BCA Expoversary Gate (foto dokpri)

Awal bulan Februari, tepatnya tanggal 10 Februari, saya sempat berkunjung ke sebuah perhelatan yang digelar di ICE BSD City, bernama BCA Expoversary. Dari namanya saja bisa ditebak ini merupakan gelaran acara pameran yang dikaitkan dengan ulang tahun Bank Swasta paling luas jaringannya di Indonesia ini.

Yup, tahun ini adalah tahun ke-61 Bank BCA hadir di Indonesia.

Saya ke Expoversary ini karena sedang berburu informasi seputar Kredit Kendaraan Bermotor. Selama ini saat beli kendaraan saya dan istri belum pernah sekalipun memanfaatkan fasilitas kredit bank. Banyak ketakutan dan keraguan saat berencana mengambil kredit.

Senyuman Maskot KKB BCA (foto dokpri)

Kebetulan tahun ini kami memang berencana mengganti mobil dengan yang baru. Dan sepertinya kredit adalah salah satu opsi yang bisa kami pilih. Kepikiran untuk kredit karena sebelumnya kami berhasil melunasi kredit rumah beberapa tahun silam.

Wah kebetulan nih ada BCA Expoversary. Karena di acara yang digelar selama 3 hari tanggal 9-11 Februari 2018 memberikan bunga spesial. Petugas di booth KKB BCA menjelaskan, bunga spesial 3.61% berlaku bagi tenor kredit 2 dan 3 tahun. Kabar baiknya, bunga spesail tak hanya berlaku selama Expoversary saja. Karena bunga khusus ulang tahun BCA ini berlaku hingga 30 Maret 2018.

Firdaus, seorang pengunjung yang saya temui di ICE BSD mengaku sengaja jauh-jauh datang ke BCA Expoversary karena ingin mendapatkan bunga spesial tersebut. “Saya tinggal di Bekasi, dan menempuh jarak yang lumayan jauh karena ingin memperoleh bunga khusus tersebut,” ujar Firdaus yang datang ke arena pameran bersama keluarganya.

Digital Banking Solution (foto dokpri)

Tak hanya Firdaus yang hadir di expoversary di booth KKB BCA di hari kedua pameran. Saya lihat makin siang jumlah pengunjung makin menyemut di booth ini. Memang selintas booth KKB paling ramai dikunjungi, setidaknya jika dibandingkan dengan booth properti atau yang lainnya.

Selain booth KKB BCA, antusiasme pengunjung juga menyebar di sejumlah booth otomotif, yang kebetulan melingkar di sekitar booth KKB BCA. Stand Daihatsu dan Mitsubishi misalnya, diserbu pengunjung yang penasaran dengan produk-produk otomotif terbarunya.

Salah satu stand otomotif di BCA Expoversary (foto dokpri)

Jika pengunjung akhirnya sepakat membeli kendaraan, sejumlah petugas KKB BCA sudah berada tak jauh berdiri dari calon pelanggan. Mereka lalu menawarkan  pembiayaan kredit menggunakan KKB BCA yang sedang memberikan bunga spesial.

Serba 61  

Selain Booth KKB BCA, Expoversary juga diisi dengan lembaga pembiayaan lainnya seperti KPR atau kredit pemilikan rumah,  kredit sepeda motor (KSM) hingga BCA Digital Banking.

Selain itu, Expoversary juga diisi pameran aneka produk terbaru di bidang properti, otomotif, fashion, gadget, travel, ecommerce, hingga food and beverages dari berbagai brand.

Yang unik dari ajang ini adalah adanya diskon atau potongan harga dari sejumlah brand dengan nilai diskon mencapai 61%. Angka 61 merupakan jumlah tahun kelahiran Bank BCA.

Dalam siaran persnya, Mira Wibowo, Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA mengaku senang dengan gelaran BCA Expoversary tahun ini. “Gelaran BCA Expoversary ini kami harapkan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya bagi nasabah setia, tetapi juga masyarakat luas yang berpartisipasi. Memasuki usia ke-61 tahun ini, kami berharap BCA dapat semakin mantap meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan dan keamanan nasabah.”

Secara keseluruhan gelaran BCA Expoversary 2018 menurut saya sukses. Ini bisa dilihat dari jumlah peserta pameran yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Misalnya di bidang properti, sebelumnya hanya diikuti satu pengembang. Tahun ini selain SinarMas Land , hadir juga sejumlah pengembang kakap seperti Ciputra, Sumarecon, Jaya Property serta Alam Sutera.

Sementara catatan pengunjung menurut panitia, hingga hari kedua pameran dikunjungi lebih dari 24 ribu pengunjung.

Dari nilai transaksi yang tercatat pun tahun ini mengalami kenaikan. Misalnya KKB BCA tercatat menghasilkan lebih dari 1.700 unit yang terjual dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp700 miliar. Jumlah unit kendaraan bermotor yang berhasil dijual naik dari 1.200 unit di gelaran yang sama tahun lalu. KPR BCA malah mencatatkan nilai transaksi yang fantastis, tembus Rp.1 Trilyun lewat traksaksi penjualan 400 unit properti.

5,568 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

DiscoveryAncol.jpg

Discovery Ancol. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Ada yang senang menyendiri sambil berefleksi, menghitung langkah yang sudah dibuat selama setahun terakhir sambil membuat perencanaan dan strategi menghadapi tahun yang baru.

Ada pula yang memilih berkumpul dengan keluarga di rumah, barbeque-an di halaman sambil bercengkrama bersama anggota keluarga. Beberapa keluarga bahkan menyiapkan kembang api sendiri yang dinyalakan pas pergantian tahun tepat pukul 24.00.

Sementara bagi yang senang mencari hiburan, Jakarta memberikan banyak alternatif tempat dan jenis hiburan yang bisa disesuaikan dengan bujet.

Hotel Discovery Ancol Jakarta misalnya, bakal mempersembahkan hiburan yang berbeda dengan tema Tropical Fruit Extravaganza. Malam Old & New di sini bakal menghadirkan sajian utama dari artis dangdut terkenal Nassar KDI.

Saat menggelar jumpa media, pihak Discovery yakin sajiannya yang kedua tahun ini bakal sold out. Apalagi konsep acara yang mereka tawarkan sangat berbeda dengan yang ditampilkan di tempat hiburan lainnya. Sebelumnya saat menggelar perayaan tahun baru 2015 lalu, Discovery Ancol menghadirkan artis-artis papan atas di bawah Managemen Republik Cinta yang dimiliki musisi Ahmad Dhani.

Nassar KDI Siap Tampil di Discovery Ancol (foto dokpri)

Nassar KDI Siap Tampil di Discovery Ancol (foto dokpri)

Konsep buah tropis dipilih manajemen Discovery karena ingin menularkan spirit buah-buahan tropis yang pernah diusung dalam gelaran Milan Expo 2015, di mana Artha Graha menjadi pelaksana kegiatan tersebut. Menyesuaikan tema besar buah-buahan tropis, nantinya dekorasi lobby hingga ballroom hotel akan disulap bernuansa buah-buahan.

Nassar selaku artis utama sendiri berjanji bakal mempersembahkan sajian spektakuler sesuai tema yang ditetapkan Discovery. “Saya akan buat penampilan nanti berbeda dari yang pernah ada. Salah satunya dandanan saya akan disesuaikan dengan buah-buahan tropis,” jelas Nassar soal penampilannya nanti. Nassar sendiri enggan memaparkan penampilannya lebih detil. “Gak kejutan dong kalau sudah dipaparkan sebelumnya,” tegas Nassar.

Tidak hanya Nassar yang bakal perform di sini. Ada juga penampilan grup komedi the mister, live band, atraktif MC, aneka games serta lomba karaoke. Selain itu ragam hadiah juga bakal didapat pengunjung, mulai dari voucher menginap, tabungan, Iphone, sepeda motor hingga Grand Prize mobil Avanza Veloz.

Hotel Discovery Ancol
Jl. Lodan Timur No. 7, Ancol Taman Impian
Jakarta Utara 14430
Tel: (62-21) 293 77 777

1,586 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Penullis di depan Kantor Kudo Bandung (foto dokpti)

Penullis di depan Kantor Kudo Bandung (foto dokpri)

Kelas Blogger. Dalam kondisi badan lelah lantaran kurang tidur, saya bersama beberapa kawan Kelas Blogger dari Jakarta hari Jum’at (18 Des’15) menyambangi kota Bandung. Saya dan kang Arul menjadi pembicara dalam sesi ketiga setelah 2 sesi sebelumnya digelar di Jakarta.

Seperti kelas pertama, kali ini Kelas Blogger kembali mendapat support dari KUDO Indonesia.

Kantor cabang KUDO di jalan Setiabudi, Bandung siang itu sudah riuh oleh beberapa blogger yang hadir. Wah, keren juga mereka on time. Malah banyak yang sudah hadir sejam sebelum acara berlangsung.

Saya mendapat giliran pertama memberikan materi mengenai membuat reportase ala blogger. Topik yang mungkin sudah kerap dikupas di berbagai forum, namun selalu aktual karena penyampainya berbeda-beda.

Sebagai mantan jurnalis tv, saya banyak menyampaikan sudut pandang saya yang lebih banyak bersentuhan dengan media elektronik. Meski pada dasarnya reportase di semua media arus utama (mainstream) bentuknya serupa, namun sesungguhnya tiap platform media memiliki keunggulan masing-masing.

Radio dan tv dengan segala kelebihan dan kekurangannya punya kekuatan dalam hal laporan (reportase) pandangan mata melalui suara dan gambar. Sementara koran atau majalah punya kekuatan dalam hal penceritaan yang jauh lebih detil.

Lalu, bagaimana dengan blogger? Reportase ala blogger menurut saya bisa mengadopsi apa yang diterapkan di dunia jurnalistik yang memegang teguh penggunaan formula 5 W+1H. Yang membedakan reportase jurnalis dengan blogger adalah ada pada sudut pandang.

Di dunia jurnalistik haram hukumnya menggunakan sudut pandang penulis (wartawannya). Sebaliknya di dunia blogging malah sebaliknya. Blogger mesti bisa memberikan sudut pandang ala dirinya. Sehingga tulisannya bisa memberi warna tersendiri, memiliki differensiasi.

Ingin Jadi Sahabat Blogger

Kelar sesi yang saya bawakan, kemudian tampil si ganteng Hendra Kwik, Bussiness Development Kudo Indonesia. Berbeda dengan saya yang memaparkan hal-hal seputar dunia blogging, Hendra yang lulusan ITB itu menjelaskan dan memperkenalkan KUDO kepada blogger Bandung.

Hendra menjelaskan mengenai apa itu Kudo dan bagaimana cara kerja (mekanisme) bisnis Kudo. Menurut Hendra, berbisnis dengan Kudo ibarat memiliki toko yang bisa dijinjing kemanapun kita pergi.

“Kudo memberikan peluang penghasilan tambahan bagi siapapun. Bila anda ibu rumah tangga, mahasiswa, pekerja kantoran sekalipun bisa menjadi agent Kudo,” papar Hendra.

Saat menjelaskan apa itu Kudo dan seperti apa peluangnya, Hendra selalu ditemani tablet di genggaman. Tablet yang dipegang oleh Hendra memang bukan gadget biasa. Semua transaksi dan penawaran barang ada di dalam tablet.

Blogger yang hadir di Kelas Blogger ini cukup antusias mendengarkan paparan mas Hendra. Sesekali para blogger menyela paparan mas Hendra untuk bertanya. Pertanyaan demi pertanyaan diladeni Hendra dengan taktis.

Hendra juga menegaskan ke depan akan banyak kegiatan bareng blogger untuk lebih mengenalkan Kudo kepada masyarakat. Sebagai pendatang baru, Kudo membutuhkan blogger yang ingin dijadikan sebagai sahabat.

Menggalau bersama Dosen galau

Sesi terakhir diisi blogger yang mempopulerkan istilah blogger ‘mualaf’, blogger remahan rengginang yakni Kang Arul . Dosen yang juga lulusan S3 Komunikasi UGM Jogjakarta ini banyak memberikan tips praktis untuk membuat kegiatan blogging menjadi menyenangkan sekaligus menghasilkan.

Menurut kang Arul, jadi blogger harus unik, punya branding yang tidak sama dengan yang lain. Sehingga apapun yang ditulisnya memberikan sesuatu kepada pembacanya.

Ada hal penting lainnya yang ditekankan Kang Arul, bahwa menjadi blogger semata-mata adalah berbagi melalui tulisan. “Jangan jadi blogger kalau hanya ingin mendapat uang,” ujar mantan jurnalis cetak ternama yang juga aktivis Komunitas Blogger Laki (Kobel). Reward dalam bentuk apapun itu akan mengikuti seorang blogger seiring jejaknya di dunia perblogging-an.

Kang Arul berpesan, jangan pernah jadi blogger yang biasa-biasa saja. Karena di luaran banyak bertebaran blogger dengan cap demikian. Jadilah blogger yang punya kekhasan, sehingga banyak pihak (brand) yang langsung tahu siapa anda dan masuk kategori blogger yang mana dalam hal minat (passion) tulisan.

Kelas blogger selain diisi paparan materi juga diselingi lomba live tweet serta lomba blog bagi semua peserta yang hadir. Satu hal yang luar biasa dari kegiatan ini adalah militansi blogger Bandung. Meski jumlahnya tak banyak namun ternyata blogger Bandung membuktikan sangat ‘ceriwis’ di dunia maya. Hanya dalam tempo setengah jam jagat twitter diguncang dengan tagar #KelasBlogger dan #KudoBox di jajaran trending topic.

Warbiasakkk.

Postingan soal Kudo yang lain:

Mudahnya transaksi di Kudo

Yuk Berburu Diskon di Harbolnas

Kudo minimarket segede tablet

2,485 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Slank Hangatkan Sore Mandiri Karnaval (foto dokpri)

Slank Hangatkan Sore Mandiri Karnaval (foto dokpri)

Mandiri Karnaval 2015. Semarak, itu adalah kesan saya menyaksikan event tahunan Mandiri Karnaval 2015 yang digelar Bank Mandiri di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Selama dua hari, 24 dan 25 Oktober 2015, kegiatan ini mampu menyedot animo ribuan warga Jakarta.

Jika biasanya saya hadir di sebuah event hanya sebagai pengunjung biasa, kali ini saya dan 16 orang Netizen didapuk sebagai Socmed Agent yang bertugas meramaikan event ini secara daring. Tentunya dengan aneka postingan, cuitan, foto maupun reportase video.  Jangan heran dengan angka yang serba 17. Karena ini merupakan perhelatan perayaan HUT Bank Mandiri ke-17, segalanya serba seventeen. Ada 17 kuliner, 17 food truck, 17 performer terkenal serta tentu saja 17 socmed agent yang kece-kece.

17 Performer: Lintas Genre, Lintas Generasi

Kesemarakan sudah terlihat sejak hari pertama. Sejak pintu masuk dibuka pukul 14.00 pengunjung terus bertambah. Rupanya kehadiran grup musik NTRL, Slank, Maliq & D’Essentials serta Noah menjadi magnet yang membuat warga Jakarta berduyun-duyun kemari.

Slank membawakan sejumlah hits seperti “I need U but I Hate U” hingga “Kamu Harus Pulang” yang membuat seisi Parkir Timur Senayan karaoke berjamaah. Slank juga sempat membuat mash up sejumlah hitsnya dengan lagu perjuangan macam “Maju Tak Gentar”.

Penampilan Maliq & D’Essentials makin membuat pengunjung terutama yang berpasangan sing along dengan lagu-lagu hits seperti “Setapak Sriwedari”, “Semesta” hingga “Dia” yang selalu jadi lagu wajib Maliq di hampir semua performancenya.

Grup NOAH menjadi penutup yang sempurna di hari pertama. Grup yang digawangi Ariel ini rupanya membuat pengunjung rela menghabiskan malam Minggunya di Mandiri Karnaval dengan lagu-lagu hitsnya.

 

Di hari kedua, panggung utama mulai diramaikan Teamlo, Adera serta Titik Puspa. Adera berhasil membuat cewek-cewek penggemarnya ‘meleleh’ dengan sejumlah lagunya yang melow-melow galau.

Agak sore giliran Teza Sumendra on stage. Penyanyi jebolan Indonesian Idol ini memang bak magnet yang mampu menghipnotis penggemarnya. Bukan hanya suaranya Teza ternyata juga piawai nge-dance yang membuat penampilannya ‘rancak’.

Nidji kemudian tampil menghangatkan panggung utama dengan Laskar Pelangi yang sepertinya jadi ‘trade mark’ di manapun Nidji perform.

Dan bintang paling ditunggu di hajatan Mandiri Karnaval adalah band asal Yogyakarta, Sheila on 7. Band yang sudah cukup lama malang melintang di dunia musik Indonesia ini  mampu memuaskan dahaga ribuan pecintanya yang memenuhi  Parkir Timur Senayan.

Makan Enak di 17 Kuliner dan Foodtruck

Untuk urusan perut, Mandiri Karnaval adalah jagonya. Selama ini gelaran acara ini memang kental dengan festival kuliner. Banyak pengunjung yang sengaja hadir untuk  berkuliner ria.

Kali ini gelaran festival ‘perut’ ini lebih beragam sajiannya. Mulai dari yang tradisional dan melegenda seperti sate Padang Ajo Ramon, nasi goreng Kebon Sirih, Pempek Lily, hingga es sekoteng Pa Oyen ada di sini.

Bagi yang suka rasa internasionale ada 17 foodtruck yang ikutan di ajang ini. Meski tak semuanya menyajikan masakan impor, beberapa diantaranya memang dikenal karena hidangan internasionalnya. Misalnya Loco Mama (masakan Mexico), Sahara (sajian timur tengah) hingga Jakarta Food Truck (western food). Pokoknya dari timur ke barat gabung jadi satu di ajang ini.

Untuk menikmati sajian kuliner semua pengunjung tidak diperkenankan melakukan transaksi pembayaran secara cash. Cara pembayaran yang diperbolehkan hanya menggunakan kartu Mandiri, baik Debit, kredit maupun e-money. Begitu pula saat masuk, meski tak dipungut bayaran tiket namun pengunjung wajib memperlihatkan kartu sakti tersebut agar bisa masuk dan menjelajahi gelaran karnaval.

Puncak HUT yang Meriah

Kesemarakan tak hanya ada di panggung musik dan gerai kuliner saja. Di hari pertama digelar puncak perayaan HUT Bank Mandiri ke-17 secara meriah. Mulai dari peluncuran produk baru Mandiri Cash Management, yang merupakan layanan perbankan baru bagi corporate dalam pengurusan pembayaran pajak maupun listrik perusahaan.

Selain itu, Bank Mandiri bekerja sama dengan PT.Taspen dan PT.Pos Indonesia juga meluncurkan sebuah bank baru bernama Bank Mantap. Nama ini sendiri merupakan akronim nama ketiga BUMN. Bank Mantap akan fokus mengelola dana pensiun dan penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dan puncak kesemarakan HUT Bank Mandiri ditandai dengan pelepasan ribuan convetti (kertas warna-warni) dari atap panggung diiringi letusan kembang api nan spektakuler.

Socmed Agent dan Trending Topic

Yang baru dari gelaran Mandiri Karnaval kali ini adalah dilibatkannya Netizen sebagai Social Media Agent a.k.a Socmed Agent. Mereka disaring dari sejumlah Netizen yang biasa malang melintang di dunia persilatan #eh di dunia blogging maupun buzzer. Kalau biasanya buzzer bekerja dari kejauhan, Socmed Agent justru sebaliknya. Ke-17 socmed agent justru diterjunkan langsung di lokasi acara. Mereka berinteraksi dengan pengunjung, venue, hingga berkenalan dengan mas dan mbak penjaga stand.

Pendek kata, socmed agent memberikan laporan pandangan mata mengenai seluk beluk event Mandiri Karnaval sejak gate dibuka hingga acara ditutup di hari kedua. Yang dilaporkan semua tentang kegiatan ini. Ada kulinernya, panduan menikmati acara, keriuhan di sejumlah stand, sampai ajojing bareng para penampil di panggung utama.

Semua bebas dilakukan dan dilaporkan secara khas Netizen. Dan yang menarik kami semua tetap dibiarkan bebas eksis dan narsis sepanjang acara untuk menunjukkan kepada dunia kami ada. #waduh

IMG-20151025-WA0011

Oiya, Socmed agent juga ‘didandani’ dengan seragam hoodie bertuliskan Mandiri Socmed Agent dan mengenakan topi detikcom. Jadi sepanjang acara socmed agent ini kehadirannya mudah dikenali. Seragamnya yang walau panas tetap dipakai itu, menjadi ciri khusus siapa Socmed agent.

Apa hasil hura-hura ceria para socmed agent? Hastag atau tagar #MandiriKarnaval2015 di hari pertama langsung bertengger di jajaran trending topic. Artinya cuitan para socmed agent benar-benar berisik dan mengalahkan event lain yang digelar berbarengan. Sebuah hasil yang melegakan, meski untuk mencapai posisi itu semua Socmed Agent mesti ‘berdarah-darah’, sempat kesulitan mencari sinyal dan butuh waktu lama untuk posting satu materi. Ada yang berputar-putar mencari sinyal, hingga keluar venue demi sebuah sinyal. Bahkan beberapa Netizen terpaksa mengganti kartu SIM handphone-nya agar bisa menjadi bagian trending topic. Salut!

2,484 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

 

17thMandiri.jpg

Belum punya agenda akhir pekan ini? Atau ingin berwisata kuliner sambil seseruan dihibur banyak performer keren?

Datang yuk ke Mandiri Karnaval 2015 yang bakal digelar Sabtu dan Minggu, 24-25 Oktober 2015 di Parkir Timur Senayan Jakarta. Untuk hari Sabtu, acara dibuka sejak pukul 14.00 WIB sementara di hari Minggu, acara dimulai pukul 08.00 WIB.

Apa sih Mandiri Karnaval itu? Mandiri Karnaval merupakan acara yang memadukan hiburan Musik, Kuliner serta keramaian karnaval. Acara ini digelar oleh Bank Mandiri untuk nasabah dan masyarakat sebagai rangkaian hari jadi Bank Mandiri ke-17.

Di ajang ini akan ada suguhan beraneka aliran musik dari 17 performer terkenal, diantaranya Noah, Maliq & d’essentials, Slank, Nidji,  Sheila on 7, NTRL, Ello, Adera, Teza Sumendra, Titik Puspa, The Iconz, Pilots, DJ Yasmin, DJ Ninda, hingga Uus Stand Up Comedy.

Untuk festival kulinernya bakal ada sejumlah tenan kuliner legendaris seperti Nasi goreng kebun sirih, Bakso kota Cak Man, Pempek Lily, Es Sekoteng Pak Oyen, dan lainnya. Tidak hanya itu, masih ada sajian kuliner di 17 foodtruck yang beberapa diantaranya sudah sangat familiar bagi warga ibukota misalnya Loco Mama, Telap Telep, Jakarta Food Truck, Kai Pasificia, Tabanco, Fat Belly, Hooray dan lainnya.

Mandirikarnaval.jpg

 

Bagi yang ingin beribadah, penyelenggara juga menyediakan tempat ibadah. Sementara itu di area karnaval juga disediakan permainan anak, Bresfeeding/nursery room serta fasilitas umum lainnya yang bertujuan memberi kenyamanan bagi pengunjung.

Acara ini Gratis, tapi untuk masuk ke arena Mandiri Karnaval pengunjung mesti menunjukkan salah satu kartu Mandiri, seperti kartu e-money, kartu Debit, atau Kartu Kredit. Satu kartu ini bisa digunakan sebagai pass masuk bagi 2 pengunjung dewasa dan satu anak berusia dibawah 10 tahun.

Bagi pengunjung yang belum punya produk kartu Mandiri tetap bisa ikutan di ajang ini kok, karena penyelenggara akan menyediakan booth penjualan kartu e-money di lokasi. Dengan kartu ini pengunjung bebas masuk dan melakukan transaksi pembayaran beraneka sajian kuliner di Mandiri Karnaval.

Oiya, semua transaksi di Mandiri Karnaval itu cashless ya, tidak ada transaksi menggunakan uang tunai sama sekali. Transaksi hanya diperbolehkan dengan Kartu e-money, Kartu Mandiri Debit serta Mandiri Kartu Kredit.

Mandiri Jakarta Marathon

Selain gelaran Mandiri Karnaval, hari Minggu 25 Oktober 2015 juga bakal digelar ajang lomba lari Mandiri Jakarta Marathon 2015. Start dan finish ajang ini bakal diadakan di Lapangan Monas, Jakarta. Lomba lari yang bergengsi ini bakal diikuti ribuan pelari dari berbagai negara.

JAKARTAMARATHON.jpg

Mandiri Jakarta Marathon dibagi ke dalam 4 kategori berbeda, yakni 5K, 10L, Half Marathon serta Full Marathon. Selain itu ada pula Maratoonz (Childrens sprint) lomba lari khusus anak-anak. Untuk Full Marathon dengan jarak tempuh 42,195 KM, start akan dimulai pukul 05.00 WIB. Half Marathon dengan jarak tempuh 21 KM, dimulai pukul 05.10 WIB. Untuk 10K dengan jarak tempuh 10 KM, dimulai pukul 05.20 WIB. Sementara 5K dengan jarak tempuh 5 KM, dimulai pukul 05.30 WIB. Sedangkan Maratoonz (Children’s Sprint), dimulai pukul 08.00 WIB.

So, tandai kalendermu dan jadilah bagian dari keseruan Mandiri Karnaval dan Mandiri Jakarta Marathon 2015.

2,025 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Menghabiskan Senja (foto dokpri)

Menghabiskan Senja (foto dokpri)

Starbucks JIExpo. Senja belum hadir saat saya dan beberapa kawan tiba di Holiday Inn Express. Kami memang janjian dengan sejumlah teman untuk menghabiskan senja sambil ‘ngupi-ngupi ganteng’ di gerai Starbucks JI-Expo Kemayoran Jakarta Pusat. Meski biasanya akhir pekan buat keluarga, tak apalah kali ini saya gunakan untuk melepas penat setelah seminggu aktivitas.

Tak sulit mencari keberadaan store baru ini. Jika membawa mobil pribadi arahkan menuju JI-Expo, tepatnya ke pintu masuk 4. Tak perlu masuk arena pameran, susuri saja di luaran hingga tiba di Jalan Rajawali Sealatan Kemayoran. Gerai ini berada di bagian depan Hotel Holiday Inn Express.

Suasana yang agak panas di luar langsung berubah begitu masuk ke gerai Starbucks yang ke-200-an ini. Tak salah memang menjadikan gerai ini sebagai tempat ngumpul sore.  Tempatnya cozy dengan interior yang dibalut kayu di beberapa bagian. Lantainya juga didesain menyerupai kayu. Hmm… ada apa ini? Saat menoleh ke lampu di tengah store mata akan tertuju pada kap lampu berbentuk keranjang yang terbuat dari bambu. Keranjang yang biasa saya lihat di pasar induk buah Kramat Jati itu secara unik digunakan sebagai kap lampu. Kreatif.

Rupanya Starbucks memang sengaja membuat storenya seperti itu. Bukan sekedar mempercantik tapi punya alasan khusus. “Kami memang punya kepedulian pada lingkungan. Isu Go Green tidak dijadikan slogan saja, tapi diterapkan dalam store-storenya. Dan beginilah salah satu hasilnya,” jelas Rhesya Agustine, Digital Marketing Mananger  Starbucks Indonesia.

Di pojok depan gerai ini juga ada papan kayu bergambar peta. Ini bukan sembarang peta, namun sebuah ‘coffeebelt’ atau peta persebaran daerah atau negara-negara penghasil kopi di dunia. Dari peta itu kita bisa melihat dengan jelas negara kita tercinta Indonesia masuk dalam jajaran penghasil kopi dunia. Bahkan konon kabarnya kopi asli Indonesia merupakan salah satu kopi terbaik di dunia.

Edukasi Segelas Kopi

Saya sebenarnya belum lama senang dengan kopi, bahkan dulu saya tergolong pembenci kopi. Buat saya kopi itu gak asyik. Pahit, bikin mual, bikin jantung deg-degan. Namun pandangan saya pelan-pelan berubah sejak mendapat pencerahan dari master-master kopi Starbucks melalui coffe testing yang saya ikuti beberapa waktu lalu.

Hari ini di gerai baru Starbucks saya dapat lagi edukasi kopi dari master kopi Immanuel Souhoka yang akrab dipanggil Noel. Ia menjelaskan kopi House Blend yang merupakan kopi pertama yang digunakan sejak mereka buka di tahun 1971.

Noel yang juga Store Manager Starbucks JI-Expo menjelaskan bahwa level roasting biji kopi berpengaruh pada tingkat keasaman kopi. “Kopi yang tingkat roastingnya tinggi maka level keasaman (acid)nya rendah. Sebaliknya, jika kopi diracik dengan level roasting rendah maka tingkat keasamannya tinggi,” ujar Noel. Itu kenapa saat minum kopi kita merasakan derajat keasaman kopi yang berbeda-beda.

Makanya, untuk menikmati secangkir kopi pahit Noel menyarankan adanya ‘teman’ berupa sepotong roti atau cake manis, seperti croissant cokelat yang sore itu disediakan.

Untuk menyeruput segelas kopi House Blend, sebaiknya dilakukan saat kopi masih panas. Jika suhu kopi turun maka tingkat keasaman kopi akan bertambah. Ini mungkin yang menyebabkan perut sakit usai meminum kopi lantaran minum kopi saat sudah dingin.

Oiya, Noel juga mengajarkan ritual minum kopi yang benar. Pertama hirup kopi dan rasakan aromanya. Setelah itu langsung nikmati kopi hingga masuk ke rongga mulut. Paduan asam, pahit, dengan tingkat kepekatan cukup tinggi akan terasa begitu cairan kopi memenuhi langit-langit mulut hingga sampai di tenggorokan.

Mereka yang Bikin Rusuh Starbucks (foto Kang Arul)

Mereka yang Bikin Rusuh Starbucks (foto Kang Arul)

Langkah selanjutnya masukkan croissant cokelat tadi. Pertemuan rasa pahit dan asam dari kopi berpadu sempurna dengan manisnya croissant. Sejenak hilang sudah rasa pahit dan asam tadi. Indera pengecapan kita pun merasakan keseimbangan rasa.

Sebuah pengalaman menarik dan edukatif mengenai kopi.

Starbucks Not Just Coffee

Acara kami menikmati senja makin sore semakin lengkap. Selain ngupi-ngupi ganteng, ngobrolin banyak hal soal kopi, belajar mengenal aroma sekaligus belajar menikmati kopi dengan cara yang beradab. Lengkap dan puas.

Apalagi tuan rumah kemudian mengeluarkan aneka sajian teman minum kopi mereka yang terbaik dan merupakan favorit para pengunjung. Mulai dari Croissant cokelat yang manis-manis sombong. Ada pula fruit tarlet yang penuh topping buah segar, Cinnamon Roll yang wangi kayu manisnya menggoda selera, hingga tuna bread yang gurih. Wareg.

Mana Kesukaanmu? (foto dokpri)

Mana Kesukaanmu? (foto dokpri)

Aneka pastry yang saya sebut di atas baru sebagian kecil dari koleksi dapurnya, masih banyak lagi yang bisa dicoba. Ini menunjukkan bahwa mereka bukan hanya jualan kopi. Itu mengapa sejak beberapa tahun terakhir di logonya tidak ada lagi kata “Coffee” di belakang kata Starbucks. Karena mereka menjual gaya hidup bagi masyarakat urban yang menyenangi kebiasaan ngopi berjamaah di tempat publik.

Starbucks Corporation sendiri berdiri sejak 30 Maret tahun 1971 di Seattle, Amerika Serikat. Kedai kopi ini didirikan tiga sekawan yakni Jerry Baldwin, Zev Siegl dan Gordon Bowker. Hingga kini jaringan kedai kopi ini meraksasa dan bisa ditemui di lebih dari 60 negara di dunia.

Di Indonesia, Sbux yang berada di bawah manajemen PT.Sari Coffee Indonesia membuka gerai pertamanya tahun 2002 di Plaza Indonesia Jakarta. Hingga bulan Agustus tahun 2015 Starbucks sudah membuka lebih dari 200-an gerai di sejumlah kota di Indonesia.

Starbucks JI-Expo (foto rosid)

Starbucks JI-Expo (foto rosid)

Starbucks JI-Expo

Hotel Holiday Inn Express

Jl.Rajawali Selatan

Kemayoran Jakarta Pusat

2,768 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Para Peraih Penghargaan Achmad Bakrie 2015 (foto dokpri)

Para Peraih Penghargaan Achmad Bakrie 2015 (foto dokpri)

Penghargaan Achmad Bakrie 2015. Enam orang tokoh dari latar belakang keilmuan yang berbeda memperoleh anugerah Penghargaan Achmad Bakrie atau Bakrie Awards ketigabelas tahun 2015. Gelaran pemberian penghargaan di bidang pemikiran sosial, sastra, kedokteran, sains, teknologi dan peneliti muda ini diberikan dewan juri kepada sejumlah nama yang selama ini dikenal idealis dan konsisten menjalankan aktivitas pemikiran keilmuan, serta terus menghasilkan karya-karya terbaik bagi Indonesia.

Keenam tokoh tersebut masing-masing Azyumardi Azra yang meraih penghargaan di bidang pemikiran sosial. Azyumardi yang pernah menjabat sebagai Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dianggap menyumbang secara istimewa khazanah pengetahuan keIslaman, khususnya tentang dunia Islam sebagai jaringan ide yang mengalir dari satu kawasan ke kawasan lain dengan dinamis dan saling mengilhami.

Sastrawan Ahmad Tohari mendapat penghargaan di bidang kesusasteraan. Tohari dikenal dengan novel-novelnya seperti Ronggeng Dukuh Paruh, Lintang Kemukus Dinihari serta Jentera Bianglala. Dewan Juri menilai Tohari memperkokoh tradisi sasta realisme di Indonesia dan piawai mengolah kampung halaman, serta peka terhadap masalah sosio-kultural masyarakat pedesaan.

Tigor Silaban mendapatkan penghargaan di bidang kedokteran/ kesehatan. Tigor, dokter yang mengabdikan hidupnya di pedalaman Papua ini, dianggap sebagai sosok yang bisa merajut persatuan Indonesia melalui pengabdian tanpa henti dan tanpa pamrih dalam membangun dan memperkaya kesehatan yang menjunjung martabat warga tertinggal.

Poster Para Peraih Penghargaan Achmad Bakrie 2015 (foto dokpri)

Poster Para Peraih Penghargaan Achmad Bakrie 2015 (foto dokpri)

Suryadi Ismadji beroleh penghargaan di bidang sains. Suryadi terpilih mendapatkan anugerah Achmad Bakrie karena dianggap memperkaya khazanah pengetahuan biokimia melalui sederet riset berbasis keanekaragaman hayati lokal, yang disertai publikasi ilmiah mengesankan meski harus bekerja dalam lingkungan yang belum optimal.

Kaharuddin Djenod di bidang teknologi. Kaharuddin terpilih karena dianggap menopang pengembangan industri maritim Indonesia melalui inovasi teknologi khususnya pengembangan sistem dan metode mutakhir desain kapal laut yang terbukti mampu bersaing di dunia internasional.

Sementara Suharyo Sumowidagdo meraih penghargaan sebagai peneliti muda berprestasi. Ia berperan aktif dalam kerjasama eksperimen global yang manandaskan keberadaan partikel Boson-Higgs di Cern, yang diramalkan oleh model standar fisika partikel. Ia bersedia kembali ke tanah air sebagai pionir untuk memulai dan memimpin grup eksperimen global pertama di tanah air.

Berdedikasi dan Konsisten

Dalam sambutannya, putra sulung keluarga Bakrie, Aburizal Bakrie mengatakan bahwa keenam tokoh ini dipilih Freedom Institute melalui penyaringan sangat ketat. “Keenamnya merupakan tokoh yang telah menunjukkan dedikasi dan pencapaian yang membanggakan pada bidang masing-masing.”

Ical berharap, semangat dan pengabdian para peraih penghargaan ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kaum muda kita untuk meraih prestasi yang juga membanggakan di masa mendatang.

Sastrawan Ahmad Tohari (foto koleksi Yayasan Achmad Bakrie)

Sastrawan Ahmad Tohari (foto koleksi Yayasan Achmad Bakrie)

Sementara itu saat menerima award, sastrawan Ahmad Tohari sempat menyentil sejumlah kalangan yang tidak memiliki kepedulian pada tradisi literasi. Pemerintah dan masyarakat kebanyakan dianggap tak cukup punya kepedulian pada kesusasteraan. Kegiatan literasi sastra menjadi terpinggirkan, padahal masyarakat kita butuh apa yang dinamakan ‘rasa’ bukan hanya logika. Tohari juga menyentil anggota dewan yang kerap membuat kegaduhan di parlemen. Menurut Tohari, “Negeri ini tidak butuh kegaduhan politik, namun negeri ini masih butuh dengan sastera agar tak terjadi kegaduhan politik.”

Penulis bersama Suharyo Sumowidagdo (foto dokpri)

Penulis bersama Suharyo Sumowidagdo (foto dokpri)

Pemberian penghargaan yang berlangsung meriah di gedung Djakarta Theater, Jakarta dimeriahkan penampilan penyanyi pop terkenal Ruth Sahanaya, Sandy Sondoro, serta penyanyi campur sari Endah Laras. Rencananya acara ini akan tayang di stasiun televisi antv dan tvOne pekan depan.

 

1,815 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Post Navigation