syaifuddin.com

Information

This article was written on 30 Mei 2014, and is filled under TV.

Current post is tagged

,

Personel AKB48 Memang Aduhai!

Personel AKB48 Berhasil Memegang Capung (screenshoot by Syaifuddin)

Personel AKB48 Berhasil Memegang Capung (screenshoot by Syaifuddin)

Belajar ilmu alam atau yang dikenal sebagai sains menurut sebagian orang susah-susah gampang. Banyak istilah asing yang mesti diingat dan umumnya istilah tersebut rumit untuk dicerna. Dan sebagian besar orang beranggapan belajar itu ya di bangku sekolahan, duduk manis di ruang kelas, dengarkan semua petuah bapak-ibu guru.

Tapi itu paradigma lama mengenai belajar. Ingin tahu bagaimana “cara” belajar yang lain? Coba luangkan waktu anda untuk menonton tayangan AKB48 Ne Mousu TV di channel WAKUWAKU Japan. Jangan berasumsi terlebih dulu. Ah, apa menariknya melihat anggota girls band Jepang dalam sebuah reality show? Paling-paling kita akan disuguhkan adegan-adegan konyol, tangisan ataupun lelucon yang garing.

Salah, jika anda beranggapan demikian. Pekan lalu (21/5) saya sempat menyaksikan satu episode tayangan ini dan anggapan saya tentang girls band ini tidak selamanya benar. Mereka adalah pribadi-pribadi yang menarik, yang tidak sekedar menjual keartisannya dalam tayangan ini. Mereka tidak tampil sok kece atau sok bisa menyanyi agar cap sebagai anggota girls band top tetap melekat pada nama mereka.

Episode ini menceritakan dua kelompok girls band AKB48 yang diberi tantangan untuk mengikuti ujian serangga. Ini adalah semacam tantangan bagi kedua kelompok untuk melakukan pengamatan beragam serangga. Tidak hanya di kelas atau laboratorium, namun juga ke habitat asli serangga di sawah atau ladang.

Tim Kasai misalnya, diberikan daftar tugas untuk mengamati serangga tertentu. Mereka harus bisa mengidentifikasi di mana tempat serangga tersebut berkumpul.

AKB48 Finding Insect (screenshoot by Syaifuddin)

AKB48 Finding Insect (screenshoot by Syaifuddin)


Tim ini diberi tugas menangkap kumbang dengan menjebaknya menggunakan buah-buahan. Setelah itu mereka harus mengidentifikasi jenis kelamin serangga. Sulit? Tentunya. Namun tim ini didampingi seorang guru yang menjelaskan secara gamblang mengenai serangga dari sisi ilmu. Dijamin mereka tak akan tersesat.

Di tempat terpisah, Tim lainnya yakni Kashiwagi dapat tugas berbeda. Mereka mesti mencari capung di persawahan. Sebuah tugas yang cukup sulit bagi personil AKB48 yang terbiasa tinggal di perkotaan. Namun berkat pendampingan dari guru, mereka yang semula takut terhadap capung, lama kelamaan berani memegang dan mengambil fotonya. Di sini mereka juga diminta mengamati proses tumbuh kembang larva capung.

Tim yang sama juga diajak ke danau untuk diajari mendeteksi serangga dari baunya. Sebelum terjun langsung ke danau, mereka dibekali teori singkat dari para pendamping.

Teater dan Ujian Serangga

Setelah tantangan masing-masing kelompok selesai, kedua kelompok pun dipertemukan. Kali ini mereka diminta mendeskripsikan seperti apa serangga yang mereka dapatkan melalui peragaan olah tubuh. Segmen ini diberi nama pertunjukan teater serangga. Di sini aneka gaya personel AKB48 membuat penonton tersenyum.

Memperagakan Gerakan Serangga (screenshoot by Syaifuddin)

Memperagakan Gerakan Serangga (screenshoot by Syaifuddin)


Dengan segala cara mereka berperan seolah sebagai serangga. Ada yang memonyongkan mulutnya demi terlihat mirip dengan wajah kumbang. Ada pula yang sampai jungkir balik menirukan gaya capung. Mereka tak terlihat jaga image alias jaim. Mereka melakukan semua tantangan dengan natural.

Dan yang paling menarik dari tayangan ini ada di bagian ending. Kedua kelompok kemudian masuk kelas lagi dan menghadapi ujian serangga. Mereka diuji dengan pertanyaan tentang serangga yang mereka pelajari langsung di habitat hidupnya. Pertanyaannya tak sulit, mereka hanya diminta mengidentifikasi kelamin serangga, menggambar larva dan tubuh serangga.

Dari hasil tes menunjukkan 3 dari 6 orang personil AKB48 dinyatakan lulus karena memiliki nilai rata-rata yang cukup tinggi dibandingkan yang lain.

Good Concept, Good Presentation

Secara keseluruhan tayangan ini merupakan program acara yang mendidik. Saya acungkan jempol bagi konseptor acaranya. Mereka tidak membuat personil AKB48 sebagai pribadi yang istimewa dalam tayangan ini. Mereka hanya mewakili anak muda Jepang yang memiliki rasa ingin tahu untuk belajar mengenai serangga.

Ujian Serangga nan Mendebarkan (screenshoot by Syaifuddin)

Ujian Serangga nan Mendebarkan (screenshoot by Syaifuddin)


Inilah bedanya tayangan reality show di negeri kita dengan di Jepang. Di sini kita kerap mengekploitir kengerian, kejijikan orang terhadap hewan dengan mengatasnamakan pada raihan rating/share. Sebaliknya, tayangan ini mencoba menampilkan sisi lain dari selebriti yang juga mempunyai hasrat besar untuk tetap belajar kehidupan.

Para personil AKB48 berakting seperti apa adanya, natural dan tidak dilebih-lebihkan. Tayangan ini menurut saya sarat akan edukasi dan memberikan pengetahuan populer bagi penonton yang awam. Lewat tayangan ini bolehlah saya katakan jika personil AKB48 memang aduhai…otaknya.

berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN[7]

539 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

One Comment

  1. umroh murah
    10 Juni, 2014

    sangat menarik sekali ulasannya, dan bisa menambah wawasan kami dan semua yang membacanya… salam kenal dari situs booking paket umroh no. 1 di Indonesia ikhram.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: