Traveling. Ini kisah liburan seorang kawan dan keluarga kecilnya ke sebuah negara di Eropa. Momen yang harusnya menjadi penuh kesan berubah jadi penuh ketegangan. Sang suami terjatuh saat bermain ski yang membuat kakinya patah. Liburan indah akhirnya berubah menjadi drama.

Sang teman pun berhadapan dengan sejumlah persoalan saat mengurus pengobatan suaminya. Bahkan persoalan makin pelik setelah sang suami akhirnya meninggal dunia. Mengurus keluarga yang meninggal dan jauh dari kerabat membuat teman saya stress. Jasad sang suami baru bisa diurus kepulangannya ke tanah air setelah 3 pekan berada di rumah sakit.

Apa yang dialami teman saya tadi mestinya tidak terjadi bila sebelum bepergian (traveling) ke luar negeri kita menyiapkan asuransi perjalanan (travel insurance) terlebih dulu. Memang tak ada seorang pun di dunia ini yang ingin tertimpa musibah, bahkan kalau perlu kita dihindarkan sejauh-jauhnya dari musibah.

Tapi, bersiaga dari kemungkinan terburuk adalah langkah bijak.

Saat traveling tempo hari kesadaran teman saya akan travel insurance belum begitu baik. Padahal jika ia menggunakan travel insurance semua kerepotan yang ia alami pasti tak akan terjadi.

Talkshow Klaim Asuransi Perjalanan Yang Efektif (foto dokpri)

Setidaknya informasi itu yang saya tangkap dari hasil talk show mengenai klaim asuransi perjalanan yang digelar oleh Mobil123, Rabu lalu (11 Oktober 2017).

Bernardus dari MSIGOnline mengatakan, bagi mereka yang kerap traveling, apalagi ke luar negeri harus memiliki proteksi dari asuransi perjalanan (travel insurance). “Bahkan negara di kawasan Schengen mengharuskan semua pelancong memiliki travel insurance,” jelas Bernard.

Ada beberapa alasan mengapa traveler harus punya travel insurance. Pertama, travel insurance akan melindungi dari peristiwa tak terduga yang menimpa kita selama perjalanan. Misalnya, tiba-tiba sakit, kehilangan uang, jadwal penerbangan delay, hingga meninggal dunia.

Kedua, travel insurance akan membuat perjalanan liburan kita nyaman tanpa gangguan. Saat kita sakit dan butuh penanganan segera, travel insurance membantu menangani penyakit dengan jaringan rumah sakit yang tersebar di seluruh dunia.

Ketiga, saat ada yang meninggal dunia, travel insurance membantu mempercepat penanganan repatriasi jenazah ke negara asal.

Asuransi Online Nan Praktis

Dengan melihat manfaatnya, lalu bagaimana memilih perusahaan asuransi yang bisa memberikan benefit (keuntungan) bagi pemegang polisnya?

Menurut Hendry Kurniawan dari MSIGonline, para pencari asuransi harus memahami layanan yang diberikan oleh penyedia jasa asuransi. Karena di luaran banyak produk asuransi yang menawarkan aneka layanan, harus pula dilihat bagaimana dengan proses klaimnya? Apakah proses klaimnya rumit dan ribet ?

“Kami memberikan layanan berbeda dari kebanyakan perusahaan asuransi. Kalau ada yang praktis, mengapa harus dibuat rumit,” jelas Hendry Kurniawan.

MSIGonline menjanjikan semua proses berasuransi dilakukan secara online. Semua proses bisa dilakukan semudah menjentikkan jari. Mulai dari pembelian, penerbitan polis melalui email, hingga proses klaim pun dilakukan secara online. Bahkan pembayaran premi tiap bulannya bisa dilakukan menggunakan kartu kredit, online banking serta transfer melalui ATM.

MSIG online memang sengaja memberikan pengalaman berasuransi yang cepat dan nyaman, namun dengan layanan optimal, serta jaminan kerahasiaaan data nasabah.

MSIG online adalah produk asuransi dari MSIG (Mitsui Sumitomo Insurance Group) dari Jepang. Di Indonesia MSIG sendiri sudah beroperasi selama lebih dari 40 tahun. Dengan rekam jejak yang cukup lama di negeri ini, you know lah kinerja perusahaan ini.

Buat kamu yang penasaran ingin beli asuransi perjalanan secara online, kunjungi ini –> www.msigonline.co.id

atau melalui 021-252-3852

travel-insurance@id.msig-asia.com

www.msig.co.id

Dan buat yang mau klaim asuransinya, MSIG punya call center 24 jam

+6221 2927 9631

Whatsapp +62812 9464 4004

243 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini