syaifuddin.com

Catatan, Perjalanan & Ingatan

Category

TV

Pengalaman Jadi Narsum di Metro TV

Jadi narasumber sebuah program berita di televisi tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Selain karena merasa belum pantas menyandang kepakaran dalam bidang apapun itu, saya merasa di depan layar bukan dunia saya. Meski sebelumnya sangat dekat dengan dunia broadcasting lantaran pernah… Continue Reading →

709 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Personel AKB48 Memang Aduhai!

[caption id="attachment_3896" align="aligncenter" width="300"]Personel AKB48 Berhasil Memegang Capung (screenshoot by Syaifuddin) Personel AKB48 Berhasil Memegang Capung (screenshoot by Syaifuddin)[/caption] Belajar ilmu alam atau yang dikenal sebagai sains menurut sebagian orang susah-susah gampang. Banyak istilah asing yang mesti diingat dan umumnya istilah tersebut rumit untuk dicerna. Dan sebagian besar orang beranggapan belajar itu ya di bangku sekolahan, duduk manis di ruang kelas, dengarkan semua petuah bapak-ibu guru. Tapi itu paradigma lama mengenai belajar. Ingin tahu bagaimana "cara" belajar yang lain? Coba luangkan waktu anda untuk menonton tayangan AKB48 Ne Mousu TV di channel WAKUWAKU Japan. Jangan berasumsi terlebih dulu. Ah, apa menariknya melihat anggota girls band Jepang dalam sebuah reality show? Paling-paling kita akan disuguhkan adegan-adegan konyol, tangisan ataupun lelucon yang garing. Salah, jika anda beranggapan demikian. Pekan lalu (21/5) saya sempat menyaksikan satu episode tayangan ini dan anggapan saya tentang girls band ini tidak selamanya benar. Mereka adalah pribadi-pribadi yang menarik, yang tidak sekedar menjual keartisannya dalam tayangan ini. Mereka tidak tampil sok kece atau sok bisa menyanyi agar cap sebagai anggota girls band top tetap melekat pada nama mereka. Episode ini menceritakan dua kelompok girls band AKB48 yang diberi tantangan untuk mengikuti ujian serangga. Ini adalah semacam tantangan bagi kedua kelompok untuk melakukan pengamatan beragam serangga. Tidak hanya di kelas atau laboratorium, namun juga ke habitat asli serangga di sawah atau ladang. Tim Kasai misalnya, diberikan daftar tugas untuk mengamati serangga tertentu. Mereka harus bisa mengidentifikasi di mana tempat serangga tersebut berkumpul. [caption id="attachment_3900" align="aligncenter" width="300"]AKB48 Finding Insect (screenshoot by Syaifuddin) AKB48 Finding Insect (screenshoot by Syaifuddin)[/caption] Tim ini diberi tugas menangkap kumbang dengan menjebaknya menggunakan buah-buahan. Setelah itu mereka harus mengidentifikasi jenis kelamin serangga. Sulit? Tentunya. Namun tim ini didampingi seorang guru yang menjelaskan secara gamblang mengenai serangga dari sisi ilmu. Dijamin mereka tak akan tersesat. Di tempat terpisah, Tim lainnya yakni Kashiwagi dapat tugas berbeda. Mereka mesti mencari capung di persawahan. Sebuah tugas yang cukup sulit bagi personil AKB48 yang terbiasa tinggal di perkotaan. Namun berkat pendampingan dari guru, mereka yang semula takut terhadap capung, lama kelamaan berani memegang dan mengambil fotonya. Di sini mereka juga diminta mengamati proses tumbuh kembang larva capung. Tim yang sama juga diajak ke danau untuk diajari mendeteksi serangga dari baunya. Sebelum terjun langsung ke danau, mereka dibekali teori singkat dari para pendamping. Teater dan Ujian Serangga Setelah tantangan masing-masing kelompok selesai, kedua kelompok pun dipertemukan. Kali ini mereka diminta mendeskripsikan seperti apa serangga yang mereka dapatkan melalui peragaan olah tubuh. Segmen ini diberi nama pertunjukan teater serangga. Di sini aneka gaya personel AKB48 membuat penonton tersenyum. [caption id="attachment_3897" align="aligncenter" width="300"]Memperagakan Gerakan Serangga (screenshoot by Syaifuddin) Memperagakan Gerakan Serangga (screenshoot by Syaifuddin)[/caption] Dengan segala cara mereka berperan seolah sebagai serangga. Ada yang memonyongkan mulutnya demi terlihat mirip dengan wajah kumbang. Ada pula yang sampai jungkir balik menirukan gaya capung. Mereka tak terlihat jaga image alias jaim. Mereka melakukan semua tantangan dengan natural. Dan yang paling menarik dari tayangan ini ada di bagian ending. Kedua kelompok kemudian masuk kelas lagi dan menghadapi ujian serangga. Mereka diuji dengan pertanyaan tentang serangga yang mereka pelajari langsung di habitat hidupnya. Pertanyaannya tak sulit, mereka hanya diminta mengidentifikasi kelamin serangga, menggambar larva dan tubuh serangga. Dari hasil tes menunjukkan 3 dari 6 orang personil AKB48 dinyatakan lulus karena memiliki nilai rata-rata yang cukup tinggi dibandingkan yang lain. Good Concept, Good Presentation Secara keseluruhan tayangan ini merupakan program acara yang mendidik. Saya acungkan jempol bagi konseptor acaranya. Mereka tidak membuat personil AKB48 sebagai pribadi yang istimewa dalam tayangan ini. Mereka hanya mewakili anak muda Jepang yang memiliki rasa ingin tahu untuk belajar mengenai serangga. [caption id="attachment_3898" align="aligncenter" width="300"]Ujian Serangga nan Mendebarkan (screenshoot by Syaifuddin) Ujian Serangga nan Mendebarkan (screenshoot by Syaifuddin)[/caption] Inilah bedanya tayangan reality show di negeri kita dengan di Jepang. Di sini kita kerap mengekploitir kengerian, kejijikan orang terhadap hewan dengan mengatasnamakan pada raihan rating/share. Sebaliknya, tayangan ini mencoba menampilkan sisi lain dari selebriti yang juga mempunyai hasrat besar untuk tetap belajar kehidupan. Para personil AKB48 berakting seperti apa adanya, natural dan tidak dilebih-lebihkan. Tayangan ini menurut saya sarat akan edukasi dan memberikan pengetahuan populer bagi penonton yang awam. Lewat tayangan ini bolehlah saya katakan jika personil AKB48 memang aduhai...otaknya. berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN[7]

Belajar ilmu alam atau yang dikenal sebagai sains menurut sebagian orang susah-susah gampang. Banyak istilah asing yang mesti diingat dan umumnya istilah tersebut rumit untuk dicerna. Dan sebagian besar orang beranggapan belajar itu ya di bangku sekolahan, duduk manis di… Continue Reading →

624 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Wakuwaku Japan : Indahnya Persaudaraan Jepang – Pulau Tsis

Ini adalah review program TV WAKUWAKU JAPAN “Discover the Life” yang menurut saya paling emosional. Dalam program yang ditayangkan 11 Mei 2014 tergambar pertemuan budaya yang sarat makna, di mana budaya maju yang diwakili Jepang bersentuhan dengan budaya tradisional yang… Continue Reading →

504 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

WAKUWAKU JAPAN : Mengenal Manusia dan Kehidupan Lewat Life

Bagi mereka yang senang dengan tayangan bernilai budaya, WAKUWAKU JAPAN memang tempat paling cocok dijadikan rujukan. Acara-acaranya memang berbeda dari sajian stasiun TV lokal maupun tv kabel dari negara barat. Selalu menghadirkan topik terpilih, memberikan inspirasi dan perenungan. Salah satu… Continue Reading →

382 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

WAKUWAKU JAPAN : Menonton Keluguan Personil AKB48

Apa ekspektasi orang manakala menyaksikan program reality show di televisi? Saya rasa para pecinta hiburan di televisi umumnya punya ekspektasi masing-masing saat melihat program bergenre reality show. Ada program menginap bareng dalam sebuah rumah seperti Penghuni Terakhir di anteve, atau… Continue Reading →

730 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Melihat Jepang dari WAKUWAKU JAPAN

Sejak 22 Februari 2014 silam pemirsa TV Indonesia bisa menikmati tayangan televisi asal Jepang WAKUWAKU JAPAN tv. Dan sejak on air di channel 168 Indovision saya dan keluarga pun langsung jatuh cinta. Channel ini menyajikan segala hal tentang Jepang dengan… Continue Reading →

505 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Ketika Breaking News Tak Bernyawa

Penyamaran nama dan penyembunyian informasi latar belakang Akil Mochtar dan Chairun Nisa akhirnya dapat diketahui publik karena ada embel-embel “Golkar”nya.

483 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

© 2017 syaifuddin.com — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑