syaifuddin.com

Information

This article was written on 30 Apr 2014, and is filled under TV.

Current post is tagged

WAKUWAKU JAPAN : Mengenal Manusia dan Kehidupan Lewat Life

Kenzuka, dokter hewan akuarium (screenshot by Syaifuddin)

Kenzuka, dokter hewan akuarium (screenshot by Syaifuddin)

Bagi mereka yang senang dengan tayangan bernilai budaya, WAKUWAKU JAPAN memang tempat paling cocok dijadikan rujukan. Acara-acaranya memang berbeda dari sajian stasiun TV lokal maupun tv kabel dari negara barat. Selalu menghadirkan topik terpilih, memberikan inspirasi dan perenungan.

Salah satu acara yang sempat saya saksikan yaitu Life yang tayang tiap Senin malam pukul 21.30 WIB. Program bergenre Feature News ini menampilkan hal-hal unik, dengan gagasan sederhana dan cara bertutur yang natural. Biasanya program ini menampilkan kisah kehidupan di sejumlah kota bahkan sering juga di pedesaan di Jepang. Jepang yang dikenal maju secara ekonomi, maju secara teknologi, ternyata masih memiliki sisi lain yang manusiawi.

Kenzuka dan teman seprofesi (screenshoot by Syaifuddin)

Kenzuka dan teman seprofesi (screenshoot by Syaifuddin)


Di episode Life Senin (28/4) lalu misalnya, ditampilkan profil seorang dokter hewan. Bukan sembarang dokter hewan yang dibahas di sini. Dia adalah Kezuka, seorang dokter hewan muda yang memilih berkarier di akuarium taman laut. Selintas profesi ini sama dan sebangun dengan dokter-dokter lainnya. Namun jika dicermati profesi ini sangat berbeda.

Dokter Kenzuka dan Hewan Kesayangan (screenshoot by syaifuddin)

Dokter Kenzuka dan Hewan Kesayangan (screenshoot by syaifuddin)


Kezuka adalah dokter muda yang dengan sadar menancapkan cita-citanya sedari kecil sebagai dokter hewan di taman laut. Setelah menyelesaikan kuliah kedokteran hewan selama 6 tahun, akhirnya Kezuka berhasil menjadi salah satu dokter di Taman Laut Suma di kota Kobe.

Meski berstatus sebagai dokter, namun bukan perkara mudah bagi Kezuka beradaptasi dengan lingkungan pekerjaannya tersebut. Ia tak hanya harus berhadapan dengan aneka persoalan pengelolaan hewan laut di tempat kerjanya, namun juga mesti belajar banyak hal yang selama ini hanya ditemukan di bangku kuliah.

Memantau lumba-lumba hamil (screenshoot by Syaifuddin)

Memantau lumba-lumba hamil (screenshoot by Syaifuddin)


Beruntungnya Kezuka, lingkungan Taman Laut Suma berisi orang-orang yang suportif, yang siap membantu jika Kezuka mengalami kesulitan saat bertugas. Misalnya saat harus memantau kondisi hewan lumba-lumba yang tengah hamil. Dari tayangan ini saya baru mengetahui ternyata proses pengecekan dan pemeriksaan hewan laut yang hamil sama dengan tindakan para dokter kandungan yang memeriksa wanita hamil. Selain memeriksa organ-organ tubuhnya, kondisi kandungan juga diperiksa menggunakan alat ultra sonografi (USG). Waw keren..

Lumba-lumba yang hamil usai diperiksa (screenshot by Syaifuddin)

Lumba-lumba yang hamil usai diperiksa (screenshot by Syaifuddin)


Kali lain diceritakan pula saat Kezuka menyambangi taman laut lain di luar kota Kobe. Kali ini Kezuka akan ikut melakukan operasi terhadap seekor kura-kura. Tim dokter yang bertugas mesti menyingkirkan 60 benjolan yang merupakan pembengkakan di sekujur tubuh kura-kura tersebut.

Pemeriksaan kondisi kura-kura pra operasi (screenshoot by Syaifuddin)

Pemeriksaan kondisi kura-kura pra operasi (screenshoot by Syaifuddin)


Bagi dokter senior operasi sejenis bukan perkara sulit. Lain bagi Kezuka yang belum sekalipun pernah melakukan operasi. Ia sempat cemas dan takut karena tak pernah berhadapan dengan kasus seperti itu. Namun lagi-lagi dukungan yang kuat diterima oleh Kezuka. Ia bisa menjadi salah satu anggota tim dokter yang melakukan operasi. Dan operasi pertama Kezuka pun berhasil, ia dan tim dokter berhasil menyingkirkan benjolan di tubuh kura-kura dengan sukses.

Tayangan Life di WAKUWAKU JAPAN ini memberikan pemahaman saya mengenai profesi yang tak biasa, yang selama ini jauh dari sorotan masyarakat. Profesi dokter hewan yang bertugas di sebuah taman laut mungkin tak banyak diketahui oleh masyarakat. Namun profesi ini jelas memberi kontribusi yang besar terhadap kelangsungan hidup koleksi hewan dan biota laut yang dimiliki sebuah taman laut. Tanpa kontribusinya, saya tak tahu apakah kehidupan di akuarium taman laut masih bisa dinikmati oleh pengunjung hingga hari ini.

berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN[5]


333 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: