Lao New Year Parade (sumber: http://www.tourismlaos.org/)

Lao New Year Parade (sumber: http://www.tourismlaos.org/)

Laos adalah negeri yang sangat awam buat saya. Tak banyak hal tentang Laos yang saya ketahui. Satu dua hal yang saya tahu Laos adalah sebuah negeri yang memiliki alam yang cantik dan tradisi budaya yang menarik.

Minimnya pengetahuan warga di Asia Tenggara mengenai Laos wajar saja terjadi, mengingat negeri ini tergolong ‘tertutup’ dari dunia luar. Meski sudah masuk sebagai anggota ASEAN sejak tahun 1997, namun secara politik Laos baru membuka diri terhadap negara lain anggota Asean mulai tahun 2004.

Karena garis politik yang relatif tertutup itu, selama kurun waktu tersebut belum banyak peran yang dimainkan Laos di kawasan Asean. Padahal, Laos harusnya bisa memainkan peran lebih, mengingat letak geografisnya diapit sejumlah negara penting. Di sebelah timur, Laos berbatasan langsung dengan Vietnam. Di barat dengan Myanmar dan Thailand. Di sisi selatan Laos berbatasan dengan Kamboja. Sedangkan di bagian utara, Laos juga berdampingan perbatasan dengan China.

Dengan letak geografis yang sedemikian rupa, Laos menjadi negara yang cukup strategis. Banyak kepentingan yang akan tarik-menarik agar Laos berpihak pada salah satu kepentingan di sini.

Namun yang harusnya dilakukan Laos adalah menjadi penyeimbang kekuatan politik di kawasan. Laos bisa menjadi solusi perdamaian dari pertikaian antar kelompok yang kerap terjadi, entah itu di Thailand, Kamboja, maupun Myanmar.

Laos mesti berani mengambil inisiatif sebagai penyeimbang beragam kekuatan dan kepentingan, karena stabilitas kawasan Asean akan sangat tergantung dari keamanan di masing-masing negara anggotanya. Stabilitas politik Laos sendiri tentunya akan sangat mempengaruhi masa depan Asean dalam skala besar. Untuk hal ini, dunia masih menunggu peran Laos yang lebih atraktif.

Sesungguhnya selain diplomasi politik, hal lain juga bisa dilakukan Laos melalui diplomasi kebudayaan. Jika negara Asean lainnya cukup gencar melakukan diplomasi kebudayaan di tingkat regional maupun internasional, tidak demikian halnya dengan Laos. Dalam bidang budaya, Laos sepertinya masih tertinggal dari negara lainnya.

Bagi saya, ini cukup mengherankan, sebab Laos memiliki kekayaan budaya luar biasa yang bisa ‘dijual’ pada penggemar wisata sejarah.
Di Laos, bertebaran situs-situs kuno peninggalan sejarah masa silam, aneka candi yang tak kalah dari candi-candi di Indonesia maupun Kamboja hingga aneka festival budaya sepanjang tahun.

Kita lihat, apakah pemberlakuan komunitas Asean di tahun 2015 nantinya bakal dimanfaatkan oleh Laos memperbesar peran aktifnya di kawasan. Peluang untuk itu sudah ada di depan mata, tinggal apakah pemerintah Laos mau atau tidak. Itu saja.

(@syai_fuddin) #6 #10DaysForASEAN
*gbr. diambil dari sini.

1,532 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini