Hari ini konon kabarnya adalah Hari Blogger Nasional di Indonesia. Tak ada keriaan yang berarti seperti sekian tahun silam saat ada Pesta Blogger atau acara onOFF yang merupakan kepanjangan dari Pesta Blogger. Saat itu blog dan blogger memang tengah hype, sehingga perlu dirayakan dengan menggelar aneka kegiatan. Mulai dari ngumpulin banyak blogger dalam satu forum seperti Pesta Blogger hingga kegiatan semacam kemah blogger dan sejenisnya.

Pertanda apakah gerangan ini?

Benarkah blog sudah mulai ditinggalkan bahkan sudah dianggap basi oleh generasi kini? Ataukah dianggap kegiatan yang terlalu serius, di tengah suasana yang sangat tidak serius belakangan ini?

Bisa yey bisa ney.

Ngeblog mungkin kini jadi tak menarik bagi generasi visual yang diwakili millenials. Mereka punya cara sendiri untuk eksis sebagai content creator. Youtube, Instagram adalah media yang dekat dengan mereka. Di youtube mereka bisa berkreasi dengan bebas melalui gambar (visual) bergerak. Cara mereka menulis tak lagi berbentuk kata-kata dalam sebuah blog, tapi menjadi Vlog yang lebih memungkinkan munculnya visual menarik dengan editing yang ciamik.

Terkait Hari Blogger Nasional, saya tak ingin menyalahkan makin tak menariknya kegiatan Ngeblog bagi anak sekarang. Menulis saya rasa tetap bakal eksis sampai kapanpun. Bukankah sejak lama sebelum munculnya era digital banyak yang skeptis memandang kegiatan menulis tak akan lagi menarik. Bahkan ada yang meramalkan bakal ditinggalkan. Tapi apa yang terjadi kemudian, hingga detik ini manusia masih tetap menulis, meski tak lagi menggunakan pena, karena sudah ada bentuk baru seperti gadget.

So, mari berkonten terus sebisa kita, karena NgeBlog sampai kapanpun akan tetap aktual. Trust me, it works!