Berau.jpg

Traveler dan Pesawat Terbang (foto dokpri)

Jadi traveler yang wira wiri kesana kemari mesti pintar. Selain solo traveling alias jalan sendirian, belakangan saya kerap dapat tawaran jalan atau ngetrip berjamaah. Kalau yang sendirian cuma sekitar Jabodetabek, beda dengan ajakan traveling barengan.

Butuh persiapan yang (harusnya) matang. Mulai dari persiapan tiket pesawat, kapal laut atau moda angkutan lain. Terus juga mesti bersiap dengan segala urusan seperti pakaian, perangkat digital ini itu yang membuat perjalanan bakal jadi lebih asyik.

Khusus soal tiket pesawat, belakangan banyak tawaran di inet yang amat sangat membantu. Mencari tiket tak seperti dulu lagi yang mesti nelpon agen perjalanan, nanya berkali-kali soal ketersediaan tiket dengan tujuan tertentu. Kalau mbak-mbak agen tiketnya kenal baik tak masalah jika kita sedikit ‘berisik’ bolak-balik nanya. Nah, kalau tidak cukup dekat alamat bakal didamprat karena kebanyakan nanya.

cropped-tiket-pesawat-kudo.png

Sejak beberapa tahun terakhir bermunculan banyak situs layanan pemesanan tiket pesawat yang membuat perburuan tiket seperti saya ceritakan sebelumnya menjadi jadul banget. Buat apa datang ke agen perjalanan atau nelpon berkali-kali hanya demi mendapat tiket paling murah sejagat.

Sekarang cukup duduk manis di depan kompi, laptop atau melalui gadget di tangan. Klik sana sini, pesan dan bayar. Praktis. Alat pembayarannya pun beragam, mulai dari transfer via ATM atau e-banking, pakai kartu debit di minimarket hingga ‘ngutang’ menggunakan kartu kredit.

Sesimpel itu? Yup, meski simpel tapi masih butuh effort yang tak sedikit demi selembar tiket.

Masih segar dalam ingatan saat saya begadang semalam suntuk di depan laptop demi memperoleh tiket idaman dengan harga yang sangat miring. Apa yang terjadi? Saya tak dapat tiket impian itu karena sistemnya keburu ‘hang’ diserbu ribuan peminat.

Sebenarnya jika dipikirkan dengan cermat, pesan tiket dengan cara itu membutuhkan banyak pengeluaran. Paling banyak pengeluaran mesti disiapkan untuk koneksi internet. Secara tak sadar kita menghabiskan banyak waktu dan biaya internet yang tak murah hanya untuk berburu tiket murah.

(sumber foto : KUDO)

(sumber foto : KUDO)

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir saya punya cara yang lebih ‘bermartabat’ untuk mendapatkan tiket impian itu tanpa direpotkan dengan koneksi internet karena semuanya sudah di bawah kendali Kudo. Agent yang menjadi garda terdepan di Kudo bakal mencarikan, membayarkan langsung melalui tablet yang dipunyai.

Bagaimana dengan si pemesan? Anda bisa pergi beraktivitas, dan notifikasi pesanan anda akan langsung masuk ke akun email pribadi. Bagaimana dengan proses bayar membayar ? Tak perlu cemas, tak perlu keluarkan stok kartu kredit, debit atau cek. Simpan itu semua.

Anda tinggal bayar cash ke agent tanpa perlu melakukan apapun. Tak perlu punya sambungan inet di rumah, tak perlu pusing ke warnet atau nongkrong di depan laptop kelamaan. Biar saja proses itu ditangani si agent. Pelanggan tinggal ongkang-ongkang kaki.

Semudah itu? Saya katakan “Ya”. Sekarang memang saatnya semua orang bisa belanja online meski tak memiliki akses inet sekalipun. Pesan tiket? Ke saya Kudo saja.

2,863 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini