Guys, seberapa happy sih hidup lu saat ini? Ada yang merasa hidupnya happy saat deket dengan orang terkasih. Ada pula yang mengaku happy saat makan dan belanja. Apapun diincar, karena ia mengaku makan dan belanja membuatnya bahagia. Tak ada yang salah jika jawaban itu yang lebih mengemuka. Karena hidup itu pilihan. Bebas memilih cara bahagia Read More →

844 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Enaknya jadi customer di bulan September ini diperlakukan bak raja, dilayani dengan manja oleh brand-brand terkenal. Kebetulan kemarin, tanggal 4 September 2018 adalah Hari Pelanggan Nasional. Banyak produsen atau brand yang memberikan treatment berbeda kepada pelanggannya di hari spesial itu. Tak mau kalah dengan layanan jasa lainnya, Mandiri Tunas Finance (MTF) pun demikian. Dalam rangka Read More →

2,852 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Bicara soal belanja rasanya pengalaman saya sekian tahun silam tak perlu ditiru. Saat awal punya kartu kredit saya pernah terlena. Sebentar-bentar gesek. Makan di resto gesek, beli baju gesek, beli gadget gesek. Karena minim pengetahuan soal penggunaan kartu kredit, waktu itu merasa asyik-asyik aja. Toh, nanti dibayar. Ternyata oh ternyata saat tagihan datang di bulan Read More →

2,194 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan saat traveling ke luar negeri. Misalnya , mendadak sakit parah, kehilangan dokumen penting yang raib digondol pencuri. Atau bingung Itulah sedikit ‘kisah’ yang dialami traveler atau pejalan di luar negeri.

Saat berada jauh dari negeri sendiri, persoalan yang simpel bisa berubah jadi pelik. Ketiadaan kenalan di negeri orang membuat persoalan seperti sakit jadi masalah besar. Dokumen hilang juga bisa bikin senewen, karena keberadaan seseorang di luar negeri harus berdasarkan dokumen resmi yang dikeluarkan lembaga tertentu.  

Berita baiknya, kini sudah ada aplikasi di android dan iOs yang bisa jadi panduan saat kita bepergian ke luar negeri. Namanya aplikasi Safe Travel. Agak mirip dengan nama travel agent, tapi yakinlah ini bukan sejenis itu.

Safe Travel Bukan Aplikasi Perjalanan Biasa

Pekan lalu saya menghadiri sosialisasi aplikasi Safe Travel yang digelar Sekolah Staf dan Pimpinan Luar Negeri ke-59 di Pusdiklat Kemenlu, Jakarta. Di sini saya baru mengetahui aplikasi Safe Travel yang baru diperkenalkan kepada publik 3 bulanan, ternyata sudah berkembang sedemikian rupa. 

Safe Travel sendiri merupakan aplikasi yang dibuat untuk memudahkan perjalanan kita, warga Indonesia di luar negeri. Safe Travel berisi informasi mengenai negara tujuan, imbauan, daftar perjalanan, pelayanan, asuransi, tips, fakta-fakta mengenai negara tujuan dan galeri. Sekilas aplikasi ini mirip dengan KLook, yang banyak digunakan para traveler. Tapi jika dicermati, Safe Travel ini sangat berbeda.

Aplikasi Safe Travel dibuat oleh Kementrian Luar Negeri untuk melindungi perjalanan warga Indonesia di luar negeri. Ini bukan aplikasi perjalanan biasa, yang biasanya hanya menampilkan destinasi favorit dan cara menjangkaunya. Tapi di Safe Travel lebih dari itu.

Bentuk perlindungannya memang bukan seperti memata-matai saat kita traveling. Namun saat kita bermasalah dengan orang ataupun pihak tertentu di luar negeri bisa terhubung dengan petugas KBRI atau KJRI untuk dicarikan solusinya.

Yang menarik, di aplikasi ini tersedia tombol darurat (panic button) yang bisa digunakan untuk minta pertolongan. Fasilitas ini sudah pernah digunakan seorang warga Indonesia yang sakit dan tengah berkunjung ke Jepang. Saat sakit ia mencoba mengontak petugas melalui tombol darurat.

Karena aplikasi ini menggunakan GPS sebagai penghubung, keberadaan si warga Indonesia  langsung terdeteksi dan pertolongan pun bisa diberikan dengan segera.

Kenapa Traveler Wajib Punya App Ini?

Jika ada pertanyaan, apa perlunya App ini bagi traveler? Saya bisa pastikan ini perlu bagi para pejalan. Meskipun kecenderungan traveling saat ini trennya mengarah ke traveling mandiri atau solo traveling, bukan berarti keberadaan sebuah panduan seperti ini tak lagi perlu.

App ini tak hanya berisi postingan dan tips yang satu arah. Namun ada interaksi pula yang ditawarkan App ini. Seperti layaknya channel social media, melalui App ini para traveler bisa juga terhubung dengan mereka yang juga melakukan perjalanan di suatu negara yang sama. 

Agar menjadi App terpercaya, menurut saya Kemenlu mesti melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak agar keberadaan App ini makin memasyarakat. Misalnya, dengan PJTKI (Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia). Sebelum berangkat ke negara tujuan, calon TKI harus mendownload App ini agar jejaknya bisa terpantau di negara tujuan. 

Kerjasama juga bisa dilakukan dengan perusahaan jasa konsultan pendidikan yang juga banyak mengirimkan siswa atau mahasiswa untuk belajar ke luar negeri. Dengan menggunakan App ini yang berisikan “Do and Don’t” bagi calon siswa, maka kejadian mahasiswa dipulangkan ke negara asal karena bekerja melebihi ketentuan tak perlu terjadi lagi. 

Atau bisa juga menjalin kerjasama dengan Ditjen Imigrasi yang terkait dengan pengurusan dokumen keimigrasian. Misalnya setiap pribadi yang hendak ke luar negeri diwajibkan untuk memiliki App ini. Tentunya bukan hanya ‘memaksa’ mereka memiliki App ini tapi juga harus memberikan benefit yang jelas bagi penggunanya.

Berdasarkan data Kementrian Luar negeri, jumlah warga Indonesia di luar negeri hampir mencapai  3 juta orang. Jumlah ini menurut saya adalah potensi besar untuk memasyarakatkan App ini lebih jauh.

Yang menyenangkan, meski baru dilaunching selama 3 bulanan, namun App ini sudah didonlod hampir 30 ribu downloader.  Sudah ada 2.548 laporan perjalanan melalui App ini, lebih dari 2 ribu gambar/ foto yang diuploid, serta ada 7 pengguna yang memanfaatkan tombol darurat (panic button).

Artinya, para pengelana (traveler) memang membutuhkan informasi negara tujuan dari perspektif kita, dari versi orang Indonesia sendiri bukan dari perspektif orang luar. Karena di luaran sana konten hoax beredar dengan dahsyatnya, makdarit asupan konten lokal dengan sentuhan Indonesia adalah jawabannya.

846 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

pergiumroh.com

Kenangan Pahit Batal Umroh (foto dokpri)

Keinginan melaksanakan ibadah umroh sebenarnya sudah sejak lama saya idamkan. Namun baru tahun 2016 silam kesempatan itu datang. Saat itu bersama istri dan ibu mendaftar umroh dengan rencana keberangkatan awal tahun 2017. Kebetulan mendaftar melalui sebuah biro perjalanan umroh yang (saat itu) banyak digunakan kerabat, teman dan bos di kantor.

Sayangnya, hingga hari yang seharusnya diberangkatkan tidak ada konfirmasi apapun dari pihak travel. Padahal saya sudah sempat mengikuti manasik umroh di mesjid Istiqlal yang digelar secara massal dan diikuti ribuan calon jemaah.

Ternyata saya bukanlah satu-satunya calon jemaah yang gagal dan batal diberangkatkan. Singkat cerita sayapun akhirnya mengurus pengembalian uang (refund) biaya umroh. Tapi yang terjadi kemudian hingga detik ini uang yang sudah kami bayarkan tak jelas rimbanya.

Dana tabungan sekitar 50 jutaan rupiah pun melayang. Sang pemilik travel pun diajukan ke meja hijau dan hingga kini proses hukumnya belum selesai.

Kesal, sebal dan beribu perasaan lainnya sempat hinggap dan mengendap. Berkali-kali saya mengutuki diri sendiri mengapa bisa jadi korban permainan biro travel umroh nakal seperti itu. Padahal sebelumnya sudah banyak kisah gagal berangkat yang saya baca ataupun saya lihat di tv.

Uang melayang, gagal berangkat umroh dan pengembalian biaya umroh yang tak jelas sempat membuat kacau hidup saya. Saya sempat masuk Rumah Sakit lantaran tekanan darah saya melonjak tinggi. Banyak yang meminta saya untuk bersabar, tapi sulit untuk tidak memikirkan masalah ini. Namun saya masih bersyukur memiliki keluarga dan teman yang supportif dan membesarkan diri saya, sehingga saya tak jadi ‘gila’ karenanya.

Sebenarnya pengalaman saya tak harus terjadi jika saya berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umroh.

Pergi Umroh Tanpa Khawatir

Kalaulah saya sedikit bersabar dan menahan diri untuk melakukan survey terlebih dulu sebelum membayarkan biaya umroh, mungkin nasib saya dan keluarga tak setragis ini. Tapi, sudahlah semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Saya sangat yakin akan ada balasannya dari Allah.

Saat masih galau karena batal umroh, seorang kawan memberi tahu ada solusi pergi umroh yang lebih terencana dan aman, namanya pergiumroh.com. Ini adalah marketplace platform dalam hal perencanaan ibadah umroh yang membantu penggunanya merencanakan perjalanan ibadah umroh secara online dalam satu atap.

Pengguna bebas memilih paket umroh yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi layanan ataupun harga yang sesuai kemampuan finansial calon jemaah.

CEO Pergiumroh.com M.Faried Ismunandar mengatakan, “Pergiumroh.com bekerja sama dengan biro travel umroh yang terdaftar resmi di Kementerian Agama RI, dan memiliki rekam jejak serta prestasi yang baik, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan umroh dengan aman dan nyaman, tanpa khawatir.”

Ditambahkan oleh Faried, pihaknya memberikan lebih banyak pilihan paket perjalanan, hingga pilihan metode pembayaran yang sesuai keinginan calon jemaah. “Saatnya jemaah pegang kendali, sesuai dengan tagline kami yaitu Umrohku Caraku,” jelas Faried.

Faried menjamin layanan yang diberikan melalui pergiumroh.com aman karena pihaknya hanya bekerja sama dengan agen perjalanan umroh yang sudah terdaftar di Kementrian Agama dan memiliki rekam jejak yang baik. Travel agent yang bergabung di sini juga bukan hanya travel tertentu yang berlokasi di kota Jakarta saja, tapi juga travel dari seluruh Indonesia.

Pendaftaran dan Sistem Pembayaran Mudah

Untuk mendaftar dan mendapatkan kesempatan beribadah umroh melalui www.pergiumroh.com ternyata cukup mudah. Calon jemaah hanya perlu mendaftar melalui laman pergiumroh dengan membuat akun pribadi. Admin kemudian melakukan verifikasi akun melalui email. Akun terverifikasi ini akan menjadi modal awal seorang calon jemaah bertransaksi di platform ini.

Dengan identitas yang jelas ini seorang calon jemaah bisa terhubung dan berinteraksi secara langsung dengan agen perjalanan umroh di seluruh Indonesia. Anda bisa melakukan konsultasi sebelum menjatuhkan pilihan akan mengambil paket perjalanan umroh yang mana.

Setelah proses pendaftaran usai, pilih paket yang anda butuhkan sesuai jadwal yang dinginkan dan anggaran yang dimiliki. Terdapat beragam pilihan paket umroh yang ditawarkan, mulai dari paket umroh biasa, paket dengan tour, paket promo, hingga paket umroh bersama selebriti.

Dalam hal metode pembayaran pergiumroh memberi sejumlah tawaran yang menarik. Bekerjasama dengan DOKU, calon jemaah bisa melakukan transaksi pembayaran menggunakan direct transfer melalui berbagai channel pembayaran online, menggunakan kartu kredit atau memilih angsuran tiap bulan. Semua fasilitas pembayaran ini diberikan guna memberikan kenyamanan bagi calon jemaah. Sehingga calon jemaah bisa menunaikan ibadah umroh lebih tenang dan khusyu.

Saat ini kemudahan di berbagai sektor kehidupan adalah jawaban dari persoalan manusia modern. Jika kemarin banyak calon jemaah umroh yang ditipu agen perjalanan dan batal berangkat umroh, saatnya kini calon jemaah yang pegang kendali. Manfaatkan kemajuan teknologi internet untuk memudahkan perencanaan ibadah, sehingga kita tak kehabisan banyak waktu berharga kita.

2,067 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini


Seorang kawan pernah menerima parsel atau bingkisan dalam jumlah yang cukup banyak saat hari Raya Iedul Fitri. Wah enak banget, bisa gak perlu beli kue lebaran deh, pikir saya waktu itu. Ternyata setelah dibongkar, jumlahnya menyusut. Hanya setengah dari totak keseluruhan bingkisan itu yang bisa dinikmati. Sisanya? Ada yang rusak, kadaluarsa, dan meragukan soal halal/haramnya.

Duh, sayang banget jika itu sampai terjadi pada kita. Uang sudah dibelanjakan namun karena ketidakcermatan kita berdampak pada kemubaziran.

Padahal kalau saja si pengirim parsel mengerti cara memilih pangan olahan yang aman, kejadian seperti itu bisa kita hindari.

Beruntunglah saya kemarin (Selasa, 5/6) sempat mengikuti talk show yang digelar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Pejaten Village, Jakarta. Di acara ini dipaparkan tips memilih makanan kemasan yang aman saat Lebaran. Hadir sebagai narasumber yakni Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Suratmono MP, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S.Lukman, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy N.Mandey.

Menurut Suratmono, talk show yang digelar Badan POM di tempat umum seperti pusat belanja adalah merupakan cara Badan POM mendekatkan diri dengan masyarakat konsumen. Masyarakat perlu diedukasi mengenai pentingnya keamanan pangan yang akan dikonsumsi. Apalagi menjelang hari raya Lebaran kebutuhan pangan olahan atau pangan dalam kemasan meningkat sehingga membutuhkan pengetahuan yang cukup agar bisa memastikan produk yang kita makan adalah produk yang aman.

Ketua GAPMMI, Adhi S.Lukman (foto dokpri)

Sementara itu Ketua GAPMMI Adhi S.Lukman mengatakan, edukasi konsumen memang perlu dilakukan. GAPMMI sejak awal memang mempunyai perhatian pada persoalan bagaimana membuat konsumen cerdas. Cerdas dalam artian memahami apa yang akan dan apa yang dikonsumsi sudah aman. Ia menyambut baik upaya Badan POM yang mensosialisasikan CEKKLIK kepada konsumen.

Yuk CEKKLIK

Ternyata memilih makanan kemasan yang aman itu mudah lho. Cukup ingat kata CEKKLIK. CEKKLIK ini adalah sebuah upaya preventif agar konsumen tidak menderita kerugian saat berbelanja dan mengonsumsi makanan kemasan. Kerugian di sini selain masalah ekonomi juga terkait dengan kesehatan. Maksudnya adalah, saat membeli makanan kemasan, entah itu produk dalam negeri ataupun impor dari luar negeri, konsumen mesti cermat dan jeli melihat apa dan bagaimana produknya.

Contoh Parsel Bermasalah (foto dokpri)

Langkah pertama, Cek Kemasan yang membungkus produk. Lihat baik-baik apakah kemasannya tidak rusak, misalnya kalengnya tidak penyok, kertas pembungkusnya tidak sobek, atau botolnya tidak retak atau pecah. Sebab jika itu terdapat dalam produk makanan yang kita beli, ada kemungkinan produk tersebut berpotensi terkena unsur dari luar yang membahayakan kandungan makanan.

Kedua, Cek Label produk. Label makanan berguna untuk memandu kita melihat apa saja kandungan gizi, komposisi bahan pangannya, hingga tanggal produksinya. Jika sebuah produk tidak menjelaskan kandungan atau komposisi bahannya konsumen mesti waspada sebelum membelinya. Bila barang yang kita beli adalah barang impor, pastikan juga di label produk ada penjelasan dalam bahasa Indonesia. Jika masih menggunakan bahasa negara asal lebih baik tidak kita beli.

Produk makanan impor tak mencamtumkan petunjuk dalam bahasa Indonesia (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Ini contoh produk bumbu masak yang sudah kadaluarsa (foto dokpri)

Buah kalengan ini tak layak konsumsi karena kalengnya penyok (foto dokpri)

Pengecekan Label juga berguna bagi konsumen yang sensitif dengan isu halal/haram produk pangannya. Jika makanan non halal, harus dicantumkan simbol binatang yang dimaksud, misalnya Babi berwarna merah.

Ketiga, Cek juga masalah Izin Edar sebuah produk. Ini bisa dilihat pada label di kemasan produk. Izin edar biaanya dikeluarkan otoritas pangan sebuah negara untuk melindungi konsumen dari produk buruk yang dikeluarkan produsen. Keberadaan izin edar dalam kemasan juga sekaligus berfungsi menandai siapa produsen sebuah produk, sehingga jika terjadi pelanggaran mudah ditelusuri keberadaan sang produsen.

Keempat, Cek juga Kadaluarsa sebuah produk. Biasanya tanggal kadaluarsa produk dipasang di bagian bawah, atas atau di badan kemasan produk. Di situ tertera tanggal, bulan, dan tahun sebuah produk dinyatakan sebagai produk yang tidak layak konsumsi. Tanggal kadaluarsa sendiri sebenarnya merujuk pada batas akhir sebuah produk bisa dikonsumsi manusia. Biasanya tanggal yang tercantum diberikan kelonggaran beberapa hari hingga produk tidak layak.

CEKKLIK Ke Lapangan
Selain menggelar talkshow, acara Badan POM kemarin juga diisi dengan edukasi CEKKLIK bagi blogger yang hadir dengan cara praktek langsung mengenali parsel Lebaran yang bermasalah. 5 orang blogger diminta mendeteksi makanan dalam kemasan yang bermasalah. Cara deteksinya dilakukan sesuai dengan prinsip CEKKLIK.

Sesi ini berlangsung seru, secara umum blogger yang hadir sudah cukup memahami apa itu CEKKLIK. Meski ada beberapa hal yang perlu penegasan dari petugas Badan POM yang hadir. Menurut saya ini bentuk edukasi yang fun, bermain yang menyenangkan.

Kepala BPOM Penny K.Lukito melakukan sidak makanan kemasan (foto dokpri)

Selain itu, juga dilakukan peninjauan lapangan ke salah satu tenant yang menjual produk makanan berkemasan. Peninjauan ini dipimpin langsung Kepala Badan POM ibu Penny K.Lukito. dalam peninjauan Kepala BPOM sempat memeriksa kemasan, label, izin edar dan tanggal kadaluarsa di  sejumlah produk yang didisplay oleh sebuah tenan besar.

Umumnya, tak ada yang sangat menonjol ditemukan dari hasil Sidak yang dilakukan oleh Badan POM ke gerai belanja tersebut. Namun Kepala BPOM sempat menemukan kemasan kaleng susu yang sudah penyok masih ditampilkan di area display.

Ohya, ada info menarik Badan POM akan menggelar lomba Blog lho. Seperti apa lombanya, pantengin terus channel media sosial Badan POM berikut ini :

Call Center Badan POM 1500 533

Website BPOM http://www.po,.go.id

Twitter : @bpom_ri

Facebook : bpom.official

Instagram : @bpom_ri

1,365 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Marketplace yang Menjual Pakaian Pria Berkualitas (sumber qlapa.com)

Kalau kamu pikir industri pakaian masih gitu-gitu saja, kamu salah besar! Ternyata, sekarang produsen pakaian menciptakan banyak inovasi buat produk mereka. Salah satunya Uniqlo, brand asal Jepang yang bikin banyak inovasi baru buat produknya. Berikut ini beberapa teknologi yang dipakai oleh Brand ini:

  • Heattech. Teknologi ini bisa bikin baju yang menghangatkan penggunanya. Kemeja pria dapat mengunci udara panas yang keluar dari tubuh kita. Makanya, penggunanya bisa tetep hangat meski temperatur udara di luar dingin.
  • The AIRism Line. Nah, ini kebalikan dari Heattech. Penggunaan serat canggih Cupro membuat kulit tetap bernafas dan menyerap kelembaban. Jadi, kamu bisa merasa dingin meski temperature ruangan panas.
  • Dry Stretch Pants. Teknologi biasa diterapkan pada celana, dimana celana memiliki kemampuan menyerap keringat yang bagus. Kalau kamu gunakan, rasanya akan selalu kering.
  • Ultra Light Down. Dengan teknologi ini kamu bisa merasa hangat dan tak khawatir sama cipratan hangat. Meskipun tebal, ternyata produk ini ringan banget loh!

Sayangnya, meskipun teknologi semakin maju, barang tiruan tetap saja bermunculan di pasaran dan banyak diburu karena harganya yang murah.

Perjanjian CAFTA (China ASEAN Free Trade Area) membuat produk Cina lebih gampang masuk Indonesia. Mereka tak lagi dibebani tarif masuk barang. Ini jadi kerugian buat industri kerajianan lokal. Mereka belum siap berkompetisi dengan barang Cina yang murah dan tahan lama. Buktinya, pedagang Tanah Abang mengaku bahwa mereka lebih memilih menjual kemeja pria Cina daripada lokal.

Produk Kemeja Pria Lokal Siap Bersaing di Internasional

Sebenarnya, banyak produk kemeja pria lokal yang berstandar internasional. Misalnya, ada kemeja pria bermotif batik sogan colet di marketplace online. Motif ini asalnya dari sentra batik nasional Pekalongan. Sogan colet berupa pola parang diagonal pada umumnya. Namun, ada tambahan pola bunga dan daun mengikuti garis diagonalnya.

Batik Sogan Colet (sumber qlapa.com)

Kemeja pria batik ini dipasarkan dengan label Batik Mikayla asal Solo. Kualitasnya tergolong premium, dengan jahitan rapi. Bahannya berupa batik tulis. Pokoknya, kalau pakai ini, dijamin kamu bakal jadi yang paling hits deh.

Dengan kualitas premium, Batik Mikayla mematok harga kemeja pria sogan colet cukup terjangkau, yakni sebesar 500 ribu rupiah. Produk ini mewakili jutaan produk kerajinan lain yang menawarkan kualitas serupa. Makanya, minat dunia internasional terhadap kerajinan lokal cukup tinggi.

Pasar Internasional Sambut Positif Produk Lokal Indonesia

Dari segi ekspor, permintaan produk kerajinan tangan Indonesia terus meningkat. Dari 15,5 triliun rupiah pada 2010 menjadi 21,7 triliun rupiah pada 2013. Nilai ekspor tahun 2013 itu berkontribusi sebanyak 18,26 persen terhadap ekspor sektor ekonomi kreatif.

Eksis di luar bukan berarti gak populer di dalam negeri. Nyatanya, konsumsi kerajinan lokal dalam negeri juga mengalami peningkatan. Awalnya 110,4 triliun rupiah pada 2010 menjadi 145,2 triliun rupiah pada 2013.

Selain itu, popularitas kerajinan di dalam negeri juga bisa kita lihat dari data Inacraft. Inacraft adalah pameran produk kerajinan tangan terbesar di Indonesia. Pada tahun 2014, pameran ini berhasil menghasilkan 115,7 miliar rupiah dari penjualan

Pada 2015, Inacraft berhasil menarik 166.635 pengunjung dan menghasilkan penjualan 121,6 miliar rupiah. Jadi, selama lima hari pameran, Inacraft 2015 berhasil menarik 33.000 pengunjung tiap harinya.

Pertumbuhan Ekonomi Naik Seiring Membaiknya Ekosistem Kerajinan Indonesia

Ternyata dengan berkembangnya industri kerajinan kemeja pria, tak hanya pengrajin yang diuntungkan. Kepala Badan Ekonomi Kreatif bilang kalau ada tiga produk ekonomi kreatif yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Fashion, kerajinan, dan kuliner. Ketiganya menyumbang 50% kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional.

Namun, ada beberapa hambatan nih dalam perkembangannya. Salah satunya adalah ketersediaan data dan informasi untuk pengembangan usaha. Selain itu, bisa dibilang kualitas desain dan kemasan masih rendah, begitu juga dengan infrastruktur usaha fisik. Ditambah lagi, ada pemasalahan hak kekayaan intelektual dan akses permodalan. Makanya, pemerintah sedang berupaya meningkatkan produktifitas ekonomi kreatif.

Upaya Swasta Meningkatkan Kemampuan Bersaing Pengrajin Lokal

Pemerintag telah melakukan survey kebutuhan pasar dan training buat pelaku usaha. Dalam hal desain dan kemasan, pemerintah juga mengirimkan desainer ke daerah-daerah penghasil kerajinan.

Di samping peran pemerintah, sebenarnya ada juga inovasi pihak swasta yang bisa dimanfaatkan pengrajin. Ambil contoh marketplace di internet. Nah, ada satu bernama Qlapa.com , mereka menyediakan tempat khusus pengrajin untuk berjualan. Ingat, hanya pengrajin saja, sementara reseller  tak bisa masuk. Jadi, harganya lebih kepangkas karena mata rantai pemasaran pendek.

Situs ini sudah diminati banyak pengrajin sukses. Para pengrajin mengaku omzetnya naik setelah menambah jalur jualan di Qlapa. Ada juga yang memang baru memasarkan di situs ini dan ketagihan untuk melanjutkan jualan.

Buat konsumen, situs ini juga memberikan banyak fasilitas. Misalnya, seleksi produk berkualitas. Kamu bisa nemu kemeja pria berkualitas di qlapa.com. Selain itu, ada juga fitur kustomisasi, jadi pembeli bisa pesan barang sesuai keinginan.

1,258 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Post Navigation