syaifuddin.com

Information

This article was written on 23 Sep 2013, and is filled under Review.

Current post is tagged

, ,

Superman dan Super Internet

Nonton Superman dengan Super Internet (Foto: Syaifuddin)

Nonton Superman dengan Super Internet (Foto: Syaifuddin)

Masih ingat dengan film Superman terakhir berjudul Man Of Steel? Pastinya bagi penggila Superman sejati masih kesal karena film ini mengingkari kodrat sang manusia super yang waktu itu tak memakai celana dalam merah di luar kostum kebanggaannya. CD merahnya Superman mungkin sedang dicuci sehingga ia tak memakainya di film itu.

Tapi lupakan soal kontroversi CD merah itu. Saya cuma mau cerita, ternyata Superman punya sodara. Sodaranya bernama Super Internet. Saya sudah buktikan kalau mereka bersodara. Hari Jumat lalu di Bali dalam perjalanan drive test jaringan Indosat UMTS 900 Mhz dari Nusa Dua menuju Tanjung Benoa.

Sepanjang perjalanan rombongan wartawan dan blogger bisa membuktikan kehandalan jaringan internet tercanggih di Indonesia yang dioperasikan Indosat. Semula saya tak percaya dengan propaganda bahwa jaringan inet ini lebih bagus dari jaringan berbasis 1200 Mhz. Kalau hanya mengamini siaran pers dari operator tentu tak membuktikan apapun.

Saya kemudian mencari cara pembuktian yang paling mudah. Melalui gadget, saya putar film Man of Steel yang ada di situs video sharing Youtube. Dalam perjalanan yang mobile dengan menumpang bis, saya dan beberapa kawan menjadi saksi mata betapa stabilnya koneksi Super Internet ini.

Superman beraksi tanpa putus-putus alias zonder buffering sama sekali. Padahal bus yang kami tumpangi bergerak terus dari satu titik ke titik berikutnya. Karena keasyikan melihat film Superman, saya nyaris tak sadar kalau sedang berada di dalam bus. Kecepatan koneksi internet Super Internet memang melenakan, mendekati 42 Mbps. Pantas saja ngacir.

Biasanya jika kita menikmati koneksi internet yang mobile, stabilisasi koneksi internet (nah lho ketularan demam Vickynisasi) yang kita rasakan kerap terputus-putus. Butuh waktu yang cukup panjang untuk bisa menikmati film berdurasi satu jam sekalipun.

Hal semacam itulah yang kerap membuat kesal para fakir internet saat jaringan internet yang mereka gunakan lola alias loadingnya lama. Sedang asyik berselancar di dunia maya, tiba-tiba jaringannya terputus tanpa sebab. Ini merupakan penyakit kambuhan layanan internet yang kerap kita alami. Meski banyak penyedia jasa internet atau perusahaan telekomunikasi yang menjamin koneksinya tercepat dan terhandal, nyatanya di lapangan kondisinya jauh panggang dari api.

Saya sendiri kerap mengalami persoalan serupa saat berinternet secara mobile. Tiba-tiba jaringan putus dengan sukses tanpa bisa dicegah. Jika mengalami hal demikian, cuma satu yang bisa dilakukan, mengutuk operator!

Suasana Peresmian Jaringan UMTS 900 Indosat (Foto: Syaifuddin)

Suasana Peresmian Jaringan UMTS 900 Indosat (Foto: Syaifuddin)


Jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) 900 MHz yang dikembangkan Indosat tergolong baru di tanah air. Jaringan ini secara resmi diperkenalkan kepada publik, pekan lalu di Nusa Dua, Bali. UMTS 900 Mhz menyediakan layanan broadband seluler dengan layanan lebih luas dan akses internet lebih cepat.

Teknologi UMTS/HSDPA pada spektrum 900 MHz menghadirkan layanan suara dan layanan 3G berkecepatan tinggi yang lebih hemat biaya dibandingkan yang berbasis 2100 MHz. Karena pada frekuensi yang lebih rendah, keunggulan ini memungkinkan adanya peningkatan yang signifikan pada wilayah yang telah dijangkau oleh sebuah base station. Artinya, jaringan ini mengurangi potensial blank spot yang kerap terjadi di jaringan 2100 mhz. Sehingga penerimaan sinyal di luar maupun di dalam gedung lebih baik dan stabil.

Presiden Direktur dan CEO PT.Indosat, Alexander Rusli menjamin layanan yang baru pertama kali ada di Indonesia ini lebih stabil, kencang dan harganya terjangkau. “Kami menjamin layanan ini bisa diakses secara cepat oleh warga, turis maupun pebisnis yang berada di pulau Bali,” ujar Alexander Rusli. Tentu ini termasuk para peserta KTT APEC, mulai dari diplomat hingga delegasi berbagai negara yang bakal hadir.

Alexander Rusli menambahkan, selain masalah software, pihaknya juga sudah melakukan modernisasi dan peremajaan jaringan yang mereka miliki. Modernisasi jaringan dilakukan semata-mata demi melayani dan memuaskan pelanggan setia Indosat.


Bali memang sengaja dipilih sebagai kawasan pertama yang mengembangkan jaringan Indosat UMTS 900 Mhz. Ini sekaligus menyambut pelaksanaan KTT APEC yang akan digelar 5-7 Oktober 2013. Sebuah pilihan jitu, karena akan menunjukkan pada dunia luar infrastruktur telekomunikasi Indonesia tidak kalah dengan negara lain.

Melihat keunggulan teknologinya, bagaimana dengan tarif berinternetnya? Yang jelas, pelanggan di Bali dimanjakan dengan kualitas jaringan terbaik melalui paket layanan IM3 Super Internet. Dengan paket ini pelanggan bisa puas berselancar di dunia maya berkuota 6GB, dengan harga hanya dengan 25 ribu rupiah

Untuk mengaktifkan layanan ini cukup mudah. Cukup registrasi di *123*4# dan anda bisa ikut merasakan kecepatan koneksi Super Internet hingga 42 Mbps. Dijamin ngacir secepat Superman.

Launching Jaringan UMTS 900 Indosat (foto: Syaifuddin)

Launching Jaringan UMTS 900 Indosat (foto: Syaifuddin)


1,468 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

2 Comments

  1. internet social
    24 September, 2013

    semoga bisa diperluas sampai ke daerah ane nih super internet…

    • syaifuddin sayuti
      25 September, 2013

      saya juga berharap di Jkt segera sampai UMTS 900. kalau sudah ada bakal ngacir tuh koneksinya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: