang mulus, ada hal lain yang juga mengubah perjalanan mudik menjadi lebih mudah. Salah satu duanya adalah soal ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Jika sebelumnya kehabisan BBM alamat kiamat karena mesti menunggu berjumpa dengan SPBU yang hanya ada di kilometer tertentu. Tahun ini berbeda. Pertamina menyediakan juga pasokan BBM di sejumlah rest area non SPBU yang diberi nama SPBU Modular.

SPBU MOdular

Di SPBU modular hanya ada dua pilihan BBM yakni jenis Pertamax dan Pertamina Dex. Meski berbeda dengan SPBU biasa namun harga dan kualitas tetap sama dengan yang di SPBU reguler. Tak ada perbedaan harga dan kualitas BBM nya.

Sejumlah warga mengaku amat terbantu dengan adanya SPBU modular ini. Karena bisa dibayangkan ribuan kendaraan berjalan di jalur tol yang sama dalam rentang waktu yang cukup lama. Pastinya kendaraan tersebut bakal mengalami stok BBM yang menipis. Dan adanya BBM Modular ini membantu kesulitas pemudik saat kehabisan BBM, sementara jarak ke SPBU berikutnya masih cukup jauh.

Menurut General Manajer Pertamina Marketing Operation Region III (MOR III), Tengku Fernanda, layanan ini diberikan pihaknya untuk membantu mengatasi persoalan yang kerap dihadapi pemudik di jalan tol. ” Layanan SPBU Modular baru disiapkan tahun ini, sebagai upaya Pertamina MOR III menjawab layanan penyediaan BBM bagi pemudik, dengan skenario satu jalur/one way,” ujar Tengku Fernanda.

Di Wilayah Pertamina MOR III, yang mencakup Jawa Bagian Barat disiapkan 6 unit SPBU Modular yang ditempatkan di beberapa titk jalan tol dari ruas Bekasi hingga Pejagan, (perbatasan Cirebon dengan Jawa Tengah).

Kehadiran SPBU modular ini ternyata sangat membantu. Dan selama musim mudik Lebaran PT.Pertamina telah menyalurkan BBM hampir 155 ribu liter Pertamax selama masa satgas Pertamina Siaga berjalan dari tanggal 21 Mei hingga 19 Juni 2019.

BBM Darurat Melalui Call Center 123

Selain SPBU modular, selama musim mudik yang lalu Pertamina juga menyiagakan layanan call center 123. Layanan ini ditujukan bagi warga yang kehabisan stok BBM di kendaraannya dan tak mampu melanjutkan perjalanan. Tak perlu cemas karena ada layanan call center 123 dari Satgas Pertamina.

Anda tinggal sebutkan posisi kendaraan dengan men-share location melalui smartphone. Petugas Pertamina akan segera mengirimkan BBM yang anda butuhkan ke lokasi anda secara langsung.

Apresiasi Satgas Rafi

Pekan lalu, Pertamina MOR III memberikan penghargaan bagi Satgas Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) yang selama musim mudik balik lalu berjasa dalam menjaga pasokan BBM kepada masyarakat. Pemberian penghargaan tidak hanya diperuntukkan bagi karyawan Pertamina saja, namun juga mitra pengusaha SPBU, aparat Kepolisian, Jasa Marga, layanan bisnis dari mitra Pertamina Retail, Patra Niaga, serta tim medis dari RS Pertamina Jakarta dan Cirebon.

Adapun penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, yakni :

1. Kategori mitra Pertamina Siaga yang diberikan kepada Pertamina Retail, Patra Niaga, Jasa Marga dan Lintas Marga Sedaya. 
2. Kategori Mitra Satgas Pertamina Siaga diberikan kepada Kasatlantas Polres Indramayu, Polres Subang, Polres Garut dan Hiswana.
3. Kaetgori SPBU Siaga diberikan kepada 16 SPBU di jalur tol maupun  non tol.
4. Kategori Terminal BBM dan Depot LPG diberikan kepada pendistribusian BBM dan LPG yang telah mneyalurkan BBM tanpa henti 24 jam. 
5. Kategori SPBU Modular dan Kios Pertamina Siaga diberikan sebagai apresiasi dukungan penyaluran BBM bagi pemudik di SPBU yang tidak ada layanan SPBU. 
6. Kategori Satgas Pertamina Siaga diberikan kepada seluruh tim Pertamina menjadi satgas selama arus mudik yang bertugas 24 jam tanpa libur baik di lapangan maupun di posko.

Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat jajaran Satgas Rafi yang tak kenal libur selama menjalankan tugas. Apresiasi ini tentunya sangat berarti bagi para petugas Satgas yang menjadi pejuang BBM selama musim mudik balik Lebaran.

#thankYouPertamina