syaifuddin.com

Information

This article was written on 22 Apr 2013, and is filled under Event.

Current post is tagged

, ,

Jangan Gamang Menuju Asean Community 2015

Hermawan Kertajaya in action/ foto: SS

Hermawan Kertajaya in action/ foto: SS


Komunitas Asean atau lebih dikenal sebagai Asean Community kurang dari 2 tahun lagi bakal diresmikan. Apa dan mengapa mengenai rumah bersama warga di kawasan Asia Tenggara ini sudah kerap didengungkan, namun sosialisasinya tampaknya perlu terus digenjot. Setidaknya ini yang menjadi concern sejumlah pembicara dalam pre event Asian Blogger Festival Indonesia, sabtu lalu di Jakarta (20 April 2013).

Suhu marketing Hermawan Kertajaya yang menjadi salah satu pembicara misalnya, menengarai masih ada kegamangan banyak pihak mengenai gagasan Asean Community yang bakal diterapkan di tahun 2015. Kegamangan itu terlihat dari suara sumbang yang mengkhawatirkan dimana posisi Indonesia pada saat pemberlakuan rumah bersama Asean itu. Apakah benar kita akan bisa memainkan peran strategis, ataukah kita hanya (lagi-lagi) menjadi penonton di pojokan?

Padahal menurut Hermawan tak ada yang perlu ditakutkan dengan Asean Community, karena sesungguhnya Indonesia memiliki ‘modal’ yang cukup kokoh untuk bisa ‘bermain’. Sembari memaparkan sejumlah hasil riset yang dilakukan MarkPlus, Hermawan mengatakan Indonesia harus optimis dengan era baru Asean tersebut. Karena di negeri ini punya modal besar generasi baru yang bisa memainkan peran cukup signifikan di dunia yang tengah berubah ini.

Hermawan menyebut Youth, women, and netizen sebagai 3 pilar perubahan di masa depan, khususnya di era baru Asean Community nantinya. Saat ini bertumbuhnya kalangan kelas menengah banyak disokong oleh mereka yang berusia muda, perempuan dan yang sangat peduli pada dunia maya. Perubahan cepat yang terjadi secara sosial ekonomi juga banyak disokong ketiga pilar tersebut. Seperti di bidang Usaha Kecil Menengah, perempuan termasuk kalangan yang tangguh dalam wirausaha.

Sehingga jika sebelumnya youth, women, dan netizen menjadi minoritas, kini seiring berkembangnya media sosial, ketiga pilar itu menjadi mayoritas.
Mereka membawa dampak positif bagi perkembangan demokrasi secara keseluruhan.

Ia juga meminta blogger dan para penggiat dunia maya untuk lebih aktif lagi mensosialisasikan keberadaan Asean Community. Karena Hermawan melihat posisi blogger lah yang paling memungkinkan masuk ke segala kalangan tanpa birokrasi. Blogger bisa masuk dengan pesan-pesan membangun yang positif agar Indonesia bisa memainkan peran strategisnya.

Blogger Indonesia menurut Hermawan adalah blogger yang jauh lebih beruntung dibandinkan blogger dari negara Asean lainnya. Karena iklim demokrasi yang ada di Indonesia memberinya kesempatan jauh lebih luas dan bebas menyuarakan pendapat. Ini berbeda dari negeri tetangga yang masih memagari kegiatan dunia maya.

Oleh karena itu Hermawan meminta tak perlu gamang menghadapi Asean Community karena bakal banyak keuntungan yang bakal didapat Indonesia. Lebih baik mengeliminir energi negatif dan memaksimalkan energi positif menuju era 2015 mendatang.

Pra event Asean Blogger Festival ini diikuti para blogger yang datang dari berbagai komunitas dan kota. Sementara menurut rencana ABFI akan digelar medio Mei di kota Solo, Jawa Tengah, yang akan diikuti oleh blogger dari sejumlah negara Asean.

1,805 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

5 Comments

  1. Tania G. Duffy
    17 Mei, 2013

    Place harus dipakai untuk A place, virtual or real one, should activate the community. Makin sering tempat Anda mengadakan aktivitas, semakin bagus. Sedang promotion jelas akan ditolak pada 2020 dan harus diganti dengan A fair conversation! Selling harus juga berubah jadi A fair commercialisation yang win-win untuk kedua belah pihak.

  2. chandra iman
    15 Mei, 2013

    yup setuju, blogger kudu berperan aktif untuk melakukan sosialisasi mengenai Asean Community 2015 🙂
    Saya yakin Indonesia bisa!

  3. Dwi Wahyudi
    7 Mei, 2013

    Setiap perubahan pasti akan membawa dampak positif maupun negatif, sekarang semuanya kembali kepada diri sendiri bagaimana menghadapi perubahan itu. Setidaknya sudah jauh-jauh hari kita tahu bahwa konsep Asean Community akan dilaksakana. So, don’t think anymore. Just prepare Yourself from now… 🙂

  4. Bruce Scott
    6 Mei, 2013

    Tak ada satupun tempat rekreasi yang mampu menandingi keberagaman koleksi Taman Mini . Disini selain anjungan semua propinsi di tanah air, kita juga bisa temukan keong Emas yang merupakan teater Imax pertama di Indonesia, danau archipelago yang berisi replika pulau-pulau di indonesia, hingga aneka museum yang tersebar di seantero taman mini .

  5. Amril TG
    4 Mei, 2013

    Juri mampir ya mas 🙂 Semoga sukses !

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: