pergiumroh.com

Kenangan Pahit Batal Umroh (foto dokpri)

Keinginan melaksanakan ibadah umroh sebenarnya sudah sejak lama saya idamkan. Namun baru tahun 2016 silam kesempatan itu datang. Saat itu bersama istri dan ibu mendaftar umroh dengan rencana keberangkatan awal tahun 2017. Kebetulan mendaftar melalui sebuah biro perjalanan umroh yang (saat itu) banyak digunakan kerabat, teman dan bos di kantor.

Sayangnya, hingga hari yang seharusnya diberangkatkan tidak ada konfirmasi apapun dari pihak travel. Padahal saya sudah sempat mengikuti manasik umroh di mesjid Istiqlal yang digelar secara massal dan diikuti ribuan calon jemaah.

Ternyata saya bukanlah satu-satunya calon jemaah yang gagal dan batal diberangkatkan. Singkat cerita sayapun akhirnya mengurus pengembalian uang (refund) biaya umroh. Tapi yang terjadi kemudian hingga detik ini uang yang sudah kami bayarkan tak jelas rimbanya.

Dana tabungan sekitar 50 jutaan rupiah pun melayang. Sang pemilik travel pun diajukan ke meja hijau dan hingga kini proses hukumnya belum selesai.

Kesal, sebal dan beribu perasaan lainnya sempat hinggap dan mengendap. Berkali-kali saya mengutuki diri sendiri mengapa bisa jadi korban permainan biro travel umroh nakal seperti itu. Padahal sebelumnya sudah banyak kisah gagal berangkat yang saya baca ataupun saya lihat di tv.

Uang melayang, gagal berangkat umroh dan pengembalian biaya umroh yang tak jelas sempat membuat kacau hidup saya. Saya sempat masuk Rumah Sakit lantaran tekanan darah saya melonjak tinggi. Banyak yang meminta saya untuk bersabar, tapi sulit untuk tidak memikirkan masalah ini. Namun saya masih bersyukur memiliki keluarga dan teman yang supportif dan membesarkan diri saya, sehingga saya tak jadi ‘gila’ karenanya.

Sebenarnya pengalaman saya tak harus terjadi jika saya berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umroh.

Pergi Umroh Tanpa Khawatir

Kalaulah saya sedikit bersabar dan menahan diri untuk melakukan survey terlebih dulu sebelum membayarkan biaya umroh, mungkin nasib saya dan keluarga tak setragis ini. Tapi, sudahlah semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Saya sangat yakin akan ada balasannya dari Allah.

Saat masih galau karena batal umroh, seorang kawan memberi tahu ada solusi pergi umroh yang lebih terencana dan aman, namanya pergiumroh.com. Ini adalah marketplace platform dalam hal perencanaan ibadah umroh yang membantu penggunanya merencanakan perjalanan ibadah umroh secara online dalam satu atap.

Pengguna bebas memilih paket umroh yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi layanan ataupun harga yang sesuai kemampuan finansial calon jemaah.

CEO Pergiumroh.com M.Faried Ismunandar mengatakan, “Pergiumroh.com bekerja sama dengan biro travel umroh yang terdaftar resmi di Kementerian Agama RI, dan memiliki rekam jejak serta prestasi yang baik, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan umroh dengan aman dan nyaman, tanpa khawatir.”

Ditambahkan oleh Faried, pihaknya memberikan lebih banyak pilihan paket perjalanan, hingga pilihan metode pembayaran yang sesuai keinginan calon jemaah. “Saatnya jemaah pegang kendali, sesuai dengan tagline kami yaitu Umrohku Caraku,” jelas Faried.

Faried menjamin layanan yang diberikan melalui pergiumroh.com aman karena pihaknya hanya bekerja sama dengan agen perjalanan umroh yang sudah terdaftar di Kementrian Agama dan memiliki rekam jejak yang baik. Travel agent yang bergabung di sini juga bukan hanya travel tertentu yang berlokasi di kota Jakarta saja, tapi juga travel dari seluruh Indonesia.

Pendaftaran dan Sistem Pembayaran Mudah

Untuk mendaftar dan mendapatkan kesempatan beribadah umroh melalui www.pergiumroh.com ternyata cukup mudah. Calon jemaah hanya perlu mendaftar melalui laman pergiumroh dengan membuat akun pribadi. Admin kemudian melakukan verifikasi akun melalui email. Akun terverifikasi ini akan menjadi modal awal seorang calon jemaah bertransaksi di platform ini.

Dengan identitas yang jelas ini seorang calon jemaah bisa terhubung dan berinteraksi secara langsung dengan agen perjalanan umroh di seluruh Indonesia. Anda bisa melakukan konsultasi sebelum menjatuhkan pilihan akan mengambil paket perjalanan umroh yang mana.

Setelah proses pendaftaran usai, pilih paket yang anda butuhkan sesuai jadwal yang dinginkan dan anggaran yang dimiliki. Terdapat beragam pilihan paket umroh yang ditawarkan, mulai dari paket umroh biasa, paket dengan tour, paket promo, hingga paket umroh bersama selebriti.

Dalam hal metode pembayaran pergiumroh memberi sejumlah tawaran yang menarik. Bekerjasama dengan DOKU, calon jemaah bisa melakukan transaksi pembayaran menggunakan direct transfer melalui berbagai channel pembayaran online, menggunakan kartu kredit atau memilih angsuran tiap bulan. Semua fasilitas pembayaran ini diberikan guna memberikan kenyamanan bagi calon jemaah. Sehingga calon jemaah bisa menunaikan ibadah umroh lebih tenang dan khusyu.

Saat ini kemudahan di berbagai sektor kehidupan adalah jawaban dari persoalan manusia modern. Jika kemarin banyak calon jemaah umroh yang ditipu agen perjalanan dan batal berangkat umroh, saatnya kini calon jemaah yang pegang kendali. Manfaatkan kemajuan teknologi internet untuk memudahkan perencanaan ibadah, sehingga kita tak kehabisan banyak waktu berharga kita.

1,938 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

Traveling. Liburan sekolah baru saja berakhir, tapi anak-anak di rumah sudah  ngajak liburan lagi. Ah paling bisa deh anak-anak itu, padahal kita orang tuanya lagi cari nafas dulu setelah perjalanan panjang liburan Lebaran kemarin dulu. Liburan Lebaran kemarin kami sekeluarga traveling dengan cara roadtrip ke beberapa kota di pulau Jawa. Agenda utamanya silaturahmi dengan keluarga besar dari pihak saya dan istri. Selain itu kami sempat mampir ke beberapa destinasi wisata yang ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Untuk liburan pendek mendatang kami sepakat berlibur ke kota yang dekat dengan Jakarta. Ada beberapa pilihan sebenarnya, tapi kami sepakat menjadikan Bandung sebagai destinasi liburan pendek kami.

Berburu Informasi Wisata

Saat paling menyenangkan menjelang traveling itu adalah ketika mulai berburu informasi destinasi wisata, akomodasi maupun atraksi wisata yang bisa kami saksikan nantinya.

Nah, khusus untuk akomodasi tempat menginap kami ingin yang berbeda dari biasanya. Tempat menginap menjadi masalah penting bagi kami sekeluarga. Pernah kami menginap di dua kamar yang terpisah, yang membuat kami asyik dengan kegiatan masing-masing di dalam kamar. Interaksi jadi agak berkurang.

Lain waktu pernah juga memesan kamar berukuran family yang lapang sehingga 5 anggota keluarga bisa terakomodasi dalam satu kamar.

Kami Saat Menginap di Apartemen (foto dokpri)

Nah, kali ini kami mencoba menginap di apartemen. Sebenarnya ini bukan yang pertama kami mencoba apartemen sebagai pilihan menginap. Sebelum ini kami pernah gunakan pula apartemen untuk menginap.

Ada beberapa alasan mengapa apartemen menjadi pilihan. Pertama, menyewa apartemen prosedur sewanya jauh lebih simpel. Kita tak diminta bermacam data saat pemesanan unit apartemen. Sebab untuk menginap di apartemen biasanya berhubungan dengan pemiliknya langsung.

Kedua, luas unitnya macam-macam sehingga bisa menyesuaikan dengan bujet yang kami miliki. Karena 3 anak kami beranjak remaja, maka syarat minimal kami menyewa apartemen dengan dua kamar tidur tak bisa ditawar.

Ketiga, lokasi yang strategis. Jarang banget lokasi apartemen berada di lokasi yang sulit terjangkau, oleh karena pilihan menggunakan apartemen sebagai tempat menginap adalah pilihan tepat. Jarak lokasi wisata tak begitu jauh dari apartemen, sehingga mempermudah mobilitas kami sekeluarga.

Banyak Pilihan Apartemen (sumber Web traveloka)

Keempat, apartemen menawarkan suasana yang layaknya rumah sendiri. Bisa memasak atau sekedar menghangatkan makanan sendiri, tak perlu layanan kamar untuk bebersih. Pokoknya liburan dengan rasa rumahan.

Berbekal gadget akhirnya saya telusuri satu persatu para penyedia jasa wisata. Umumnya tawaran yang mereka berikan keren-keren semua. Saya mesti ekstra hati-hati melihat satu persatu yang paling ‘masuk’ di kantong.

Pencarian saya berhenti di online travel agency Traveloka yang ternyata menawarkan paket-paket penyewaan apartemen harian dengan harga yang kompetitif. Coba aja lihat di Hotel Traveloka. Saya sengaja memilih lokasi apartemen di tengah kota yang aksesnya dekat ke mana-mana.

Kawasan Cihampelas jadi pilihan karena dekat tempat wisata belanja, wisata alam Lembang, tempat kulineran dan juga dekat dengan sejumlah ikon kota Bandung. Cukup strategis lokasi ini.

Pilihan Apartemen di App traveloka (sumber app traveloka)

Kenapa saya memilih Traveloka. Ada beberapa alasan juga. Aplikasinya mudah digunakan, user friendly banget. Untuk mencari hotel atau apartemen yang kita dambakan cukup geser dan sentuh layar gadget, semua informasi tersaji di hadapan  kita. Pilihan apartemennya banyak banget, harganyapun bervariasi.

Yang paling menarik menggunakan traveloka itu karena metode pembayarannya banyak pilihan. Mulai dari bayar melalui transfer lewat ATM, bayar di chain store, atau menggunakan moda bayar di hotel saat datang. Selama ini saya lebih senang langsung bayar lewat online payment. Simpel dan gak mikir lagi soal pembayaran begitu tiba di lokasi penginapan.

Beragam Pilihan Moda Pembayaran Traveloka (sumber app Traveloka)

Namun dari semua kemudahan menggunakan traveloka adalah soal harganya yang jujur. Yang kita bayar tuh harga sebenarnya, bukan harga plus ini itu. Tanpa ada biaya transaksi atau biaya tersembunyi.

Kuy ah traveling pake traveloka. Dijamin mudah dan cepat proses transaksinya.

708 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Lebaran tahun ini mudik gak guys? Saya sih mudik. Kendati jarang mudik pas Lebaran tapi yakin aja perjalanan mudik kali ini bakal lancar dan aman. Sejumlah persiapan sudah dilakukan. Seperti service mobil, belanja keperluan Lebaran dan sejumlah printilan yang biasa dibawa saat mudik juga sudah didata.

Oiya tahun ini perjalanan mudik juga menghadapi banyak hal baru. Seperti jalur jalan tol menuju Jawa Timur yang makin banyak hingga penggunaan e-money sebagai satu-satunya alat transaksi di pintu tol. Memudahkan sekaligus bikin cemas jika persiapan kita kurang baik. Kebayang kan jika sedang macet-macetnya di jalur tol baru kita kebingungan saat bensin mobil kian menipis. Atau ada anggota keluarga yang sakit dan butuh penanganan segera ke klinik terdekat. Berasa banget kalau kita butuh informasi akurat mengenai hal-hal tersebut.

Untungnya tahun ini XL Axiata memiliki informasi mudik digital yang dibuat bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan dan sejumlah instansi terkait. Jika dulu untuk pulang kampung  mengandalkan peta mudik kali ini untuk searching informasi mudik gawai a.k.a gadget yang akan bicara.

Ide kerjasama ini berangkat dari kenyataan bahwa saat ini masyarakat lebih banyak mencari dan mendapatkan informasi seputar perjalanan mudik melalui perangkat digital atau internet. Masyarakat lebih senang mengakses perangkat gadget mereka, setelah harga gadget makin murah dan jaringan internet pun makin terjangkau layanannya.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, “Kami di XL Axiata menyambut baik upaya pemerintah mulai memanfaatkan teknologi digital guna menyampaikan pesan atau informasi kepada publik mengenai barbagai hal, salah satunya informasi seputar mudik ini oleh Kementerian Perhubungan.”

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, “Di tahun-tahun sebelumnya, informasi seputar mudik masih dituangkan dalam bentuk hardcopy atau dalam kertas tercetak. Format seperti itu kurang lagi efektif karena rentan hilang atau rusak, serta butuh biaya tidak sedikit untuk mencetaknya. Kami menilai, dalam hal ini XL Axiata memiliki kelebihan dan kemampuan untuk menyediakan dukungan berupa informasi digital sesuai dengan yang kami harapkan.”

Pelanggan XL Axiata bisa mengakses informasi seputar mudik melalui sejumlah layanan digital diantaranya:

  • SMS LBA (location based advertising) yang disebarkan di titik-titik mudik sesuai dengan informasi yang disampaikan. Dengan demikian informasinya akan menjadi lebih efektif.
  • website www.sisternet.co.id yang menjadi saluran komunitas perempuan binaan program Sisternet XL Axiata.
  • saluran MyXL, yang merupakan akses layanan digital XL Axiata bagi semua pelanggan.
  • Informasi seputar mudik bisa diakses antara H-10 hingga H+10 lebaran.

Khusus di MYXL ada informasi apa saja yang bisa kita akses?

  • Informasi RTTMC (Road Transport And Traffic Management Center) berisi Link ke LIVE CCTV dari sejumlah jalur mudik baik jalan tol maupun jalur non tol.
  • Informasi Lalin di sejumlah ruas jalan yang dilalui pemudik
  • info jalur alternatif, info jalur rawan kecelakaan, jalur rawan longsor, jalur rawan macet
  • Nomer telepon penting Rumah Sakit dan Kantor polisi terdekat
  • Link berita terkini seputar mudik

So, buat yang mudik jangan worry ya di musim mudik Lebaran kali ini. Informasi digital bisa kamu akses dan akan membantu dan menuntun perjalanan mudikmu hingga ke kampung halaman.

Happy mudik guys…


2,638 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Indonesia memiliki pengalaman panjang sebagai negara yang menjadi rumah bagi semua kelompok, suku, ras, dan agama. Ratusan tahun kita hidup rukun bersatu, berdampingan tanpa ada persoalan. Saya yang muslim misalnya, sejak kecil bergaul dengan banyak teman dari berbagai ragam latar belakang.

Ada Esther yang Tionghoa, Arief yang Arab, Ipul yang Jawa, hingga Irwan yang Makassar. Agama kita pun berbeda-beda. Yang saya tahu saya harus beribadah sesuai agama saya 5 waktu dalam sehari. Sementara teman yang Kristiani tiap akhir pekan ke Gereja, atau yang Budha ke Vihara. Tak pernah saya persoalkan perbedaan itu. Begitu pula teman-teman.

Bagi kanak-kanak seperti saya dan teman-teman, perbedaan itu sebuah anugerah. Kami jadi bisa bertukar cerita mengenai kebiasaan masing-masing. Entah itu kebiasaan ritual ataupun kebiasaan budaya. Kami saling paham dan merasa beruntung karena perbedaan diantara kami menjadi warna yang indah dalam pertemanan.

Hingga dewasa saya terus pupuk perbedaan itu dan menjadikan faktor yang ‘memperkaya’ hidup.

Soal perbedaan dalam hidup bermasyarakat kembali diingatkan oleh da’i Haji Muhammad Ali, saat bertausyiah di acara silaturahmi Kapolda Metro Jaya dengan Netizen dan Wartawan, Rabu (6/6) di Mapolda Metro Jaya Jakarta. Menurut Ali, perbedaan dalam kehidupan harus disyukuri dan merupakan rahmat Allah. Karenanya jangan pernah mempermasalahkan perbedaan.

“Berbeda dan bersatu itu yang indah,” ujar Muhammad Ali.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz dalam sambutan yang dibacakan Wakapolda Metro Jaya menekankan perlunya sikap saling menghormati dan bertoleransi kepada sesama.

Kapolda menegaskan, sikap toleransi dengan menghormati perbedaan tetap dipertahankan. Khusus kepada insan media dan warganet, Kapolda berharap demi menjaga kesucian bulan Ramadhan media massa dan warga net menjaga dan menyajikan konten yang menyejukkan dan bernada positif.

Jadi di bulan yang baik ini, kita bersama-sama membangun toleransi, saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada pada pihak lain dan bersatu dalam menjaga NKRI.”

Tokoh Lintas Agama Dukung Persatuan

Selain dihadiri jajaran perwira Polisi acara silaturahmi Kapolda Metro Jaya dengan Netizen dan wartawan juga dihadiri tokoh-tokoh lintas agama, yang mewakili komunitas agama di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Adapun tokoh lintas agama yang hadir yaitu H.Muhammad Ali, Pendeta Datulon Sembiring, Biksu Syailendra Virya, Romo RD.Aloysius Tri Harjono, dan Pedande Gede Nyeneng.

Dalam kesempatan ini, kelima tokoh lintas agama menyampaikan pernyataan bersama, menyerukan perlunya persatuan semua anak bangsa. Adapun bunyi pernyataan tersebut adalah sebagai berikut :

“Komitmen kami tokoh lintas agama untuk terus menjaga, mempertahankan dan terus memperkokoh Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika”.

Terkait himbauan agar media dan warganet menyajikan konten positif di media masing-masing, Polda Metro Jaya kembali mengingatkan masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti Lomba Social Media Competition. Karya-karya yang diterima panitia harus berisi konten positif yang diharapkan dapat menangkal konten negatif beraroma hoax.

Karya kamu berupa Blog, Vlog, atau Meme masih ditunggu hingga 22 Juni 2018. Pemenang akan diumumkan pada perayaan Hari Bhayangkara tanggal 1 Juli 2018.


2,714 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini


Seorang kawan pernah menerima parsel atau bingkisan dalam jumlah yang cukup banyak saat hari Raya Iedul Fitri. Wah enak banget, bisa gak perlu beli kue lebaran deh, pikir saya waktu itu. Ternyata setelah dibongkar, jumlahnya menyusut. Hanya setengah dari totak keseluruhan bingkisan itu yang bisa dinikmati. Sisanya? Ada yang rusak, kadaluarsa, dan meragukan soal halal/haramnya.

Duh, sayang banget jika itu sampai terjadi pada kita. Uang sudah dibelanjakan namun karena ketidakcermatan kita berdampak pada kemubaziran.

Padahal kalau saja si pengirim parsel mengerti cara memilih pangan olahan yang aman, kejadian seperti itu bisa kita hindari.

Beruntunglah saya kemarin (Selasa, 5/6) sempat mengikuti talk show yang digelar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Pejaten Village, Jakarta. Di acara ini dipaparkan tips memilih makanan kemasan yang aman saat Lebaran. Hadir sebagai narasumber yakni Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Suratmono MP, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S.Lukman, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy N.Mandey.

Menurut Suratmono, talk show yang digelar Badan POM di tempat umum seperti pusat belanja adalah merupakan cara Badan POM mendekatkan diri dengan masyarakat konsumen. Masyarakat perlu diedukasi mengenai pentingnya keamanan pangan yang akan dikonsumsi. Apalagi menjelang hari raya Lebaran kebutuhan pangan olahan atau pangan dalam kemasan meningkat sehingga membutuhkan pengetahuan yang cukup agar bisa memastikan produk yang kita makan adalah produk yang aman.

Ketua GAPMMI, Adhi S.Lukman (foto dokpri)

Sementara itu Ketua GAPMMI Adhi S.Lukman mengatakan, edukasi konsumen memang perlu dilakukan. GAPMMI sejak awal memang mempunyai perhatian pada persoalan bagaimana membuat konsumen cerdas. Cerdas dalam artian memahami apa yang akan dan apa yang dikonsumsi sudah aman. Ia menyambut baik upaya Badan POM yang mensosialisasikan CEKKLIK kepada konsumen.

Yuk CEKKLIK

Ternyata memilih makanan kemasan yang aman itu mudah lho. Cukup ingat kata CEKKLIK. CEKKLIK ini adalah sebuah upaya preventif agar konsumen tidak menderita kerugian saat berbelanja dan mengonsumsi makanan kemasan. Kerugian di sini selain masalah ekonomi juga terkait dengan kesehatan. Maksudnya adalah, saat membeli makanan kemasan, entah itu produk dalam negeri ataupun impor dari luar negeri, konsumen mesti cermat dan jeli melihat apa dan bagaimana produknya.

Contoh Parsel Bermasalah (foto dokpri)

Langkah pertama, Cek Kemasan yang membungkus produk. Lihat baik-baik apakah kemasannya tidak rusak, misalnya kalengnya tidak penyok, kertas pembungkusnya tidak sobek, atau botolnya tidak retak atau pecah. Sebab jika itu terdapat dalam produk makanan yang kita beli, ada kemungkinan produk tersebut berpotensi terkena unsur dari luar yang membahayakan kandungan makanan.

Kedua, Cek Label produk. Label makanan berguna untuk memandu kita melihat apa saja kandungan gizi, komposisi bahan pangannya, hingga tanggal produksinya. Jika sebuah produk tidak menjelaskan kandungan atau komposisi bahannya konsumen mesti waspada sebelum membelinya. Bila barang yang kita beli adalah barang impor, pastikan juga di label produk ada penjelasan dalam bahasa Indonesia. Jika masih menggunakan bahasa negara asal lebih baik tidak kita beli.

Produk makanan impor tak mencamtumkan petunjuk dalam bahasa Indonesia (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Buah kalengan ini tak layak konsumsi karena kalengnya penyok (foto dokpri)

Pengecekan Label juga berguna bagi konsumen yang sensitif dengan isu halal/haram produk pangannya. Jika makanan non halal, harus dicantumkan simbol binatang yang dimaksud, misalnya Babi berwarna merah.

Ketiga, Cek juga masalah Izin Edar sebuah produk. Ini bisa dilihat pada label di kemasan produk. Izin edar biaanya dikeluarkan otoritas pangan sebuah negara untuk melindungi konsumen dari produk buruk yang dikeluarkan produsen. Keberadaan izin edar dalam kemasan juga sekaligus berfungsi menandai siapa produsen sebuah produk, sehingga jika terjadi pelanggaran mudah ditelusuri keberadaan sang produsen.

Keempat, Cek juga Kadaluarsa sebuah produk. Biasanya tanggal kadaluarsa produk dipasang di bagian bawah, atas atau di badan kemasan produk. Di situ tertera tanggal, bulan, dan tahun sebuah produk dinyatakan sebagai produk yang tidak layak konsumsi. Tanggal kadaluarsa sendiri sebenarnya merujuk pada batas akhir sebuah produk bisa dikonsumsi manusia. Biasanya tanggal yang tercantum diberikan kelonggaran beberapa hari hingga produk tidak layak.

CEKKLIK Ke Lapangan
Selain menggelar talkshow, acara Badan POM kemarin juga diisi dengan edukasi CEKKLIK bagi blogger yang hadir dengan cara praktek langsung mengenali parsel Lebaran yang bermasalah. 5 orang blogger diminta mendeteksi makanan dalam kemasan yang bermasalah. Cara deteksinya dilakukan sesuai dengan prinsip CEKKLIK.

Sesi ini berlangsung seru, secara umum blogger yang hadir sudah cukup memahami apa itu CEKKLIK. Meski ada beberapa hal yang perlu penegasan dari petugas Badan POM yang hadir. Menurut saya ini bentuk edukasi yang fun, bermain yang menyenangkan.

Kepala BPOM Penny K.Lukito melakukan sidak makanan kemasan (foto dokpri)

Selain itu, juga dilakukan peninjauan lapangan ke salah satu tenant yang menjual produk makanan berkemasan. Peninjauan ini dipimpin langsung Kepala Badan POM ibu Penny K.Lukito. dalam peninjauan Kepala BPOM sempat memeriksa kemasan, label, izin edar dan tanggal kadaluarsa di  sejumlah produk yang didisplay oleh sebuah tenan besar.

Umumnya, tak ada yang sangat menonjol ditemukan dari hasil Sidak yang dilakukan oleh Badan POM ke gerai belanja tersebut. Namun Kepala BPOM sempat menemukan kemasan kaleng susu yang sudah penyok masih ditampilkan di area display.

Ohya, ada info menarik Badan POM akan menggelar lomba Blog lho. Seperti apa lombanya, pantengin terus channel media sosial Badan POM berikut ini :

Call Center Badan POM 1500 533

Website BPOM http://www.po,.go.id

Twitter : @bpom_ri

Facebook : bpom.official

Instagram : @bpom_ri


1,318 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

The Harvest Gold Chocolate Series (foto dokpri)

The Harvest Gold Chocolate Series (foto dokpri)

The Harvest. Sambut bulan suci ramadhan dan hari raya Iedul Fitri The Harvest Indonesia memperkenalkan serangkaian menu baru yang bertajuk Harvest Gold Chocolate series. Sesuai namanya, ini adalah seri cake berbahan dasar cokelat emas yang merupakan perpaduan cocoa solid premium dengan karamel dan susu yang membuat produk cokelat emas ini istimewa.

Seri cake ini sengaja diluncurkan menjelang Ramadhan guna memberikan pilihan bagi kaum muslim untuk memberikan sajian berbeda di bulan Ramadhan. Bagi kaum muslim di Indonesia bulan puasa memang identik dengan makanan atau penganan manis, utamanya saat berbuka puasa. Hidangan serba manis diperlukan untuk menggantikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa.

Peluncuran menu baru seri cokelat emas ini dilakukan pekan lalu di The Harvest Senopati, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dikemas dalam nuansa gold (emas) di hampir semua bagian store. Mulai dari mannequin (patung hidup) yang tubuhnya dibaluri warna emas, balon-balon, hingga hiasan yang terbuat dari cokelat berwarna emas.

Pemilihan gold chocolate (cokelat emas) sebagai sajian baru The Harvest karena emas identik dengan warna premium, yang memiliki citra eksklusif. Gold chocolate memiliki rasa karamel yang lebih kaya daripada rasa cokelat karamel yang biasa kita temukan di pasaran. Ini karena penggunaan bahan terbaik cokelat Belgia (Finest Belgian Chocolate) yang menghasilkan perpaduan rasa luar biasa.

Sanjeeva Gunawardena, President Director The Harvest Group (Foto dokpri)

Sanjeeva Gunawardena, President Director The Harvest Group (Foto dokpri)

Menurut Sanjeeva Gunawardena, President Director The Harvest Group , Gold series ini merupakan bagian dari upaya pihaknya menghadirkan lebih dari 30 cake dan pastry baru pada tahun 2018. “Gold Chocolate series merupakan salah satu kebanggaan yang dipersembahkan oleh para master chef The Harvest. Dan ini merupakan produk gold chocolate pertama eksklusif di Indonesia,” tambah Sanjeeva.

Sementara itu Robin Stanley, Head of Marketing The Harvest Group menambahkan, produk cake gold series ini merupakan kerjasama The Harvest dengan Callebaut, produsen cokelat ternama dari Belgia. “Produk Gold Chocolate series ini memang dipersiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan. Dan ini pasti memberikan pengalaman spesial penuh kejutan yang bisa menambah semarak hari raya Lebaran,” tambah Robin.

6 Jenis Produk Gold Chocolate

Seri Gold Chocolate yang diperkenalkan kepada media, blogger dan undangan VIP terdiri dari enam jenis cake. Rangkaian produk tersebut terdiri dari The Harvest Gold Opera, Magnifique (Gold Dates Cake), Gold Chocolate Bar, Gold Chocolate Macaroon, Gold Chocolate Praline dan Gold Chocolate Dates.

Masing-masing seri didesain dengan bentuk yang cantik dan unik di bawah supervisi chef Marike Van Beurden yang juga merupakan chef dari Callebaut.

Beberapa menu sempat saya coba, seperti Magnifique yang menurut saya rasanya unik karena memadukan cokelat emas, karamel, susu dan juga kurma. Perpaduan rasanya luar biasa, begitu menyentuh mulut terasa meleleh cokelatnya.

Atau jika suka dengan macaroon sepertinya anda mesti mencoba gold chocolate macaroon yang manisnya pas, dengan sensasi renyah di luar serta lembut di bagian dalam. Kejutan rasa akan anda dapatkan sejak gigitan pertama.

Oiya bagi teman-teman pembaca blog ini ada giveaway nih.

Caranya gampang kok :

  • Posting foto di Instagram kalian yang memperlihatkan ekspresimu bersama cokelat koin emas apapun tanpa nyebutin merek. 
  • Beri caption semenarik mungkin dengan menyertakan kata wajib gold chocolate dan The Harvest 
  • Jangan lupa follow dan mention IG @harvestcakes  serta @syaifuddin1969
  • Gunakan hastag wajib: #HereComesTheGold #TheHarvestCakes #AlwaysSurprising 
  • Deadline lomba sampai 30 Mei 2018, pengumuman pemenang awal Juni 2018.

Bagi pemenang yang beruntung akan mendapatkan voucher dari The Harvest Cake senilai 250 ribu rupiah untuk 1 pemenang yang berlaku hingga Januari 2019. Lumayan bisa untuk buka puasa atau jadi hantaran saat lebaran dengan produk Gold Chocolate dari The Harvest


1,825 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Go Food Festival 2018 (foto dokpri)

Go Food Festival 2018 (foto dokpri)

Go Food festival. Libur-libur seperti ini enaknya kulineran. Banyak tempat yang bisa dijadikan rujukan mencari kuliner pilihan di ibukota. Tapi jika ingin menikmati pengalaman berbeda kulineran di tempat terbuka, saya rekomendasikan tempat keren untuk kulineran bareng teman atau keluarga. Namanya Go Food Festival di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Lokasi tepatnya di seberang hotel Atlet Century, bersebelahan dengan mesjid besar di sekitar situ.

Tempatnya cozy, berada di bawah rerimbunan pohon, dengan tempat makan yang ditata sangat instragamable. Cocok bagi mereka yang ingin makan sambil membuat konten foto-foto keren.

Saya kemari saat pembukaan di hari Minggu (6 Mei 2018) dan masuk melalui pintu di depan hotel Century. Dari sisi ini kita akan bertemu dengan arena bermain anak, meja kursi tempat makan dan juga logo Gofood Festival berukuran besar.

Kabar baiknya festival ini bakal berlangsung setahun penuh!

Agak masuk ke dalam, aroma festival mulai terasa. Sebuah ruang dari tenda berukuran besar berdiri megah di tengah area. Tempat ini digunakan untuk konpers, hiburan musik dan tentunya tempat makan. Berbeda dengan yang di luar, tempat ini full AC.

No Cash, Gopay Only

Yang membedakan Go Food Festival dengan festival kuliner lainnya adalah semua transaksi pembelian makanan atau minuman di sini tidak menggunakan uang. Lho? Eits..jangan bingung. Maksudnya, semua transaksi pembelian makanan dan minuman di sini menggunakan uang elektronik Gopay.

Belum punya Gopay? Gampang, donlod aja di lokasi aplikasi Gojeknya. So kalau mau mengisi dompet Gopay mudah kok, ada beberapa booth yang bisa membantu pengunjung top up Gopay nya. Simpel kan.

Bagaimana cara belanjanya? Lagi-lagi semudah menjentikkan jari jemari. Pertama, datangi booth makanan favoritmu. Pilih makanan yang ingin disantap. Lihat daftar harga dan scan QR Code booth makanan tersebut. Ikuti saja petunjuk yang ada setelah itu. Kelar proses pembelian, tunjukkan notifikasi dari gawai kamu pada penjaga booth. Pesanan tinggal digarap. Mudah kan?

Makan Enak Dapat Hadiah 

Dan pesanan saya kemarin adalah Bebek hitam khas Bengkulu dari Bebek BKB alias Bebek Kepahiang Babase.

Berbeda dari bebek Madura yang selama ini sering saya konsumsi, bebek Bengkulu ini bumbunya tidak sepekat bebek Madura dalam hal kekuatan bumbunya. Bebek BKB ini lebih light. Kabar baiknya, bagi mereka yang tak suka pedas bebek BKB ini cocok jadi pilihan.

Daging bebeknya sendiri lembut di mulut, empuk sekali. Karena dimasak cukup lama membuat dagingnya mudah digigit. Rekomended lah. Lumayan jadi nambah referensi kuliner bebek di Jakarta.

Oiya, kulineran di Gofood Festival ini beda dari festival sejenis. Karena semua proses pembayaran tidak dilakukan dengan uang cash, namun menggunakan uang elektronika melalui Gopay.

Kamu tinggal datangi booth kuliner dan pilih menu favoritmu. Untuk membayar pesanan cukup tap barcode booth dengan gopay yang terdapat di aplikasi gojek. Cukup sekali sentuh dan pesanan bisa diproses. Oiya jangan lupa tunjukkan notifikasi pembayaran ke mas/ mbak petugas boothnya.

#segampangitu prosesnya. Gak butuh waktu lama.

Bagi pengunjung yang ingin mengisi dompet gopaynya penyelenggara juga menyediakan fasilitas top up gopay di sejumlah booth yang tersebar di area GBK.

Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan hadiah berupa saldo gopay 55 ribu rupiah seperti saya caranya gampang kok. Setelah belanja, tunjukkan history penggunaan gopaymu ke petugas Gojek. Ambil kupon undian dan jika beruntung saldo gopaymu akan bertambah di akhir periode promo Hari Kuliner Nasional nantinya.

4,455 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini