syaifuddin.com

Information

This article was written on 19 Jan 2009, and is filled under opini.

Current post is tagged

Duh Jakarta!

Bangun pagi udara dingin bener, bukan hanya karena AC, tapi ternyata di luaran juga hujan. Pinginnya sih narik selimut lanjut tidur. Berhubung selimut ‘hidupnya’ dah bangun duluan, yo wis jadi ikut bangun.

Usai subuhan baca pesan Bayu si bos londry. Katanya, semoga hari ini bensin gak langka. Lho? Ada apa? Bukannya tradisi sejak harga BBM turun, SPBU pada malas buka?

Ternyata bukan itu, depo BBM milik Pertamina di Plumpang terbakar semalam. Halah kok bisa!

Kebakaran memang tak pandang bulu. Bulu siapapun bisa terbakar. Jika sebelumnya kos-kosan yang membakar 8 nyawa, kini giliran bulunya juragan minyak negeri ini, Pertamina. Yang saya heran, kok instalasi sepenting itu tak punya proteksi kebakaran yang memadai? Karena bukan sekali depo Plumpang kena musibah.

Makanya kemudian banyak yang mengaitkannya dengan serangan teroris segala. Apalagi sebelumnya depo ini sempat menjadi target kelompok teroris Banten. Wow, sarana vital begitu mudah menjadi sasaran tangan usil.

Mudah-mudahan kekhawatiran Bayu teman saya itu gak terjadi. Apalagi pertamina sudah woro-woro tak akan ada problem terkait pasokan BBM ke publik. Semoga bukan omong kosong!!

Selain soal kebakaran, jakarta hari ini masih banjir di beberapa lokasi. Hmm… Masalah lama yang tak pernah selesai. Kemana ya si “ahli” itu? Dulu saat pilkada dengan bangganya bilang “sayalah orang yang ahli.” Sekarang? Yuk mari…

1,501 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

2 Comments

  1. syaifuddin
    20 Januari, 2009

    pak kusumah wijaya,
    mungkin itu tabiat pemimpin di republik ini. lupa akan janjinya sendiri.
    tapi saya sependapat, karena sudah terpilih lebih baik kita kawal terus agar bang kumis lebih kuat.

  2. kusumah wijaya
    20 Januari, 2009

    Itulah manusia. Terkadang lupa akan janjinya. Kita doakan beliau menjalankan amanah ini dengan baik. Jakarta adalah miliki kita semua. Kita tak ingin Jakarta dipimpin oleh orang yang lemah. Ayo bangkit wahai pemimpinku!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: