syaifuddin.com

Information

This article was written on 01 Jan 2017, and is filled under Budaya, Traveling.

Current post is tagged

, , ,

Berkunjung ke Pendopo Rumah Walikota Bandung

Halaman Depan dengan Latar Pendopo Rumah Dinas Walikota Bandung (foto dokpri)

Pendopo Rumah Dinas Walikota Bandung. Libur akhir dan awal tahun masih ada beberapa hari. Jika tujuan anda ke kota kembang Bandung, mengapa tak coba melongok pendopo rumah dinas walikota Bandung sebagai salah satu tujuan wisata ramah keluarga. Secara kebetulan rumah pak walikota Ridwan Kamil ini sedang heits dan jadi alternatif kunjungan wisatawan ke kota ini.

Untuk mencapai rumah dinas Kang Emil ini cukup mudah. Jika anda tahu letak mesjid agung yang berlokasi di alun-alun kota Bandung yang terkenal itu, berarti anda tidak akan nyasar. Karena rumab dinas Kang Emil ini ada di sisi alun-alun, tepatnya di jalan Dalem Kaum.

Pendopo rumah dinas Kang Emil dan kleluarga (foto dokpri)

Saya yang pernah mukim di Bandung saat kuliah dulu tak tahu lokasi rumah dinas pak Walikota. Anehnya saya justru tahu rumah Pangdam Siliwangi daripada rumah pejabat yang lainnya. Bisa jadi banyak warga yang tak menyangka ternyata pak Wali tinggal di sekitar mereka, di sekitar tempat pelesir di alun-alun Bandung.

Kawasan alun-alun dan sekitarnya memang memiliki daya tarik cukup kuat untuk dikunjungi. Di alun-alun ada  lapangan rumput sintetis yang dijadikan tempat rekreasi murah meriah warga dan turis lokal. Tak jauh dari sini ada museum Konferensi Asia Afrika, penjara Bung Karno di Banceuy, jalan Braga serta beberapa destinasi lainnya.

Terbuka Untuk Umum

Padepokan rumah dinas walikota Bandung ini dibuka untuk kunjungan umum sejak tanggal 25 Desember 2016 hingga awal tahun 2017. Dan setelah ini padepokan hanya dibuka di akhir pekan saja untuk umum. Padepokan dibuka secara gratis bagi turis yang hendak melihat dari dekat bangunan bersejarah yang pernah mendapat anugerah dari Bandung Heritage sebagai salah satu bangunan bersejarah yang terawat keasriannya.

Taman pendopo nan asri (foto dokpri)

 

Lampu di tengah pendopo (foto dokpri)

Berdasarkan sejumlah literatur yang ada, bangunan padepokan ini didirikan pada awal tahun 1812 pada masa pemerintahan Bupati Bandung ke-6 Wiranatakusumah II. Bupati ini dikenal pula sebagai raden Indrareja dan biasa dipanggil sebagai Dalem Kaum. Nama panggilan itulah yang melekat dengan nama jalan di depan rumah dinas Walikota ini.

Salah satu ornamen penghias taman pendopo (foto dokpri)

Untuk berkunjung kemari, pengunjung tidak dipungut bayaran sama sekali. Di pintu masuk petugas jaga dengan sopan akan meminta tanda pengenal pengunjung untuk didata. Berapapun jumlah rombongan akan diterima, namun disesuaikan dengan kepadatan di ruang pendopo. Jika terlalu padat, maka pengunjung disarankan menunggu di luar padepokan sambil menikmati relief sosok walikota/ bupati Bandung dari masa ke masa. Relief ini letaknya ada di bagian depan pintu gerbang.

Pengunjung Bisa berfoto hingga teras rumah dinas (foto dokpri)

Ada sejumlah aturan yang mesti ditaati oleh pengunjung. Diantaranya tidak diperkenankan membawa makanan/ minuman dari luar, harus melepas alas kaki saat berada di taman dan pendopo serta mematuhi pembatas yang dipsang di beberapa bagian pendopo. Selain itu pengunjung juga tidak diperbolehkan masuk ke ruang tamu rumah walikota. Namun pengunjung masih diberi kelonggaran untuk berfoto di depan ruang tamu.

Duduk-duduk siapa tahu ketemu pemilik rumah (foto dokpri)

Konon pemilihan lokasi pendopo ini dilakukan langsung oleh Bupati Dalem Kaum. Lokasi dipilih karena menghadap langsung ke Gunung Tangkuban Perahu yang merupakan simbol budaya Sunda. Sementara di sekitarnya ada bangunan mesjid agung, pusat pertokoan/ pasar serta alun-alun yang menjadi simbol pertemuan berbagai unsur masyarakat.

Pendopo rumah dinas walikota Bandung ini cukup luas. Pengunjung umumnya kemari hanya untuk berfoto ria dengan latar bangunan pendopo ataupun taman di bagian depan. Sayangnya unsur sejarah pendopo sendiri tidak begitu dipedulikan pengunjung. Padahal bangunan pendopo yang mereka datangi adalah bangunan cagar budaya yang usianya lebih dari 2 abad. Harusnya pihak Pemkot Bandung menyediakan pemandu wisata yang menemani pengunjung dan menjelaskan apa dan bagaimana pendopo rumah dinas Walikota Bandung ini bermula. Atau jika pemandu wisata terlalu ‘mahal’ mengapa tidak menyediakan monitor komputer yang menjelaskan pendopo secara interaktif.

Pendopo Rumah Dinas Walikota Bandung

Jalan Dalem Kaum Alun-alun

Bandung

Simpan

791 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

One Comment

  1. ellysuryani
    7 Januari, 2017

    Waw jd ketemu kang Emil ya. Nice post

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: