syaifuddin.com

Information

This article was written on 22 Jun 2013, and is filled under Blog, Event, media.

Current post is tagged

,

Liputan 6 dot com Masih Minim Interaksi

liput6Brand Liputan 6 adalah jaminan mutu untuk berita tv yang aktual, tajam dan terpercaya. Tapi itu dulu. Saat channel berita tv masih bisa dihitung dengan sebelah tangan. Kecepatan, kedalaman, dan keakuratan menjadi ciri khas berita yang dihasilkan kru Liputan 6 SCTV.

Setelah muncul channel khusus berita, pesona Liputan 6 perlahan memudar. Saya misalnya, tak lagi menjadikan Liputan 6 satu-satunya referensi karena ada pilihan lain yang lebih cepat, meski belum (tentu) terpercaya.

Lalu bagaimana dengan website berita terkini Liputan6.com, dulu saya punya ekspektasi situs ini bakal sedigdaya saudara tua program beritanya di televisi. Memang logikanya begitu, website bakal mengikuti program berita tv, sebab keberadaan website muncul belakangan setelah program Tv nya eksis terlebih dulu.

Ada beberapa hal yang menjadi catatan saya mengenai keberadaan situs Liputan6.com yang kini tampil dengan wajah baru.

1. Secara tampilan, sebenarnya Liputan6.com kini jauh lebih menarik dibanding dulu. Penggunaan gambar-gambar berukuran besar pada Berita Hari Ini benar-benar memanjakan mata. Begitu situs ini diklik, pandangan pertama langsung mengarah ke bagian kiri tengah. Penggunaan flashing gambar menurut saya sesuai dengan maksud ditampilkannya gambar berukuran besar tadi. Ini dimaksudkan untuk ‘merampok’ perhatian pengunjung.

2. Penempatan navigasi rubrik di bagian atas situs lumayan memudahkan pengunjung mencari menu pilihan. 12 menu yang ditampilkan cukup mewakili konten situs Liputan6.com saat ini. Ke depan menu bisa ditambah/dikurangi seiring traffic kunjungan maupun kebutuhan konten itu sendiri. Khusus untuk menu index, mestinya isi index disesuaikan dengan jumlah menu. Sehingga masing-masing menu terwakili dalam index, karena ini akan memudahkan bagi pengunjung.

3. Ada yang mengganggu soal Judul Berita. Judul kurang catchy, terlalu formal. Padahal ciri khas konten di internet adalah simpel. Judul yang kerap saya temukan terlalu panjang, tidak straight to the point. Contoh: Berpidato Pakai Bahasa Betawi, Jokowi: Karena Belum Pernah. Ini saya kutip dari Berita Terkini hari Sabtu 22 Juni 2013. Judulnya kepanjangan. Mestinya dipecah dua menggunakan anak judul.

4. Penggunaan font dalam judul maupun isi berita kurang enak dilihat. Secara size sudah cukup, tidak kekecilan seperti website berita tv sebelah. Namun soal pilihan font-nya menurut saya kurang pas. Kalau ada jenis font yang lebih enak dilihat sebaiknya diganti. Bagi netter, secara psikologis pemakaian font berpengaruh pada kenyamanan membaca. Jika font yang dipilih tidak cukup enak dilihat, ini bisa mengalihkan mereka pada situs lain.

5. Minim interaksi. Ini yang paling saya rasakan dari situs liputan6.com. Meski ada kolom komentar di bawah berita, entah kenapa tidak ada interaksi antara pengguna maupun dengan admin. Padahal kekuatan sebuah situs dibandingkan media mainstream adalah pada interaksi itu sendiri. Jika ini dimaintain dengan baik, traffic kunjungan ke situs berita terbaru Liputan6.com akan makin tinggi. Dan ini pastinya akan menguntungkan bagi brand Liputan6 sendiri.

6. Ada hal yang hilang dari situs ini. Dulu saat membuka Liputan6.com saya senang bisa membaca blog dari para jurnalisnya. Menurut saya itu bagian paling menarik, sebab saya bisa memperoleh insight mengenai suatu isu dari perspektif jurnalis SCTV. Dan itu yang membedakan situs ini dengan situs berita lainnya. Sayangnya kini sudah tak ada lagi. Kalau diadakan lagi dengan memberi ruang interaksi dengan publik, saya kira ini akan menjadi kekuatan dari situs Liputan6.com. Bentuknya mungkin bisa dibuat lebih cair. Atau bisa juga dibuat interaksi publik dengan presenter-presenter Liputan6 di sini.

Itu saja sedikit catatan saya mengenai situs Liputan6.com.

Salam eS-Ce-Te-Ve *jeremy tety mode on* 🙂


1,235 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

6 Comments

  1. sumberilmu
    1 Januari, 2016

    sekarang liputan6dotcom udah jauh beda loh. di alexa sudah bisa nyaingin kompas. mereka habis2an ngeluarin dana banyak untuk ngembangin bisnis online nya

    • syaifuddin sayuti
      1 Januari, 2016

      ini ditulis tahun 2013 mas, jadi banyak sekali perubahan saat ini. benar sekarang Liputan6.com makin keren

  2. duniaku
    7 Maret, 2015

    setuju q ma si mimin. mang krang itraksinya. klh jau ma pesaing yg laen

  3. sutopo
    14 Februari, 2014

    wah keren juga nih artikelnya mas..
    pengen coba ah ikutan menulis di liputan6 ..
    mkasih sharing informatinya mas..

  4. Jessie Cruz
    7 Juli, 2013

    Foto slider pada halaman utama atas terlalu besar. Ini tidak baik, karena membuat loading atau proses terbukanya situs liputan6.com menjadi lama. Meskipun secara uji kecepatan sudah nomor satu. Terlebih terdapat lima halaman yang bergantian secara otomatis. Baiknya lebih diperkecil lagi untuk ukuran foto dan video atau menggunakan script code jQuery yang lebih ringan lagi. Gambar atau foto yang berukuran besar juga terlalu lebar ketika dibuka menggunakan smartphone, sedikit mengganggu. Untuk judul berita yang ditanyangkan terlalu singkat hanya memuat isi judul dengan format font bold (tebal) berwarna biru. Akan lebih baik lagi jika disertakan juga deskripsi singkat maksimal tiga baris agar berita tersebut menarik pengunjung situs untuk membaca kelanjutan dari isi berita tersebut. Baiknya disediakan juga button pilihan bahasa asing misalnya bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di sisi kanan atas menu atau kanal berita. Tetapi bukan pengalihan menggunakan Google translator, karena hasil terjemahan Google translator belum maksimal atau masih kacau. Adapun fungsinya adalah ketika pembaca mengklik button bahasa Inggris maka semua teks atau isi berita berubah menjadi bahasa Inggris. Ini sangat penting, sehingga kedepannya tidak hanya pembaca dari dalam negeri saja namun sudah merambah ke luar negeri. Tetapi memang sedikit repot, karena pengelola situs atau administrator harus membuat data base dengan dua bahasa sekaligus yaitu bahasa Inggris dan Indonesia, tetapi jika dilakukan secara team maka akan mudah. Itu saja mungkin dari saya, salam blogger sekian dan terimakasih.

  5. gold price
    4 Juli, 2013

    Ketiga, Gambar Pendukung Berita Health Tentu tak salah, bila pada kanal ini terselip berita seputar reproduksi dan seks. Kedua tema ini memang menjadi bagian dari kesehatan. Hanya saja dalam hemat saya, gambar pendukung di kedua tema ini juga tak melulu harus menggambarkan interaksi antara dua orang berbeda jenis. Hal ini tentu mengingat bahwa pengunjung situs liputan6.com tak selamanya berasal dari kalangan dewasa. Akhirnya, saya berdoa semoga liputan6.com bisa terus eksis dan tambah baik dimasa mendatang. Semoga kegiatan citizen6 bisa terus dikembangkan. Serta kegiatan-kegiatan semacam SCTV Goes to campus bisa kian dikembangkan hingga ke berbagai penjuru negeri tercinta ini. Demikian, Salam hangat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: