Heboh keberadaan mantan bendahara umum partai Demokrat Nazarudin, bukan hanya membuat pening internal Demokrat saja. Pemerintah pun pusing lantaran perintah Presiden untuk menangkap Nazar hingga kini tak juga membuahkan hasil. Padahal Nazar sangat mudah dideteksi, karena sudah berkali-kali diwawancarai media. Bahkan terakhir Nazar menggelar video conference melalui Skype dengan blogger Iwan Piliang. Wawancara terakhir ini makin memperlihatkan ketidakmampuan aparat menangani seorang buronan sekelas Nazar.

Pantas saja dahulu saat teknologi informasi belum secanggih sekarang Edy Tanzil tak bisa dimonitor jejaknya. Negeri ini memang aneh, ada buronan yang jelas-jelas menampakkan batang hidungnya bernyanyi tiap hari, tapi polisi dan aparat hukum tak mampu menjangkaunya. Mungkin bukan tak mampu, lebih tepatnya tak mau.

Belum kelarnya keberadaan Nazar, beberapa hari lalu ada pernyataan seorang jaksa yang kontra produktif dengan kampanye pemberantasan korupsi. Kajati Kalimantan Timur Faried Harianto mengatakan, korupsi yang nilainya kecil-kecilan boleh-boleh saja. Ia bahkan mengimbau pejabat agar pintar-pintar “bermain” agar tidak ketahuan.

Lebih tepatnya begini dia ngomong,

“Pejabat harus pintar-pintar, jangan sampai ketahuan. Karena kalau ketahuan siapapun dihukum. Bukan membolehkan, tapi pintar-pintar”.

Halo Faried Harianto, siapapun anda, anda adalah pejabat publik. terlebih anda adalah seorang aparat hukum. Dengan pernyataan tadi anda sudah “mengedukasi” masyarakat, utamanya para pejabat untuk belajar korupsi. Sadarkah bahwa pernyataan anda memiliki dampak yang dahsyat. Pernyataan seorang jaksa senior, yang memiliki pekerjaan terkait persoalan pemberantasan korupsi tapi malah menyuruh korupsi.

So, jangan heran kalau banyak kasus korupsi di negeri ini tak pernah selesai. Uang negara digerogoti begitu rupa, masuk ke ranah hukum dan hanya dihukum ringan. Pelaku lenggang kangkung setelah mendekam di tahanan beberapa saat. Bahkan tak sedikit yang bebas karena salah atau lemahnya dakwaan.

Pantas!

1,437 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini