syaifuddin.com

Information

This article was written on 30 Mei 2014, and is filled under Teknologi.

Current post is tagged

Mengunjungi Google Indonesia

Google Indonesia (foto: koleksi pribadi)

Google Indonesia (foto: koleksi pribadi)

Google adalah perusahaan IT ternama di dunia. Meski baru didirikan tahun 1998 namun pengaruh Google bagi dunia memesona banyak kalangan. Tidak terkecuali kami blogger anggota Blogger Reporter Indonesia (BRID) yang sabtu lalu (24/5) diundang Google Indonesia untuk berkunjung ke markas mereka di kawasan Senayan Jakarta Selatan.

Sejumlah blogger mengaku antusias mengunjungi kantor Google. Bayangan kantor seperti GooglePlex di MountainView, California, Amerika Serikat yang tersohor itu menari-nari di benak kami.

Untuk masuk dan berkunjung ke Google tidak bisa sembarangan. Mereka hanya memberi kesempatan di hari-hari tertentu saat aktivitas kantor tidak terlalu padat. Dan BRID termasuk beruntung karena bisa berkunjung saat akhir pekan, di saat sebagian besar kami libur dari aktivitas kantor. Sebelum ini sejumlah komunitas diundang di malam hari selepas jam kantor.

Di Google, kami disambut Eunike Kartini, seorang pegawai Google yang bertanggung jawab mengurusi komunitas. Kebetulan Keke –panggilan Eunike– sudah dikenal beberapa dari kami.

Suasana nyaman sudah terasa sejak masuk di area resepsionis. Ruang ini langsung menjadi spot paling populer bagi pengunjung, karena ini area terbuka yang boleh digunakan untuk berfoto-foto.

Presentasi dari Google

Paparan selamat datang disampaikan Keke dari Google di ruang bernama Alun-alun. Oya sekedar informasi saja, ruangan di kantor Google sengaja dinamai dengan istilah yang sangat Indonesia. Seperti ruang Merdeka, Gudang Rejeki, Bung Karno, Gelora Asmara hingga Pangkalan Ojek. Semua ruangan itu adalah ruang meeting dengan berbagai ukuran dan peruntukan. Rada gak nyambung nama ruangnya, tapi Unik.

Inside Google disampaikan Keke (foto: koleksi pribadi)

Inside Google disampaikan Keke (foto: koleksi pribadi)

Di sesi awal, Keke memaparkan mengenai Google dengan filosofi dan pencapaiannya di dunia IT. Keke menjelaskan sejarah panjang Google yang didirikan duo Larry Page dan Sergey Brin di sebuah garasi. Keke juga menjelaskan apa saja yang sudah dibuat oleh Google hingga meraksasa seperti sekarang. Dari penjelasan Keke saya baru tahu dibalik kesuksesan banyak produk Google, ternyata ada juga produk-produk Google yang gagal di pasaran. Produk tersebut kemudian ditarik dari peredaran dan dikembangkan lagi.

Ke depan menurut Keke, Google masih akan membuat terobosan-terobosan di dunia Search Engine dan turunannya di bidang IT. Namun yang pasti semua produk yang dibuat Google selalu didasarkan pada filosofi memudahkan hidup manusia.

Paparan 2 tahun BRID

Sejak awal ditawari untuk berkunjung, pihak Google sudah mewanti-wanti kunjungan kami bukan sekedar ‘main’ tapi mesti ada aktivitas yang dilakukan di sini. Dan kami memilih memperkenalkan diri apa itu BRID kepada Google dan juga belajar SEO (Search Engine Optimation).

Saya didaulat teman-teman admin untuk mewakili memberikan presentasi singkat mengenai BRID. Paparan mengenai apa dan bagaimana organisasi BRID sejak didirikan hingga usianya 2 tahun. Agak aneh juga presentasi mengenai BRID di depan anggota sendiri. hihi…

Akhirnya saya batasi paparan lebih banyak pada pencapaian BRID membantu sejumlah pihak mengkomunikasikan ide, acara maupun kerja sama lainnya yang membuat BRID kini diakui keberadaannya. Saya juga paparkan bahwa di masa datang akan makin banyak kerja sama yang dilakukan oleh BRID dan bermanfaat bagi semua anggotanya.

Tidak lupa saya juga menyemangati anggota BRID untuk menunjukkan kinerja terbaiknya, karena BRID juga kerap memberi kesempatan anggotanya untuk membuat reportase ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Mulai dari Padang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Bali hingga ke Qatar.

Kuliah SEO yang “Mahal”

Paparan kedua mengenai Search Engine Optimation (SEO) dari admin BRID, Chandra Iman. Presentasi yang dilakukan Chandra dilakukan dengan cara unik. Dia minta akun blog kawan-kawan untuk dibedah secara langsung apakah blog mereka SEO friendly.

Chandra Iman in action (foto: koleksi pribadi)

Chandra Iman in action (foto: koleksi pribadi)

Paparan yang menarik karena Chandra tidak banyak mengungkap SEO dari sisi teknisnya yang lumayan rumit bagi saya. Chandra sengaja menjelaskan dengan mendekati apa kebutuhan para blogger.

‘Kuliah’ SEO dari Chandra mestinya dibuat dengan waktu khusus bagi anggota BRID. Paparan yang dilakukan di markas Google ID menurut saya kurang panjang lebar lantaran waktunya yang terbatas. Chandra sendiri menyatakan siap memberikan lanjutan kelas SEO nya di waktu mendatang.

“Tour de Google”

Dan yang paling ditunggu-tunggu adalah tur de Google, menjelajahi kantor Google. Kantor ini memang berbeda dari kantor yang saya kenal selama ini. Sebuah kantor yang biasanya penuh dengan meja kursi dengan kubikel yang membatasi gerak para pekerjanya.

Cozy spot @Google (foto: koleksi pribadi)

Cozy spot @Google (foto: koleksi pribadi)

Sementara di Google unsur kenyamanan pekerja jadi acuan utama. Sejak masuk di ruang reception kesan santai sangat terasa. Kantor ini menawarkan ruang-ruang berbeda yang bisa menstimuli daya kreasi. Misalnya soal penamaan ruang yang tak biasa. Kemudian juga penyusunan sofa tempat menerima tamu yang disetting sangat cozy.

Mari glosoran sambil bekerja (foto: koleksi pribadi)

Mari glosoran sambil bekerja (foto: koleksi pribadi)

Untuk ruang kerja memang tak jauh berbeda dari ruang kerja perusahaan pada umumnya, kubikel masih ada. Tapi tidak ada pemisahan tegas antar meja kerja sehingga kesan terbuka dan membaur sangat terasa. Oya di ruangan ini pengunjung juga diberikan kebebasan mencorat-coret tiang-tiang tembok dengan spidol. Kalau tak salah ada sekitar 5 tiang yang jadi korban aksi coret di sini. Sayangnya ruangan ini steril dari pengambilan foto. Google memang membatasi ruang-ruang yang boleh dan terlarang untuk diambil gambarnya. Alasannya? Hanya Google dan Tuhan yang tahu… hehehe….

Ada becak dan si Cepot di warung mbah Google (foto: koleksi pribadi)

Ada becak dan si Cepot di warung mbah Google (foto: koleksi pribadi)

Bergeser ke warung mbah Google, ini adalah pantry sekaligus cafe bagi karyawan. Di sini adalah tempat karyawan makan siang atau makan malam. Di ruangan ini di hari kerja karayawan bisa meminta makanan pada juru masak yang ada. Di sini pula karyawan bisa melepas lelah sambil merasakan aneka cemilan yang disediakan. Kebetulan kami sempat merasakan cemilan dan minuman yang tersaji di sini.

Meski bebas makan minum, namun ada satu ketentuan yang tak boleh dilanggar oleh karyawan Google yakni mereka mesti meletakkan semua piranti makan dan minum setelah digunakan di sebuah pojok. Haram hukumnya menggeletakkan piring maupun gelas sembarangan.

all BRID crew plus keke Google (foto: koleksi Maria Sitinjak)

all BRID crew plus keke Google (foto: koleksi Maria Sitinjak)

Oiya ada yang menarik di warung mbah Google, selain berisi makanan lokal dan internasional, ternyata di sini juga disediakan pula kerupuk yang biasa kita temukan di warung-warung kaki lima. Dua kaleng kerupuk dari jenis berbeda kabarnya selalu terisi penuh. Maklum bosnya Google konon penggemar makanan Indonesia..

1,859 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

7 Comments

  1. indira
    17 September, 2015

    Gimana ya cara mengunjungi google?

    • syaifuddin sayuti
      17 September, 2015

      coba ke alamat ini aja: Jl. Asia Afrika No.8 Gelora Bung Karno Sentral Senayan 2 Office Tower, Lt. 28 Kelurahan Gelora, Tanah Abang Jakarta Pusat. Telp: (021) 30422800. Coba aja hubungi mereka, sejauh mereka tak lagi sibuk pasti boleh berkunjung.

  2. Ria Citinjak
    13 November, 2014

    Seru yah..kmaren 🙂

  3. jual beli
    30 Agustus, 2014

    wah google memang keren, memanjakan para karyawannya

    • agung
      15 Maret, 2015

      gmana cara supaya bisa berkunjung disana gan?

  4. Deryananda M Rifqi
    19 Juni, 2014

    Gimana sih cara diundang dan jadi Karyawan Google Indonesia?

    • syaifuddin sayuti
      23 Juni, 2014

      buka aja sitenya Google, banyak lowongan di sana. Kalau mau ngelamar untuk kantor pusat Google pun bisa..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: