syaifuddin.com

Information

This article was written on 02 Jun 2009, and is filled under media.

Current post is tagged

, ,

Awas Agenda Setting Manohara

Manohara dan Tengku Fakhry

Semua media dua hari belakangan mengulas habis kepulangan Manohara Pinot dari ‘cengkeraman’ keluarga kerajaan kelantan Malaysia. Berbagai cerita membumbui kaburnya Manohara dari Singapura. Spekulasi pun bermunculan. Publik mungkin senang dengan cerita bahagia drama Manohara. Si anak hilang itu akhirnya kembali ke pangkuan ibundanya, Daisy Fajrina di tanah air.

Saya semula ogah membuat postingan mengenai kasus Manohara, karena begitu banyak cerita bersliweran di media. Begitu beragamnya ulasan dan versi yang muncul ke permukaan hingga membuat bingung. Jujur saya malah bingung dengan semua temuan yang terungkap.

Namun saya malah penasaran saat diberi kesempatan melihat dari dekat Manohara siang tadi. Ya, dia ada di depan saya siang tadi. Manohara, ibu dan kakaknya hadir di studio untuk sebuah wawancara live. Tak tanggung-tanggung, dia harus live di 3 stasiun secara berurutan. Dari sinilah muncul keheranan saya.

Sejak hadir di depan mata, Manohara tampil begitu sempurna. Dia sangat sadar kamera, setiap gerak-geriknya senantiasa diatur dan kamera wartawan photo maupun infotainment pun tak menyia-nyiakan kesempatan mengabadikan tiap detik gerakannya. Benar-benar selebritis.

Dalam berbagai wawancara media, Manohara menyebut mendapat perlakuan buruk dari tengku Fakhry, putra mahkota Kelantan. Hampir tiap malam dia menerima ‘sex abuse’ dari sang suami. Bentuknya seperti apa? Dia tak menjelaskan secara detail. Saya perhatikan, keterangan Manohara jika sudah masuk hal-hal detil selalu disamarkan dengan jawaban berbahasa Inggris. Dan bodohnya jurnalis kita, tidak mengejar jawaban lebih jauh.

Kalau memang benar ia menerima siksaan mental maupun fisik, mestinya secara kasat mata terlihat. Tapi saya pandangi Manohara, saya kok tidak menemukan sedikitpun tanda bahwa dibalik wajah cantiknya ada luka batin. Dia begitu ceria, kerap mengumbar senyum pada siapapun yang mengajaknya tersenyum. Manohara terlalu bahagia untuk orang yang mengalami stress.

Saya perhatikan pula, dia begitu bergantung pada sang ibundanya. Saat wawancara dia sempat mengatakan suaminya berubah sikap sejak usai akad nikah. Katanya jadi kasar terhadap dirinya. Namun saat break wawancara, tiba-tiba sang ibu menginterupsi dan meminta Mano tidak menjelek-jelekkan Fakhry. Lho? Ada apa ini?

Kemudian, saya juga perhatikan rekaman video dan gambar-gambar Manohara saat bebas di Singapura. Jika memang situasinya menekan Manohara, pastinya ia berada dalam kebingungan. Nyatanya, tak ada wajah bingung, takut dan sebangsanya. Ia tetap ceria. Bahkan saat bertolak dari Bandara Changi Singapura ia begitu lincah dan beberapa kali melonjak-lonjak. Sekali lagi, jika ia kabur –seperti kerap diceritakan oleh sang ibu–harusnya ia ketakutan. Apalagi saat itu ia masih berada di Singapura, tempat pelariannya. Apakah ia tak takut dikejar oleh kaki tangan Fakhry?

Manohara dan sang Kakak

Apakah ini bukan drama? Opera sabun tepatnya? Tolong kita lihat baik-baik kasus ini. Jangan-jangan kita semua berada dalam pusaran agenda setting keluarga Manohara. Mereka menjual cerita menyedihkan, kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan keluarga kerajaan Kelantan. Bukankah ini menarik, apalagi dibumbui hubungan dua negara, Indonesia – Malaysia yang tak akur. Siapapun pembuat setting-annya jelas jenius.

Dan kini media dimanfaatkan demi keuntungan Manohara. Kita lihat apakah Manohara dan keluarganya bakal terus ‘menjual’ ceritanya ke berbagai media. Karena saya yakin tak ada yang gratis untuk semua ini. Kalau ia terus melakukan itu, sempurnalah media dalam genggaman Manohara.

Maaf, saya tak bermaksud mengecilkan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa Manohara. Tapi, apakah ada buktinya? Saya justru menemukan banyak bukti mengenai gaya hidup jetset Mano, ibunya dan kakaknya. Ingin tahu lebih jelas? Lihat saja ini.

*foto dari berbagai sumber, tulisan ini ada juga disini.

3,062 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tidak ada Komentar

  1. desong dan manot
    30 Agustus, 2009

    sumanto :

    HERAN…………Gini aja kok di bahas. Yang melihat berita manohara heboh itu ya..kalian-kalian yang suka berita kayak ginian. Yang lainnya nggak ,…..paling ngelirik sebentar atau iseng (biar gak kuper) trus balik lagi ke berita lain.
    Apa gak kepikiran ntar kalo membuat prasangka buruk yang disusun dari secuil fakta yang ada…dan ternyata gak benar,,, itu sama saja dengan FITNAH ??? Itu lebih kejam dari pembunuhan…..DOSA.

    Bagaimana seandainya Anda yang di fitnah ?? Nama anda di Cela, IBU anda di Cemooh ???

    _______________________________________________________________________

    ha ha ha ha, lo tuh klonengan desong dan manot yah.
    panik banget seh liat junjungan lo terbongkar kebusukan2nya.
    gila banget kelakukan si desong yang punya utang dimana belum lagi sex abuse yang dia lakukan, JIJIK banget g sama lo desong dan manot.
    KALO LO BENER LO MENDING SELESAIKAN DULU KAUSU KDRT NYA, NGAK SEPERTI SEKARANG BACOT DIMANA2 NGAK ADA JUNTRUNGANNYA.
    APA MEMANG URAT MALU LO DAH PUTUS KALI YAH

  2. sumanto
    26 Juli, 2009

    HERAN…………Gini aja kok di bahas. Yang melihat berita manohara heboh itu ya..kalian-kalian yang suka berita kayak ginian. Yang lainnya nggak ,…..paling ngelirik sebentar atau iseng (biar gak kuper) trus balik lagi ke berita lain.
    Apa gak kepikiran ntar kalo membuat prasangka buruk yang disusun dari secuil fakta yang ada…dan ternyata gak benar,,, itu sama saja dengan FITNAH ??? Itu lebih kejam dari pembunuhan…..DOSA.

    Bagaimana seandainya Anda yang di fitnah ?? Nama anda di Cela, IBU anda di Cemooh ???

  3. syaifuddin
    6 Juli, 2009

    thx atas responnya. saya tak hendak menyudutkan mano atau ibunya. yang saya kritisi hanya keanehan di seputar kasusnya. dan masyarakat disini kadang silau dengan hal yang tampak di luar. padahal banyak yang tak terungkap yang justru penting. dan kini kasus manohara tak pernah terdengar lagi. tapi tunggu setelah sinetronnya tayang di rcti pasti rame lagi.

  4. manohuruhara
    4 Juli, 2009

    abang syaifuddin.thanks kerana menilai kasus ini dengan telus.memang banyak curiga yang menyelubungi kasus ini.sekarang sudah banyak kobohongan manohara sudah terbongkar

    1) kata berjaya melarikan diri dari TT waktu di singapore.sebenarnya diberi izin TT untuk pulang(kenapa setelah hampair 2 bulan baru bercakap benar?).

    2)katanya di istana bekerja buat kue dan digaji.pernah diberi wang 3000 tapi katanya mano tak berani guna wangnya kerana perlu minta izin,lantas mano bahagi-bahagikan saja duitnya kepada pekerja2 istana yang bergaji rendah….SEKARANG mano sudah tukar statement,katanya diberi kartu kredit dgn limit 3000.hai dulu kau kata duitnya dihulur2 kepada orang miskin?

    3)orang yang dilayan seperti animal(seperti yang didakwa mano) adakah suaminya mahu membwanya makan dinner yang kosnya lebih 2000 SD?yang dilayan seperti binatang itu sempat pula shopping di butik Gucci ,pada bulan yang sama dia juga shopping di pavillion KL(butik massimo dutti) sampai 4000rm lebih? oh ya lupa dimata mano itu RM4000 tiada nilai mungkin dinilaikan sama dengan 4000 rupiah!

    4)apabila video mano mandi laut di lombok bersama suami keluar,kata mano dia takut laut,takut ikan,takut ketinggian.katanya mano diberi pil khayal supaya jadi hyper.asal tau saja ya,mano itu masa zaman socialitenya sebelum berkahwin mengaku tinggal diperancis rumah depan laut,hari hari pergi pantai.now u say u takut laut? bullshit la mano

    5)mano dan daisy bersumpah sumpah tidak pernah mendapatkan apa-apa dari TT.semua penipuannya terbongkar .carilah video bukti dari ikhsan di youtube,apa mungkin ibu bertuhankan duit seperti daisy itu tidak pernah mendapatkan apa apa?malah dia memeras TT habis habisan

    6)ibu daisy BERLAKON pengsan untuk meraih simpati.orang yang pengsan badannya akan terasa berat untuk bgn .ini daisy sedar sedar sudah berkata -kata,angkat tangan segala

    7)bukti2 mano tidak sah,ahli2 forum detik sudah membuat kajian dengan menggores2 tangan mereka,ada yang gores guna coins,yang gores pakai kartu kredit…sila check.mereka semua meragui bukti2 mano

    sebenarnya banyak saya nak taip tapi tak larat….bersambung

  5. mia
    20 Juni, 2009

    emang bener.. media kita aja yg kdg2 malah ngawur seharusnya mencerdaskan rakyat,malah membodohi…kasus manohara ini sangat berlebihan dan dibesar2kan..kita bodoh sekali jadinya setelah melihat perkembangan kasusnya..kita lihat aja akhirnya gak ada yang terselesaikan spt kasus2 selebriti lainnya..rame2 ke polisi trus hilang sendirii krn ini mmg cuma cari sensasi sj…..karena ini mmg hny opera sabun..malu kita sama malaysia gak salah kita dianggap bodoh

  6. syaifuddin
    18 Juni, 2009

    @ichwantoro: terlalu mudah sebenarnya mengendus sebuah kebohongan. dan mereka tak cermat. sekarang, coba tanya perkembangan kasusnya, adakah?
    thx bung ichwantoro sudah mampir.

  7. ichwantoro
    18 Juni, 2009

    wah wah analisanya tepat, terbukti sebentar lagi akan tayang sinetron yang dibintangi manohara…

    betul-betul “hebat” skenario daisy fajarina…

  8. syaifuddin
    7 Juni, 2009

    @iskandar yakub: bung iskandar, di negeri ini orang lebih silau dengan packaging. makanya yang jadi model dan miss-miss-an di sini adalah mereka yang bertampang indo. ‘kecantikan’ jadi dewa. prita yang kalah cantik dari manohara jelas jadi korban. untungnya media segera sadar, ada kasus yang lebih penting dari pada kdrt versi mano dan ibunya.

    thx sudah mampir kemari mas.

  9. syaifuddin
    7 Juni, 2009

    @eskage: kaitannya dengan AA? sy belum melihat ada benang merahnya. tapi yang jelas bangsa kita ingatannya pendek, mudah lupa pada kasus besar. mungkin pandangan orang kini beralih ke manohara, setelah itu lupa dan ada kasus yang lebih menarik lagi.

    thx bung eskage sudah mampir.

  10. Iskandar Yakub
    7 Juni, 2009

    Dari tulisan Mas Syaifuddin “Awas Agenda Setting Manohara ” adam beberapa hal saya setuju, krn sampai saat ini Mano belum membuat berita acara pengaduan KDRT ke pihak berwajib malahan dia sibuk safari di stasion Layar kaca. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan hal-hal yang aneh di negeri ini antara lain :

    1.Baru beberapa hari di deklarasi pasangan JK- WIN, kita dikejutkan dengan perestiwa besar Antasari shg semua mesmedia cetak atau elektronik sibuk terfokus ke kasus Antasari. Kita lupa kasus DPT pada waktu pilcaleg, kita lupa pohon beringin menjadi utuh kembali (ingat pak Wiranto pilpres thn 2004 diusung oleh partai Golkar)

    2. Baru saja kita selesai mengikuti penentuan nomor urut calpres dan saat-saat memasuki masa kampanye pilpres 2009, kita dihentakan oleh berita kepulangan sang putri Manohara sehingga beritanya mengalahkan berita calpres, semua orang simpati dgn Manohara dan momen ini menurut pendapat saya tadinya akan diambil kesempatan untuk berkampanye, tapi team sukses calpres masih ragu-ragu sehingga kesempatan itu lewat.

    3. Yang saya sangat sayangkan perestiwa Ibu Prita Mulyasari
    yang kasusnya dgn Rs.Omni Internasional sebenarnya sudah berlangsung lama,keluh kesahnya ke teman dekatnya tentang tidak nyamannya sewaktu dia dirawat di rumah sakit yg dia tulis
    di dunia maya bahkan gara-gara ini jugalah dia masuk bui.Setelah kasusnya mencuat kepermukaan maka beramai ramailah orang berkomentar tidak ketinggalan Calpres JK, apakah beliau sebagai wakil President atau calpres 2009 dan juga bapak SBY bahkan Mbak Megapun membawa pasukannya atau team suksesnya ke penjara Perempuan untuk membesuk ibu Prita. Maaf saya tidak akan menyinggung perasaan semua pihak dan mengatakan perestiwa ibu Prita dijadikan ajang kampanye oleh para kandidat calpres ,namun maksud saya mari kita amati perestiwa-perestiwa sekarang ini di negeri kita yang tercinta. Mari kita fokus menyimak program kerja para kandidat Calpres dan wacalpres shg kita tidak disibukkan dengan berita-berita sesaat, entah siapa yang mengkondisikannya , karena masa depan bangsa ini untuk 5 tahun ke depan terletak di tangan kita (rakyat), salah mencontreng akibatnya akan patal buat kehidupan kita.Sudah waktunya rakyat cerdas mengamati, cerdas memilih.

  11. eskage
    6 Juni, 2009

    Paparan yang menarik bung Syaiffudin. Kalau menurut saya yang awam dalam dunia media dan ‘opera sabun’, Mungkinkah kasus Manohara ini memang diset agar kasus AA overlapping. Lalu dimunculkan pula kasus Ibu Prita. Kasus Ibu Prita lebih dahsyat sebagai pengalihan dari kasus-kasus aneh negeri ini.

  12. syaifuddin
    3 Juni, 2009

    terlalu jauh mungkin mengaitkan hal ini dengan kegiatan intelejen. ini saya duga terkait cedera janji antara ibu Manohara dan pihak Kelantan.

    thx mas sudah mampir kemari.

  13. paijos
    3 Juni, 2009

    mungkinkah intelejen bermain dalam menciptakan kasus ini?

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: