syaifuddin.com

Information

This article was written on 02 Mei 2017, and is filled under kuliner, Lifestyle.

Current post is tagged

, ,

Waktu Berkualitas Dengan Dolce Gusto Indonesia

Secangkir kopi ala Cafe dari Dolce Gusto (foto dokpri)

Ngopi di café sudah jadi gaya hidup kaum urban di banyak tempat. Tengok saja kedai kopi kini banyak bertebaran di seantero kota. Selepas jam kerja biasanya kedai kopi penuh sesak oleh para pekerja yang umumnya sengaja menghabiskan waktu sambil menunggu kemacetan jalanan reda.

Tak terkecuali dengan saya dan teman-teman. Menghabiskan waktu bersama teman-teman komunitas selepas jam kerja di kedai kopi nyaris jadi rutinitas. Suasana yang cozy, lokasi yang strategis dari kantor membuat ngopi di café jadi kesenangan tersendiri.

Namun lebih dari tempat yang nyaman, kopi memang menjadi bahasa pemersatu bagi kaum urban ibukota. Minuman yang memiliki rasa pahit ini punya daya tarik luar biasa bagi siapapun. Karenanya, ngopi itu bukan lagi kegiatan meminum segelas atau secangkir kopi, namun menjadi sebuah perayaan rasa, penggabungan gaya hidup dan aktualisasi penikmatnya.

Nescafe Dolce Gusto Piccolo Manual

Nongkrong di café adalah satu hal, padahal ada hal lain yang bisa dirayakan untuk menikmati secangkir kopi. Lebih personal, praktis dan hemat tentunya. Bayangkan saja berapa banyak rupiah yang terbuang untuk secangkir kopi di café? Atau berapa banyak waktu terbuang bagi kalangan urban ibukota hanya demi mendatangi kafe yang lokasinya di pusat kota, sementara rumah kita berada di lokasi yang jauh dari keramaian.

Me & Dolce Gusto Piccolo (foto dokpri)

Seorang kawan pernah mengeluh betapa ia kerepotan mendanai gaya hidupnya di ibukota demi sebuah gengsi. Ia mengaku ‘terpaksa’ nongkrong di café demi pergaulan, terpaksa hangout demi alasan soliditas dengan rekan sekerjanya. Justru ia merasa makin hari pengeluaran gaya hidupnya makin banyak dan mengkhawatirkan.

Kawan saya tadi mungkin belum kenal dengan sebuah terobosan gaya hidup baru terkait kopi dan nongkrong di café. Yup, ternyata ada sebuah mesin kopi personal yang bisa kita gunakan di mana saja, dengan benefit yang banyak dan tentunya mendukung gaya hidup ngopi tadi.

Nama mesin kopi itu Nescafe Dolce Gusto Piccolo. Namanya memang terdengar sangat Italia, Karena memang ngopi adalah tradisi Italia yang masih terawat hingga kini. Piccolo nama mesin kopi ini dalam bahasa Italia artinya ‘kecil’. Kecil di sini  merupakan personifikasi ukuran mesin kopi Piccolo yang mungil namun memiliki banyak kelebihan yang tak dimiliki mesin kopi lainnya.

Saya sudah mencobanya sendiri dalam sebuah event baru-baru ini di Jakarta. Di rumah pun saya sudah membuktikan, untuk membuat secangkir cappuccino yang enak tak butuh waktu banyak, hanya butuh sekitar satu menit untuk bisa menghasilkan secangkir kopi ala kafe yang sama lezatnya.

Kapsul Pintar Dolce Gusto Piccolo (foto dokpri)

Ada beberapa kelebihan mesin kopi ini jika dibandingkan dengan yang lain. Pertama, mesin Dolce Gusto Piccolo adalah mesin pembuat kopi yang easy operate alias mudah dioperasikan. Tinggal sentuh tombol power di kiri badan mesin, maka Piccolo siap digoyang.

Kedua, untuk membuat kopi enak ala cafe butuh kapsul pintar. Kapsul pintar ini berisi dua macam bahan berbeda, yakni susu dan kopi.  Tiap varian minuman butuh kapsul berbeda.

Ketiga, ukuran mesin kopi Dolce Gusto Piccolo lumayan kompak. Bisa dibawa atau dijinjing ke mana-mana. Ingin membuat suasana cafe di ruang keluarga, tinggal dipindahkan. Ukurannya yang mungil memudahkan untuk diangkat-angkat.

Keempat, Piccolo adalah jenis mesin manual yang dioperasikan menggunakan aplikasi bernama Dolce Gusto Timer. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis di Google Play Store dan AppStore. Aplikasi ini membantu pengguna mengatur waktu pengolahan kopi. Beda varian kopi juga beda waktu pengolahannya.

Ngopi Dengan Cerdas

Lalu, bagaimana cara pembuatan kopinya? Ribet ya? Sama sekali tidak.

Untuk membuat secangkir kopi cappucino misalnya, kita butuh 2 kapsul pintar yang berisi susu dan kopi.

  1. Siapkan mesin Piccolo dalam kondisi “On” tombol powernya.
  2. Masukkan air matang ke dalam kontainer air di belakang mesin. Air dalam kontainer bisa digunakan membuat 2 gelas kopi.
  3. Masukkan kapsul susu berwarna putih ke dalam mesin Piccolo.
  4. Taruh gelas/ cangkir di bagian bawah saluran air pada mesin
  5. Siapkan aplikasi Dolce Gusto Timer di gadget anda. Sentuh gambar kapsul berwarna putih terlebih dulu.
  6. Geser tuas di bagian atas mesin ke kondisi yang kita inginkan. Untuk minuman dingin geser ke kiri, sebaliknya jika ingin yang panas tinggal geser ke kanan
  7. Aplikasi akan memberi tanda suara alarm saat kopi sudah selesai diolah.Wow… canggih ya. Cappucino pun siap disajikan. Cool banget Piccolo.

Dengan kelebihan tersebut ngopi ala Piccolo bisa memangkas waktu pembuatan menjadi hanya berkisar satu menit saja. Bayangkan di ibukota, mana ada café yang bisa menyajikan kopi enak hanya dalam waktu satu menit? Dan kita gak perlu membayar segala kerumitan nyari parkir, jalan ke mal atau kena macet menuju cafe. Cukup duduk manis, baca buku atau nonton webseries sambil ngopi.

Untuk menciptakan me time berkualitas tak butuh waktu lama. Kita pun masih bisa menyisakan waktu untuk kegiatan produktif  yang berkualitas seperti menyiapkan bahan-bahan pekerjaan atau melakukan hobby lainnya.

Oiya, bagi kamu yang ingin memiliki mesin kopi Dolce Gusto Piccolo yang keren ini bisa dibeli di sejumlah supermarket terkenal. Atau kalau mau praktis pesan saja lewat  situs  e-commerce Lazada. Banyak penawaran dengan harga menarik.


1,108 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

44 Comments

  1. Syuhada
    31 Mei, 2017

    beda yang versi piccolo sama yang krups apa ya, mas? Kok di lazada gak ada yang piccolo ya? Padahal yng ngasih review banyak yang piccolo

  2. Adriana Dian
    11 Mei, 2017

    buat cappuccino ala kafe di tumah jadi gampang banget ya mas pake NDG Piccolo iniiii

  3. adin
    11 Mei, 2017

    aku juga suka banget bikin kopi pake ndc

  4. @unggulcenter
    9 Mei, 2017

    keren abis ni mesin kopi.. mau nyoba ah untuk capsule lainnya selain cappuccino. Saya dirumah pake capuccino biasannya

    • syaifuddin sayuti
      10 Mei, 2017

      yoi bro, cocok buat yang sering ngopi tapi males keluar jauh dari rumah

  5. Nia Nastiti
    7 Mei, 2017

    Gara2 posting foto mesin ini, tmn2 minta dibawain ke kantor. Pada mau nyobain juga, hihi. Emang praktis banget dan bikin hemat ya Dolce Gusto ini 😀

    • syaifuddin sayuti
      7 Mei, 2017

      wah ide bagus tuh mbak Nia. pengen juga bawa mesin ini ke kantor buat seseruan jelang puasa nanti

      • nia nastiti
        12 Mei, 2017

        Bisa buat bikin minuman buat bukber ya 😀

        • syaifuddin sayuti
          12 Mei, 2017

          wah iya ya, sebentara lagi puasa Piccolo bakal ngebantu banget tuh utk nyiapin minuman buka maupun sahur

  6. tutyqueen
    7 Mei, 2017

    hemat waktu karena siap disajikan nggak sampe semenit, plus hemat kantong karena ngurang2in nongkrong di coffee shop 😀

  7. Dee - HDR
    6 Mei, 2017

    Pesennya baru bisa online di Lazada ya?

    • syaifuddin sayuti
      7 Mei, 2017

      entah kalau ecommerce yang lain ya mbak. yang jelas Lazada kasih penawaran terbaik, harga dan mutu terjamin.

  8. Liswanti
    6 Mei, 2017

    Kalau begini ngopi semakin asyik saja ya bang udin. Bang udin syka ngopi juga y

  9. evrinasp
    6 Mei, 2017

    ngopi jadi asik berkat NDG Piccolo, bebas mau bikin kapanpun

    • syaifuddin sayuti
      6 Mei, 2017

      Setuju mbak Evrina, Piccolo bikin kita bisa ngopi ala cafe dg cara yg mudah

  10. Teddy
    6 Mei, 2017

    Mesinnya kece Bang, cocok banget yg tinggal di perkotaan efisien & praktis, apalagi isi dompet jadi makin aman….Heee

    • syaifuddin sayuti
      6 Mei, 2017

      Dulu suka merasa bersalah nongki di cafe sendirian, sekarang bs bikin suasana cafe di rumah bareng keluarga

  11. Awan
    5 Mei, 2017

    Asyiik bangat ya Kang Udin sekarang, bisa ngopi asyik dalam waktu tidak sampe 1 menit dengan Piccolo ?

  12. Goiq
    5 Mei, 2017

    Aku dong mesinnya di pajang di kamar. Biar kalo lagi nemenin kerja bisa bikin minuman favorit. hahahaha

  13. Choirul Huda
    5 Mei, 2017

    mantep djiwa nih baca penjelasan pak udin 🙂
    btw, ini saya lagi belajar cara gunain pake aplikasi biar pas
    kemaren2 luber terus lupa neken tuasnya wkwkwkkw

    • syaifuddin sayuti
      6 Mei, 2017

      Sy juga sempat keder di awal pakai apps nya. Baru di kesempatan kedua bisa lancar

  14. Dewi S
    5 Mei, 2017

    Ngopi berkelas nggak kudu ngeluarin uang banyak ya Mas Udin 🙂

    • syaifuddin sayuti
      7 Mei, 2017

      bener banget mbak Dewi. tinggal setting ruagan bak cafe jadilah ngopi ala cafe

  15. Melly Feyadin
    4 Mei, 2017

    Emg sesuai bgt sama taglinenya ya, the art of modern coffee

  16. cucukake
    3 Mei, 2017

    Mas masih ada kapsulnya gak, bagi dong. punya saya udah abis 😀

  17. Winny Widyawati
    3 Mei, 2017

    Efisien dan ekonomis banget ya pake NDG Piccolo

  18. Rahab Ganendra
    2 Mei, 2017

    gek buka cafe wes…ben makin kenceng ngopinya ;D

  19. Ratna Dewi
    2 Mei, 2017

    Kalau di kota besar memang banyak yang suka maksain nongkrong walau kantong sudah meringis. Untung aku nggak terjebak di kelompok yang kayak gitu berkat NDG Piccolo. Nongkrong seasyik di cafe jadi bisa dilakukan di rumah deh.

    • syaifuddin sayuti
      2 Mei, 2017

      sebenarnya udah lama juga saya ngerasa kok kedai kopi yang “ituh” harganya mihil banget, kok mau ngopi aja harus keluar duit yg banyak. untungnya ada Piccolo yang jadi penyelamat

  20. Dani
    2 Mei, 2017

    Saya lupa dah komen apa belom tadi. Hihihi. Tapi yang pasti bikin kopi sekelas kafe mahal emang cepet dan ringkes banget pake mesin ini Mas. Praktis pisan. Suka banget kemaren pas nyobain di sana.

    • syaifuddin sayuti
      2 Mei, 2017

      beneran mas, ngebantu banget mesin kopi ini. sekarang boleh gaya lah meski ngopi di rumah

  21. Agung Han
    2 Mei, 2017

    Ngopi ala cafe bisa kapanpun di rumah ya Pak Udin

  22. Ophi Ziadah
    2 Mei, 2017

    Kopi enak 1 menit…
    Mantep yaa…saving time bgt

    • syaifuddin sayuti
      2 Mei, 2017

      daripada kena macet dan ngeoluarin duit mahal mending nangkring di rumah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: