Lesty in action (foto dokpri)

Lesty in action (foto dokpri)

Yonder Music. XL dan Yonder Music pekan lalu menggelar mini konser dari artis terkenal. Setelah sepekan sebelumnya Mike Mohede yang tampil, kali ini Lesty, juara Dangdut Academy yang menggelar konser terbatas di sebuah resto di kawasan Depok, Jawa Barat.

Konser dengan konsep panggung megah mungkin sudah biasa. Karenanya konsep mini konser sengaja dibuat untuk memberikan ruang interaksi baru antara artis dengan penggemarnya. Dalam konser ini Lesty, bintang muda yang tengah bersinar di jagat musik dangdut hadir tanpa jarak dengan penonton.

Panggung pun sengaja dibuat hanya beda ketinggian dengan penonton. Mungkin sekitar 20 centimeter saja. Dengan konsep seperti ini Lesty bebas mengobrol dengan penggemar dan pengunjung. Sesekali Lesty bercanda dengan penonton yang  duduk manis di sejumlah kursi. Kali lain Lesty dengan entengnya menarik penonton untuk berjoget atau menyanyi bersamanya.

Ada sekitar 6 lagu yang dibawakan Lesty dalam mini konsernya. Mulai dari Kejora, Cintailah Aku Atas Nama Allah, hingga Nirmala. Lagu yang didendangkan Lesty semuanya membuat karaoke berjamaah. Nyaris semua yang hadir hapal dengan lirik lagu Lesty.

IMG_20160601_210345

Apa yang ditampilkan Lesty sejalan dengan konsep Yonder Music, aplikasi musik yang memang dikonsep mendekatkan artis penyanyi dengan penggemarnya. Karena mengusung tema konser yang berbeda, maka penonton yang hadir adalah mereka yang benar-benar ‘hard fans’ dari Lesty. Mereka yang secara sadar memilih sebagai penikmat musiknya.

Para penonton datang dari para Lesty Lovers serta penggemar musik dangdut yang sudah lebih dulu mendonlod Yonder Music di smartphone mereka yang juga pengguna operator telco XL maupun Axis. Makanya tak heran, sejak lagu pertama para penonton hapal dengan syair lagu yang dibawakan Lesty. Bahkan beberapa kali Lesty justru ‘menantang’ penonton untuk merequest” atau memesan lagu pilihan untuk dinyanyikan Lesty.

Menurut saya ini konser yang unik dan seru. Jika cara seperti ini terus dilakukan penggemar musik bakal mengapresiasi karya musisi Indonesia dengan cara yang baik pula. Saya yakin dengan edukasi dan cara-cara cerdas seperti ini mereka bakal malu mendonlod musik ilegal dari internet.

Bravo musik Indonesia.

1,732 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Konser Yonder Music Bertabur Bintang (foto koleksi pribadi)

Konser Yonder Music Bertabur Bintang (foto koleksi pribadi)

Perusahaan telekomunikasi XL Axiata resmi menggandeng Yonder Music, aplikasi streaming musik dari New York Amerika  Serikat. Perkenalan Yonder kepada publik dilakukan pada Senin (23/5) dalam sebuah konser megah di Tennis Indoor Senayan, Jakarta yang bertajuk Yonder Music All Stars.

17 artis papan atas yang berasal dari berbagai genre, mulai dari Pop, dangdut hingga rap berbagi penampilan dalam sebuah panggung megah.

Indonesia Raya di Konser Yonder (foto koleksi pribadi)

Indonesia Raya di Konser Yonder (foto koleksi pribadi)

Artis Indonesia yang tampil semuanya memiliki basis massa yang cukup besar. Sebut saja Iwan Fals, Ariel Noah, Raisa, Isyana Sarasvati, Rossa, Afgan, Geisha, D’Massiv, Judika, Mike Mohede, Andien, Cakra Khan, Cita Chitata, Lesty DA, rapper Iwa K dan Young Lex. Sementara Jaclyn Victor menjadi satu-satunya artis Malaysia yang ikut tampil malam itu.

Konser ini digawangi musisi Vicky Sianipar ini dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Agak kaget juga dengan opening ini, tapi masuk akal jika dikaitkan dengan visi Yonder dan XL yang ingin mengangkat musik lokal Indonesia sebagai tuan rumah dan juga bisa tampil di ajang dunia.

Panggung Deangan LED Display yang Menawan (foto koleksi pribadi)

Panggung Deangan LED Display yang Menawan (foto koleksi pribadi)

Tata panggung sebenarnya cukup sederhana namun kesan digitalnya sangat kental. Dengan layar LED berukuran raksasa amat memanjakan mata. Imaji digitalnya sangat kaya, dimainkan sesuai karakter lagu dan artis yang perform.

Dukung Musik Indonesia

Yonder adalah aplikasi musik yang memiliki banyak kelebihan yang tak dimiliki aplikasi sejenis. Selain memutar musik, ini adalah aplikasi yang sangat “sosial”, karena pengguna bisa saling mengintip koleksi musik, memberi saran musik apa yang sedang hits, hingga bermain game dengan sesama pengguna.

Di Indonesia layanan ini secara eksklusif hanya diperuntukkan bagi pelanggan XL dan Axis saja.

Yonder music menyediakan akses ke lebih dari 20 juta lagu dari jutaan musisi dari seluruh dunia, termasuk musisi lokal Indonesia. Layanan ini dapat dinikmati sejak 19 Mei 2016 silam. Layanan ini bisa diunduh melalui platform IOS maupun Google Playstore.

Dian Siswarini, CEO XL Axiata (foto koleksi pribadi)

Dian Siswarini, CEO XL Axiata (foto koleksi pribadi)

Sebelumnya, Dian Siswarini, CEO XL mengatakan, pihaknya menghadirkan Yonder Music khusus bagi pelanggan setia XL dan Axis. “Kami meluncurkan Yonder, karena selama ini pelanggan XL banyak yang mengakses layanan musik di internet menggunakan smartphone. Karenanya, kami hadirkan aplikasi ini agar pelanggan makin memperoleh kemudahan mengakses musik,” ujar Dian Siswarini.

Menurut Dian, peluncuran aplikasi musik ini merupakan upayanya memaksimalkan layanan 4G LTE yang kini terus disempurnakan. Target XL sendiri dalam setahun ke depan bisa menggaet pelanggan Yonder sejumlah 1,2 juta pelanggan.

Adam Kindron, CEO Yonder Music (foto koleksi pribadi)

Adam Kindron, CEO Yonder Music (foto koleksi pribadi)

Sementara itu Adam Kidron, CEO Yonder Music mengakui, pihaknya menghadirkan era baru bagi industri musik digital di Indonesia. “Kami menawarkan demokratisasi akses materi musik berkualitas. Di era kebebasan ini manfaat positif ini tidak hanya berlaku bagi para pelanggan setia XL dan masyarakat luas, namun juga bagi para pelaku industri musik di Indonesia.”

Adam Kidron menjamin soal royalty bagi para musisi pun akan diterapkan secara terbuka. Sehingga royalty bagi seorang Cita Chitata formulasi akan sama dengan royalty yang didapat oleh seorang penyanyi seperti Rihanna.

Gratis Hingga Juni

Dalam masa promosi, pelanggan XL dan AXIS akan menikmati layanan ini secara gratis hingga di akhir bulan Juni 2016. Setelah itu bagi mereka yang akan menikmati layanan ini harus berlangganan dengan besaran IDR 35 ribu perbulan.

Yonder Music (foto koleksi pribadi)

Logo Telinga khas Yonder (foto koleksi pribadi)

Namun khusus bagi pelanggan layanan paket data yang nilainya diatas IDR 100 ribu, akan mendapatkan layanan aplikasi musik ini secara cuma-cuma.

yonder

Bagi saya yang kerap mendengar layanan streaming lagu-lagu, hadirnya aplikasi ini bak sebuah angin segar. Yonder membawa platform pemutar musik yang revolusioner. Para pecinta musik tanah air yang akan mendapatkan akses bebas ke puluhan juta koleksi trek musik yang legal dan berkualitas. Aplikasi ini juga memberikan kesempatan bisnis yang menjanjikan bagi para pelaku industri musik sendiri dengan pembagian royalti yang adil dan transparan.

Apa yang dikatakan Adam Kidron soal keadilan royalty misalnya, bakal menjadi daya tarik yang kuat bagi musisi dan label untuk bergabung di Yonder. Semoga apa yang digagas Yonder dan XL ini menjadi penyemangat dan penyelamat industri musik Indonesia yang tengah berjuang dari keterpurukan pembajakan.

 

1,662 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Prediksi saya akhirnya menjadi kenyataan. Scotty McCreery yang sudah saya jagokan sejak awal, akhirnya keluar sebagai pemenang American Idol 2011. Di grand final Scotty mengalahkan Lauren Alaina. Grand Finale American Idol kali ini memang sepertinya tak berimbang. Scotty terlalu kuat dan dominan dibandingkan Lauren. Kekuatan Scotty adalah suaranya yang khas. Suaranya country banget dan punya Read More →

2,316 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

AT Mahmud, pengarang lagu anak-anak terkemuka di Indonesia, selasa siang pergi untuk selamanya. Jasadnya menurut rencana akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan Rabu pagi. Bagi mereka yang memiliki anak, pasti mengenal nama AT Mahmud. Bahkan sangat dekat malah. Saya beruntung hidup dalam dekade dimana lagu anak-anak kita begitu beragam, mulai dari eranya Chicha Read More →

3,539 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Di tengah hiruk pikuk politik tanah air yang memusingkan, belakangan ruang dengar saya kerap berpapasan dengan sebuah lagu dari Warteg Boys yang sebelumnya saya benci. Judulnya Okelah Kalau Begitu. Liriknya sederhana, bercerita mengenai penderitaan. Tentunya penderitaan warga kelas bawah, karena warga kelas atas dengan uang milyaran pastinya tak pernah mengalami hari-hari menyebalkan seperti dilukiskan Warteg Read More →

3,554 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Ini oleh-oleh usai nonton duo Budjana dan Tohpati, di Bentara Budaya Palmerah, seberang kantornya kang Pepih, kamis malam. Baru kali ini lihat langsung mereka berdua tampil hanya nge-gitar, tak lebih. Ternyata mengasyikkan! Saya dan seorang kawan datang agak telat, BBJ sudah penuh sesak oleh Bud-Toh mania, hehehe…lagi seneng nyingkat nama orang setelah demam ngutak-ngatik nama Read More →

2,294 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini