Enaknya jadi customer di bulan September ini diperlakukan bak raja, dilayani dengan manja oleh brand-brand terkenal. Kebetulan kemarin, tanggal 4 September 2018 adalah Hari Pelanggan Nasional. Banyak produsen atau brand yang memberikan treatment berbeda kepada pelanggannya di hari spesial itu. Tak mau kalah dengan layanan jasa lainnya, Mandiri Tunas Finance (MTF) pun demikian. Dalam rangka Read More →

2,879 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Elegannya Wuling Confero S (foto dokpri)

Pasar otomotif di tanah air belakangan riuh dengan kehadiran Wuling Motors Indonesia, pabrikan mobil asal negeri tirai bambu China. Wuling yang sudah masuk ke Indonesia sejak 2 tahun terakhir belakangan ini makin gencar dan aktif mempromosikan produk andalannya yakni Wuling Confero dan Confero S.

Wuling memang tidak main-main masuk ke pasar otomotif tanah air yang selama ini sudah ditempati nama-nama besar pabrikan asal Jepang, Eropa dan Amerika. Mereka bukan saja sudah besar di Indonesia, beberapa diantaranya sudah meraksasa dengan produk unggulan yang selalu disambut pasar lokal dengan baik.

Leganya Wuling Confero S (foto dokpri)

Sebagai pendatang baru Wuling ternyata tak gentar. Bahkan masuk ke pasar lokal dengan cara yang pede. Masuk dengan produk andalan di kelas Low Multi Purpose Vehicle (MPV) Confero dan Confero S. Pilihan untuk bermain di kelas Low MPV barangkali memang strategi untuk menancapkan akar brand mereka di benak masyarakat, karena mobil jenis inilah yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Bahkan pertumbuhan penjualan mobil jenis MPV tergolong cukup tinggi.

Di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang diadakan di ICE BSD City, Wuling Motor Indonesia tampil dengan booth megah bersanding dengan booth para raksasa otomotif.

Confero dan Confero S, Low MPV Andalan Wuling

Gelaran GIIAS 2017 dijadikan Wuling Motor Indonesia untuk secara resmi memperkenalkan 2 produk Low MPV besutan mereka secara resmi kepada publik secara luas. Sebelumnya produk ini sudah diperkenalkan dalam Pekan Raya Jakarta  dan grand launching di Mal Senayan City.

Confero S Dimodif Sporty (foto dokpri)

Confero maupun Confero S adalah jenis kendaraan keluarga yang memiliki bentuk ‘bongsor’ dibandingkan kendaraan sejenis yang beredar di Indonesia. Karena bentuknya tersebut, Confero dan Confero S lebih lega mengangkut 7 atau 8 orang sekaligus.

Kemarin saya sempat menjajal kelegaan kabinnya. Dari kursi pengemudi misalnya, ruang kakinya memang lebih lapang, setidaknya jika dibandingkan dengan mobil yang saya miliki sekarang. Kaki jadi lebih rileks dan sepertinya kaki tidak cepat lelah saat digunakan mengemudi dalam jarak jauh.

Begitupun saat kursi pengemudi dimundurkan ke belakang, ruang kaki penumpang di row kedua masih cukup lega.

Oiya, row ketiga yang biasanya hanya muat untuk dua orang, pada produk Confero dikonsep untuk 3 orang.

Selain kabin yang lega, ada beberapa hal yang menarik perhatian saya yaitu fiturnya yang berlimpah. Seperti adanya sensor parkir di belakang dan depan, kamera parkir, dual srs Airbag, seatbelt di semua row, sistem monitoring tekanan angin ban, hingga sistem anti maling.

Selain itu ada pula sistem keamanan pada kunci atau immobilizer, ISO Fix seat fitur pengunci kursi bayi pada row kedua. Sepanjang pengamatan saya, fitur keamanan dan keselamatan Confero dan Confero S paling juara di kelas Low MPV.

Cuma segitu? Masih banyak lagi fitur-fitur yang ditaruh mulai dari eksterior, interior, hingga fitur kenyamanan yang menjadi kebutuhan konsumen mobil Indonesia.

“Kalau ada yang bilang mengapa Wuling memberikan banyak fitur di Confero S karena apa yang kami berikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Misalnya ruang kabin yang nyaman karena bagi orang Indonesia bermobil itu bersama keluarga dan itu butuh kenyamanan,” ujar Arief Ramadhi Firmansyah, Product Planning Specialist PT SGMW Motor Indonesia.

Value For Money

Melihat banyak kelebihan yang ditawarkan, mahalkah harga Confero dan Confero S ? Ternyata tidak. Harga yang ditawarkan Wuling masih dibawah harga mobil Low MPV lain yang sudah lebih dulu eksis.

Booth Wuling Motors di GIIAS 2017 (foto dokpri)

Ada tiga jenis harga On the Road Jakarta untuk produk baru Wuling, yakni:

Wuling Confero 1.5 Rp.128.800.000

Wuling Confero S tipe 1.5 C Rp.150.900.000.

Wuling Confero S tipe 1.5 L Rp.162.900.000.

Menurut saya, harga Wuling lumayan kompetitif, bahkan bisa dibilang lebih murah dari mobil sejenis. Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motor menyebut harga tersebut memberikan nilai lebih pada uang konsumen. “Harga Wuling Confero dan Confero S memberikan Value for money. Karena dengan harga yang bisa ditekan serendah mungkin, konsumen mendapatkan produk berkualitas,” tambah Dian Asmahani.

Serius Garap Pasar Indonesia

Sebagai pendatang baru di bidang otomotif nasional wajar jika ada yang mempertanyakan bagaimana dengan ketersediaan suku cadang jika mobil Wuling bermasalah?

Ternyata itu sudah  diantisipasi dan dipersiapkan jauh-jauh hari oleh Wuling Motor Indonesia yang menyiapkan 60 hektar lahan di Deltamas, Cikarang sebagai pabrik dan penyediaan suku cadang.

“Kami telah menyiapkan terlebih dahulu pabrik dan supplier park di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center Cikarang jauh sebelum mobil kami jual ke pasaran,” kata Dian Asmahani.

Ditambahkan Dian, pihaknya juga sedang membangun jaringan distribusi, purna jual, dan servis. Tahun ini akan ada 50 dealer di seluruh Indonesia. “Jumlah itu akan terus bertambah seiring perkembangan penjualan produk Wuling di pasaran,” tambah Dian.

Keseriusan Wuling menggarap pasar Indonesia juga terlihat dari nilai investasi yang digelontorkan Wuling Motors yang mencapai 700 juta dolar Amerika. Sebuah investasi besar yang tidak main-main. Dengan nilai investasi tersebut, Wuling mematok kapasitas produksi pabriknya mencapai 120 ribu unit mobil per tahun.

Ditambahkan oleh Dian, Wuling tidak hanya menjual mobil namun juga berkomitmen menjadi bagian dari keluarga Indonesia. Bersama membangun mimpi untuk kehidupan yang lebih baik, seperti motto Wuling Motors, Drive for A Better Life.

Saya di Booth Wuling Motors di GIIAS 2017 (foto dokpri)

2,094 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

GO Rakyat (sumber foto www.majalah.online)

Hati-hati menggunakan layanan taksi atau ojek online. Terutama bagi anda yang menggunakan moda pembayaran non tunai melalui dompet elektronika, seperti Gopay atau GrabPay. Beberapa kasus menunjukkan ada pengemudi ‘nakal’ , yang tidak mengambil sewa dan ngabur seenaknya. Malangnya, uang sudah kadung kepotong dari dompet elektronik.

Contohnya dialami istri saya. Sebagai orang yang belum lama menjadi pengguna transportasi online -sekitar setahunan lah- dia sudah mengalami banyak kejadian tak menyenangkan.

Belum lama ini ia memesan taksi online dari sebuah Mal di Jakarta Timur dengan tujuan rumah tak jauh dari situ. Order diterima dan mobil pun mengarah ke Mal yang dimaksud. Anehnya mobil tersebut dengan sengaja menjauhi mal dan masuk ke jalan tol Jagorawi.

Sadar sang sopir online urung menjemputnya, istri saya sengaja tak membatalkan (meng-cancel) pesanan. Namun ia hanya bisa kesal karena uang melayang lantaran sudah membayar dimuka menggunakan transaksi elektronik. Namun ia tak terlampau menyesal karena uang yang terpotong tak seberapa besar. Iapun memilih mengiklaskan uangnya yang raib.

Kasus lain menimpanya saat memesan ojek online dari kantor sepulang bekerja. Pengendara sudah sampai di depan istri saya namun ia menolak membawa penumpang dengan alasan jalanan macet sambil si pengojek menunjukkan Google Map yang memperlihatkan indikator jalanan macet yang ditandai dengan warna merah.

Kali lain istri juga mengalami hal sama. Dan akhirnya belum lama ini ia komplain resmi ke pihak manajemen transportasi online dengan meminta pengembalian uang pada transaksi elektronik yang sudah kadung hilang.

Apa yang dialami istri saya ternyata juga dialami beberapa kawan lainnya. Modus pura-pura menerima orderan lalu kabur setelah uang diterima melalui fasilitas pembayaran non tunai jelas memperburuk citra transportasi online. Kasihan pihak manajemen yang dicemarkan oleh perilaku seenaknya dari pengemudi ‘katro’ macam ini.

Karenanya, hati-hati menggunakan moda pembayaran non tunai saat memesan transportasi online. Pihak manajemen transport online mesti sadar dan tanggap dengan fenomena ini. Sistem mesti diupdate dan memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna jasa. Jika ini dibiarkan akan menggerogoti kesan baik yang sudah dibangun selama ini oleh pihak manajemen.

1,881 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Tahun sebentar lagi berganti baru, sudahkah anda tetapkan resolusi untuk tahun mendatang? Apa rencana jangka pendek, menengah dan panjang yang sudah anda tetapkan? Mengutak-atik resolusi memang mengasyikkan. Tapi, awas jangan lengah, terlalu semangat malah bahaya. Anda hanya fokus pada penciptaan resolusi namun tidak fokus dengan bagaimana mewujudkannya. Kalau saya selalu tak punya resolusi yang muluk, Read More →

1,293 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tampilan Grand New Avanza di GIIAS 2015 (foto dokpri)

Tampilan Grand New Avanza di GIIAS 2015 (foto dokpri)

Toyota Grand New Avanza. Traveling ke Makasar awal September 2015 kemarin penuh kenangan. Untuk pertama kalinya saya memegang kemudi mobil Toyota Avanza yang disediakan tuan rumah. Wow, asyik nih mobilnya masih gres, baru 3 bulan dibeli, joknya pun masih berlapis plastik.

Kapan lagi bisa mencicipi mobil yang dikenal hampir semua masyarakat Indonesia sebagai kendaraan paling populer di negeri ini. Coba saja berkendara di jalan tol, salip satu mobil Toyota Avanza, maka di depan akan ada lagi Avanza-Avanza yang lain. Anekdot yang tepat untuk menggambarkan betapa populer dan memasyarakatnya Avanza.

Mengapa Avanza begitu populer ? Banyak faktor membuat mobil berjenis low MPV ini sebagai kendaraan kecintaan banyak orang. Selain tampilannya keren memesona, Avanza enak dikendarai. Tarikannya enteng dan larinya pun kenceng. Diajak ngebut di jalan tol dari Sudiang ke Makassar oke-oke aja. Beberapa kali saya ‘geber’ dalam kecepatan tinggi mobil ini tetap stabil.

Avanza juga tetap asyik saat dibawa menyusuri jalanan padat kota Makassar di siang hari. Begitu pula saat diajak berputar-putar ke sejumlah lokasi seperti pelabuhan hingga kawasan wisata Avanza tetap berada dalam performa terbaiknya.

Inilah enaknya naik Avanza, travelling jadi makin asyik.

Saat bersama Avanza di Makassar ingatan sayapun melayang pada Grand New Avanza yang pernah saya jumpai sebelumnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 beberapa waktu lalu. Pak Haji yang meminjamkan Avanza pada kami pasti juga kepincut dengan tampilan Grand New Avanza yang lebih ciamik dari pendahulunya.

Avanza yang selama ini dikenal sebagai kendaraan multiguna bagi keluarga, kini makin fungsional. Ada beberapa fitur tambahan yang menguatkan hal tersebut. Yang paling berbeda adalah desain kursi di baris dua dan tiga. Kini kursi bisa dilipat sesuai kebutuhan. Jika penumpang di belakang hanya seorang, sementara barang bawaan cukup banyak, maka kursi-kursi di baris dua dan tiga bisa dilipat. Otomatis barang bawaan yang bisa masuk ke dalam mobil jauh lebih banyak.

Begitu pula jika ingin menyandarkan dan melipat kursi kini juga makin mudah. Cukup dengan satu tuas yang mudah digeser maka kursi bisa dilipat sempurna. Ini adalah perbedaan terbesar Grand New Avanza yang paling terasa dalam hal fungsi kendaraan. Dengan fitur ini pengguna bisa menjadikan Grand New Avanza kendaraan dalam banyak kesempatan, mulai dari traveling, berbelanja, pindah rumah ataupun keperluan lain yang memerlukan ruang bagasi lebih lega.

Dengan Grand New Avanza aktivitas sehari-hari keluarga bakal lebih asyik. Tampilan keseluruhannya pun makin bergaya. Lampu depan dan belakang terlihat lebih artistik. Dashboard didesain lebih elegan. Desain kabin kini dibuat lebih nyaman dan lebih senyap. Ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi semua.

Yang tak kalah penting, Grand New Avanza kini juga anti banjir. Engine hood-nya kini letaknya di atas, lebih tinggi dari versi sebelumnya. Jika mobil anda terjebak banjir tak perlu cemas bakalan mogok lantaran terendam air. Mesinnya aman dari jangkauan air banjir.

Bagaimana dengan fitur keamanan berkendaranya? Toyota memastikan untuk Grand New Avanza sudah dilengkapi fitur-fitur seperti seat belt (sabuk pengaman) bagi 7 penumpang. Ini yang membedakan dengan yang lama. Semua penumpang terlindungi secara maksimal, termasuk yang duduk di baris kedua di bagian tengah. Seringkali saat terjadi pengereman mendadak atau benturan mereka yang duduk di bagian ini menjadi korban paling parah sebab tak dilengkapi dengan pengaman memadai.

Mobil ini juga dilengkapi Side Impact Beam, fitur penahan benturan samping. Fitur ini akan bekerja maksimal melindungi penumpang saat terjadi benturan dari arah samping. Dengan adanya fitur ini maka penumpang di dalam kendaraan akan merasa aman dan nyaman saat berkendara.

Dengan semua keunggulannya, mobil dengan banyak fitur ini memang pantas jadi mobil kebanggaan Indonesia.

 

1,377 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Mudik bagi orang Indonesia bak sebuah ibadah wajib yang menyertai perayaan Lebaran Iedul Fitri. Kurang afdol rasanya merayakan Lebaran di tanah rantau. Sebab bagi sebagian kita Lebaran adalah saat berkumpulnya sanak saudara di kampung halaman. Mereka yang sekian tahun tak pernah jumpa biasanya menyempatkan diri bersilaturahmi Lebaran, bukan hanya bermaafan, namun juga saling berbagi kabar. Read More →

1,727 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini